Jakarta, Mediaprofesi.id – Mobil hybrid Toyota dirancang untuk memberikan kemudahan bagi pelanggan dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Salah satunya ketika harus melakukan parkir paralel, termasuk pada kondisi kendaraan perlu dipindahkan agar tidak menghalangi mobil lain.
Lantas, apakah sistem elektrifikasi pada mobil hybrid membuat kendaraan sulit didorong saat parkir paralel? Jawabannya, tidak, selama prosedurnya dilakukan dengan tepat.
Memahami Parkir Paralel
Parkir paralel merupakan posisi kendaraan yang diparkir berurutan, depan dan belakang, mengikuti arah jalan. Posisi ini berbeda dengan parkir di area yang sudah disediakan karena dalam kondisi tertentu kendaraan dapat menghalangi akses mobil lain.
Setidaknya ada dua kondisi parkir paralel. Pertama, parkir paralel pada area yang memang dirancang untuk itu. Kedua, parkir paralel secara kondisional atau darurat karena lahan parkir penuh dan kendaraan terpaksa menutup kendaraan lain.
Kondisi kedua inilah yang perlu diperhatikan. Kendaraan yang parkir harus dapat dipindahkan ketika pemilik kendaraan yang terhalang ingin keluar.
Pada mobil manual, caranya relatif sederhana dengan memindahkan tuas transmisi ke posisi N (Netral). Sementara pada mobil matik, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.
Saat parkir paralel, jangan meninggalkan kendaraan dalam posisi P (Parkir) karena roda penggerak terkunci dan kendaraan tidak dapat didorong. Pastikan transmisi berada di posisi N dan rem parkir tidak aktif.
Parkir Paralel di Mobil Hybrid Toyota
Fitur Electric Parking Brake (EPB) pada mobil Hybrid EV Toyota tidak menjadi penghalang untuk melakukan parkir paralel. Saat kendaraan dalam kondisi OFF, sistem hybrid juga tidak bekerja untuk menggerakkan kendaraan.
Mobil seperti Kijang Innova Zenix Hybrid EV, Veloz Hybrid EV, dan Yaris Cross Hybrid EV dilengkapi EPB serta shift lock yang memungkinkan transmisi dipindahkan ke posisi N saat kendaraan perlu didorong.
Berikut langkah umumnya:
- Parkir kendaraan secara paralel dengan posisi lurus dan menyisakan ruang agar kendaraan dapat didorong.
- Pindahkan tuas transmisi ke posisi P.
- Sambil menginjak pedal rem, tekan tombol EPB hingga muncul notifikasi bahwa EPB sudah tidak aktif.
- Matikan kendaraan melalui tombol start/stop.
- Ambil remote dan keluarkan kunci pintu cadangan.
- Masukkan kunci tersebut ke lubang shift lock di sisi tuas transmisi, tepat di depan posisi P.
- Sambil menekan shift lock, pindahkan tuas transmisi ke posisi N.
- Kendaraan kini dapat didorong. Jika perlu, pastikan dengan mencoba menggeser kendaraan sebelum meninggalkannya.
- Saat akan digunakan kembali, pindahkan transmisi ke P dan nyalakan kendaraan.
- Sambil menginjak pedal rem, aktifkan kembali EPB.
AutoFamily tetap disarankan mengikuti petunjuk dalam buku pedoman pemilik kendaraan karena prosedur dapat berbeda sesuai model.
Jika tidak mendesak, parkir di area yang telah disediakan pengelola tetap menjadi pilihan terbaik. Parkir yang menutup kendaraan lain berisiko membuat mobil bergerak maju atau mundur tanpa sepengetahuan pemilik.
Jangan Lupakan Perawatan Berkala
Selain memahami cara parkir paralel, kondisi kendaraan juga perlu dijaga agar selalu siap digunakan. AutoFamily dapat melakukan servis berkala di bengkel Auto2000 atau memanfaatkan layanan THS – Auto2000 Home Service melalui aplikasi Auto2000 Digiroom.
“Parkir paralel pada mobil Hybrid EV Toyota pada dasarnya mudah dilakukan selama AutoFamily mengikuti prosedur yang tepat. Konsultasikan kebutuhan mobilitas AutoFamily dengan mobil Toyota kepada teknisi Auto2000 yang berpengalaman,” jelas Marketing Division Head Auto2000 Nur Imansyah Tara, Kamis (27/8/2026). * (Syam/Pra)





