Jakarta, Mediaprofesi.id – Pasar komponen dan aftermarket otomotif Indonesia bakal semakin ramai. Sebanyak lebih dari 310 perusahaan dari 15 negara dan wilayah bersiap bertemu dalam Automechanika Jakarta 2026, pameran perdana jaringan global Automechanika yang akan digelar pada 24-27 September 2026 di Nusantara International Convention Exhibition (NICE) PIK 2.
Menjelang penyelenggaraan, Messe Frankfurt bersama Gabungan Industri Alat-alat Mobil dan Motor (GIAMM) menggelar Media Briefing di Hotel Mövenpick Jakarta, Jumat (18/9/2026). Agenda ini menjadi ajang untuk mengungkap berbagai program serta peluang bisnis yang ditawarkan pameran tersebut.
Mengusung area sekitar 20.800 meter persegi, Automechanika Jakarta menempati empat hall indoor yang dilengkapi zona aktivitas outdoor. Pameran ini dirancang sebagai platform yang mempertemukan produsen komponen, OEM, distributor, pengecer, bengkel, hingga penyedia solusi mobilitas dalam satu ekosistem.
General Manager Messe Frankfurt HK Fiona Chiew dan Ketua GIAMM Yusak Kristian dalam Media Briefing tersebut memaparkan potensi Automechanika Jakarta dalam membuka peluang bisnis baru sekaligus menjawab kebutuhan industri manufaktur otomotif, aftermarket, dan layanan kendaraan yang terus berkembang.
Sebagai bagian dari portofolio global Automechanika yang memiliki 16 pameran di berbagai negara, penyelenggaraan di Jakarta juga memperkuat jejaring industri otomotif Asia Tenggara, bersama ajang serupa di Kuala Lumpur, Malaysia, dan Ho Chi Minh City, Vietnam.
Astra Otoparts Bawa 25 Perusahaan

Salah satu daya tarik utama Automechanika Jakarta 2026 adalah keterlibatan pemain besar industri komponen nasional dan internasional.
Astra Otoparts Group hadir sebagai mitra strategis dengan membawa 25 perusahaan dalam satu area stan terpadu. Sejumlah merek yang akan ditampilkan antara lain Aisin, Akebono, Astra Components, Denso, Evoluzione Tyres, GS Battery, dan KYB.
Produk yang ditawarkan mencakup komponen OEM maupun aftermarket, mulai dari komponen mesin, sistem pengereman, suspensi, bearing, aki hingga ban.
Peserta nasional lainnya antara lain Timur Raya Anugerah Damai yang membawa merek 555, Seiken, GMB, dan NSK, serta Dharma Group, Indoprima Group, Selamat Sempurna, dan berbagai produsen lokal lainnya.
Dari pasar internasional, peserta hadir melalui paviliun Malaysia, Singapura, Taiwan, Thailand, India, Eropa, dan China. Kehadiran mereka sekaligus membuka peluang bagi pelaku industri Indonesia untuk memperluas jaringan dan menjajaki pasar regional.
Dorong IKM dan UMKM Naik Kelas
Automechanika Jakarta 2026 juga mendapat dukungan Kementerian Perindustrian, Kementerian Perdagangan, dan Kementerian UMKM. Fokusnya tidak hanya mempertemukan perusahaan besar, tetapi juga membuka akses pasar global bagi pelaku IKM dan UMKM.
Paviliun UMKM akan menghadirkan Yayasan Dharma Bakti Astra (YDBA), yayasan nirlaba yang didirikan PT Astra International Tbk pada 1980 untuk membina dan mengembangkan UMKM Indonesia.
Dukungan juga datang dari berbagai asosiasi industri nasional, seperti AISMOLI, APROBI, GATOMI, PAHAMI, PERDIPPI, PERIKLINDO, dan YDBA. Dari mancanegara, sejumlah asosiasi aftermarket dan peralatan otomotif dari Jerman, Belgia, Malaysia, Jepang, serta negara lainnya turut terlibat.
Tak berhenti pada pameran produk, Automechanika Jakarta 2026 juga menghadirkan rangkaian agenda bisnis dan edukasi. Di antaranya Automotive Mobility Solutions Conference, Supply Chain Collaboration Forum, serta Tech & Skills Workshop.
Berbagai agenda tersebut akan membahas perkembangan pasar, teknologi, keterampilan, rantai pasok, hingga peluang kolaborasi di sepanjang rantai nilai industri otomotif.
Menariknya, pengunjung tidak dikenakan biaya masuk. Calon pengunjung cukup melakukan registrasi melalui tautan ini. * (Syam)





