Jakarta, Mediaprofesi.id – Industri event dan brand experience otomotif kembali diramaikan pemain baru. Rev Matrix Factory (RMF) resmi diluncurkan di +62 Coffee & Space, Lebak Bulus, Jakarta, Jumat (18/9), dengan langsung menggandeng 15 mitra strategis dari sektor otomotif, komunitas, gaya hidup, hingga industri kreatif.
Peluncuran RMF ditandai penandatanganan nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) dengan berbagai mitra. Acara tersebut dihadiri ratusan undangan, mulai dari perwakilan merek dan agen pemegang merek (APM) mobil serta sepeda motor, pimpinan asosiasi, pemilik merek otomotif, komunitas, klub, media, hingga pelaku industri pendukung.
Pendiri RMF Rudi MF mengatakan, kehadiran perusahaan tersebut merupakan kelanjutan dari pengalaman panjangnya di industri media, event, dan otomotif selama lebih dari dua dekade.
“Peluncuran RMF menjadi langkah baru setelah perjalanan panjang saya di industri media, event, dan otomotif. Pengalaman sembilan kali memimpin IIMS memberikan banyak pembelajaran bahwa sebuah acara bukan sekadar tempat bertemunya merek dan konsumen, tetapi juga dapat menghubungkan berbagai pemangku kepentingan dalam satu ekosistem,” ujar Rudi.
Sebelum mendirikan RMF, Rudi berkarier di Kompas Gramedia Group of Magazines sebagai Business Manager dan Dyandra Promosindo sebagai Project Manager Indonesia International Motor Show (IIMS).
Berbekal pengalaman tersebut, RMF memosisikan diri sebagai mitra strategis bagi pemilik intellectual property (IP), pelaku industri Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (MICE), serta merek di sektor otomotif dan mobilitas.
Layanannya mencakup pengembangan pameran, aktivasi merek, kemitraan strategis, hingga program brand experience yang disesuaikan dengan kebutuhan industri dan audiens.
Perkuat Ekosistem Lewat 15 Mitra

Sejak peluncuran, RMF menggandeng 15 mitra, yakni Indonesia International Motor Show (IIMS), Expo Indo untuk Big Bang dan R-I Fest, Asosiasi Industri Sepeda Motor Listrik Indonesia (AISMOLI), Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia (PERIKLINDO), Indonesia Automodified (IAM), IMI Mobility, IOF for Humanity, Perhimpunan Penggemar Mobil Kuno Indonesia (PPMKI), Dainese Indonesia, Indonesian Drift Series, The Making Cars Experience, Indonesia Center for Mobility Studies (ICMS), Sarga Motorsport, Bintang Langit Multimedia, serta Content Specialist.
Kolaborasi tersebut akan diarahkan pada berbagai program otomotif dan mobilitas, sekaligus membuka peluang ekspansi ke sektor lain yang masih berada dalam ekosistem RMF.
Salah satu agenda terdekat adalah keterlibatan RMF dalam Big Bang Festival 2026 sebagai mitra pengembangan Big Bang Auto Festival bertema “Cuci Gudang Otomotif Akhir Tahun”.
Direktur Operasional Expo Indo, penyelenggara Big Bang Festival, Novry Hetharia, mengatakan pengalaman Rudi di industri media dan pameran otomotif diharapkan memperkuat daya tarik program otomotif tersebut.
Big Bang Auto Festival juga akan menjadi ruang kampanye penggunaan kendaraan ramah lingkungan, khususnya sepeda motor listrik. Dengan durasi penyelenggaraan 12 hari dan target hingga satu juta pengunjung, kampanye tersebut akan melibatkan sejumlah artis untuk memperluas jangkauan pesan.
Dukungan datang dari AISMOLI melalui MoU bersama RMF dan Big Bang Festival.
Selain itu, RMF menyiapkan kolaborasi dengan Indonesia Automodified (IAM) pada 12–13 Desember 2026 di Ecovention Ancol, Jakarta. Salah satu programnya adalah sesi uji performa kendaraan di Sirkuit Ancol yang terbuka bagi berbagai merek mobil.
Memasuki 2027, RMF akan terlibat dalam R-I Fest yang dijadwalkan berlangsung 13–15 Agustus 2027 di JIExpo Kemayoran, Jakarta. RMF juga menyiapkan sejumlah proyek baru, termasuk ajang yang direncanakan bertepatan dengan momentum HUT ke-500 Jakarta.
Dengan portofolio agenda yang terus diperluas, RMF membuka peluang kolaborasi dengan pemilik IP, pelaku MICE, merek otomotif dan mobilitas, komunitas, media, industri kreatif, serta berbagai sektor pendukung untuk membangun ekosistem otomotif dan mobilitas yang berkelanjutan. * (Syam/Pra)





