Jakarta, Mediaprofesi.id – Perebutan talenta digital semakin masuk ke ruang kelas. Ketika kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI) dan coding bergerak menjadi kompetensi penting di dunia kerja, Acer Indonesia membuka kompetisi bagi sekolah dan guru untuk membuktikan sejauh mana teknologi benar-benar mampu mengubah proses belajar.
Memasuki tahun keenam penyelenggaraannya, Acer Smart School Awards (ASSA) 2026 kembali digelar dengan membawa fokus lebih kuat pada AI, coding, inovasi pembelajaran, dan keberlanjutan. Tak tanggung-tanggung, total hadiah yang disiapkan mencapai lebih dari Rp600 juta.
Namun, ASSA 2026 bukan sekadar mencari sekolah yang memiliki visi transformasi digital. Acer mengubah bobot penilaian dengan menempatkan implementasi dan bukti nyata sebagai salah satu faktor utama.
Sejak diluncurkan pada 2021, ASSA menjadi bagian dari komitmen Acer dalam mendorong pemanfaatan teknologi sekaligus memberikan apresiasi kepada institusi pendidikan dan pendidik yang menghadirkan praktik pembelajaran kreatif.
Tahun ini, kompetisi terbagi dalam dua kategori, yakni School of The Year Award untuk institusi pendidikan dan Guru Kreatif Award bagi pendidik yang mampu mengintegrasikan teknologi dan AI ke dalam proses pembelajaran.
“AI dan coding kini menjadi bagian dari kompetensi yang dibutuhkan dalam dunia pendidikan. Untuk itu penting bagi sekolah maupun pendidik, tidak hanya mengenal teknologi melainkan juga memahami bagaimana teknologi dapat diimplementasikan,” ujar Fransisca Maya, Head of Marketing Acer Indonesia.

Melalui ASSA 2026, Acer ingin mendorong lebih banyak inovasi yang tidak berhenti pada penggunaan teknologi, tetapi memberikan dampak nyata bagi siswa dan lingkungan pendidikan.
Pada kategori School of The Year, peserta ditantang menunjukkan evidence atas inovasi yang telah dilakukan, termasuk dampaknya terhadap ekosistem pendidikan dan penerapan prinsip sustainability.
Sementara pada kategori Guru Kreatif Award, peserta wajib mengirimkan proyek pembelajaran yang memanfaatkan AI, lengkap dengan karya atau artefak yang dihasilkan.
Ujian semakin konkret di tahap akhir melalui Acer Innovation Arena. Para finalis akan diuji secara live untuk mengukur kemampuan memahami studi kasus, menyusun struktur pemikiran, serta mengembangkan solusi berbasis AI dalam waktu terbatas.
Acer juga menyiapkan program penguatan kompetensi melalui Acer Smart School Academy, hasil kolaborasi dengan Intel® Skills for Innovation (SFI) yang akan berlangsung pada November 2026.
Program ini membekali guru dengan pengetahuan dan praktik mengintegrasikan teknologi ke dalam kurikulum, merancang pembelajaran berbasis proyek, serta mengembangkan keterampilan masa depan siswa. Materinya mencakup design thinking, computational thinking, pemrograman, analisis data, simulasi, hingga AI dan machine learning.
ASSA 2026 terbuka bagi sekolah, SLB, madrasah, dan guru di seluruh Indonesia, mulai jenjang setara SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA hingga SMK/MAK.
Acer akan memilih satu pemenang School of The Year dan tiga pemenang Guru Kreatif Award pada setiap jenjang yang dikompetisikan.
Dengan hadiah lebih dari Rp600 juta, ASSA 2026 sekaligus menjadi ruang bagi sekolah dan pendidik untuk menunjukkan praktik terbaik dalam menyiapkan pembelajaran yang semakin dekat dengan kebutuhan talenta digital.
Pendaftaran telah dibuka sejak 16 September 2026 melalui laman acerid.com/smartschool. Informasi terbaru mengenai rangkaian ASSA dan Acer Smart School Academy tersedia melalui media sosial Acer Indonesia. * (Syam)



