Jakarta, Mediaprofesi.id – Ketika adopsi artificial intelligence (AI) semakin cepat, perusahaan menghadapi satu persoalan besar: bagaimana memanfaatkan AI tanpa kehilangan kendali atas data sensitif dan kekayaan intelektual mereka?
Menjawab tantangan tersebut, Cloudera menggandeng Mistral, frontier AI lab global, dalam kemitraan strategis untuk menghadirkan AI yang aman dan sovereign langsung ke data enterprise, di mana pun data tersebut berada.
Kolaborasi ini menggabungkan platform hybrid data dan AI milik Cloudera dengan model sovereign AI dari Mistral. Tujuannya, memungkinkan perusahaan membangun, menyesuaikan, hingga menjalankan AI menggunakan data privat tanpa harus memindahkan informasi sensitif ke layanan eksternal.
Dengan pendekatan tersebut, AI dapat dijalankan di public cloud, private cloud, on-premises, edge, hingga lingkungan terisolasi atau air-gapped. Perusahaan pun tetap memiliki kendali atas data, infrastruktur, keamanan, tata kelola, serta biaya penggunaan AI.
“Enterprise AI kini memasuki fase baru. Organisasi tidak lagi sekadar membutuhkan akses ke model AI yang canggih, tetapi juga kebebasan membuka potensi intelligence menggunakan data mereka sendiri,” ujar Abhas Ricky, Chief Business Officer & GM, Applied AI di Cloudera.
Menurutnya, kemampuan menjalankan AI di lokasi data berada sekaligus menyesuaikannya dengan kekayaan intelektual perusahaan menjadi faktor penting untuk membawa AI dari tahap eksperimen ke produksi.
AI Langsung ke Data Enterprise
Bagi perusahaan di sektor yang sangat diatur, seperti keuangan, kesehatan, energi, dan pemerintahan, memindahkan data proprietary ke layanan AI eksternal dapat memunculkan risiko regulasi, keamanan, dan operasional.
Cloudera dan Mistral menawarkan pendekatan berbeda dengan menghadirkan AI langsung ke perimeter data perusahaan. Lini frontier model dan tools Mistral akan diintegrasikan ke platform hybrid data dan AI Cloudera yang mampu mengelola data hingga kapasitas 30 exabyte.
Perusahaan dapat memilih lingkungan penerapan sesuai kebutuhan, tanpa harus mengorbankan tata kelola dan kontrol terhadap data. Portofolio Mistral juga mencakup kemampuan reasoning, chat, coding, document intelligence, hingga voice.
Kemitraan ini sekaligus memberikan alternatif dalam mengelola biaya AI. Perusahaan dapat menjalankan inference di infrastrukturnya sendiri dan memilih model serta sumber daya komputasi yang sesuai dengan workload, tanpa sepenuhnya bergantung pada API publik.
Dari Private Inference ke Proprietary Intelligence
Kolaborasi Cloudera dan Mistral tidak berhenti pada menjalankan model AI. Melalui integrasi Mistral Forge, perusahaan dapat menyesuaikan dan melatih model menggunakan data privat dalam lingkungan yang terkontrol.
Bagi perusahaan yang memiliki data proprietary hingga skala petabyte, kemampuan ini berpotensi mengubah pengetahuan dan keahlian yang dikumpulkan selama puluhan tahun menjadi keunggulan AI yang sulit ditiru kompetitor.
Developer juga dapat membangun berbagai aplikasi berbasis AI menggunakan data perusahaan secara lokal, mulai dari percakapan dengan data yang telah tertata kelola hingga pengembangan software berbantuan AI dan workflow agentic.
Ke depan, kedua perusahaan juga akan mengeksplorasi pengembangan AI di lingkungan edge. Langkah ini membuka peluang penggunaan AI pada lokasi dengan konektivitas terbatas, tuntutan latensi rendah, atau lingkungan yang sepenuhnya terisolasi dari jaringan.
“Misi kami adalah menyediakan AI level frontier bagi enterprise tanpa menuntut mereka mengorbankan kendali atas data, infrastruktur, atau kekayaan intelektual,” kata Kamal Brar, SVP of Partnerships and Alliances di Mistral.
Sementara itu, Country Manager Indonesia Cloudera Sherlie Karnidta menilai perkembangan AI di Indonesia membuat kebutuhan terhadap pengelolaan data yang aman semakin penting.
“Bersama-sama, Cloudera dan Mistral memungkinkan organisasi menjalankan AI langsung di tempat data mereka berada. Hal ini memberikan fleksibilitas untuk memenuhi persyaratan tata kelola dan keamanan lokal, sekaligus mendorong inovasi berkelanjutan,” ujarnya.
Kemitraan tersebut sekaligus memperluas Cloudera Enterprise AI Ecosystem. Solusi gabungan Cloudera dan Mistral akan tersedia melalui tim enterprise sales Cloudera beserta ekosistem mitranya, dengan integrasi dan kapabilitas tambahan yang diluncurkan secara bertahap. * (Syam/Wah)





