Jakarta, Mediaprofesi.id – PT Astra Daihatsu Motor (ADM) membuktikan bahwa efisiensi energi di industri otomotif tidak hanya soal menghemat konsumsi listrik. Lewat inovasi teknologi di lini produksi, Daihatsu berhasil meraih Penghargaan Efisiensi Energi Nasional (PEEN) 2026.
Penghargaan tersebut diraih ADM dalam ajang The 12th Indonesia EBTKE Conex New Renewable Energy and Energy Conservation 2026 yang berlangsung di JIEXPO Kemayoran, Jakarta, 3 September 2026.
ADM menjadi satu-satunya pabrikan otomotif yang berhasil meraih penghargaan sekaligus ditetapkan sebagai pemenang pertama kategori Manajemen Energi di Industri dan Bangunan Gedung, subkategori Inovasi Khusus.
PEEN merupakan bentuk apresiasi pemerintah kepada perusahaan dan berbagai pihak yang konsisten menerapkan konservasi serta efisiensi energi secara terukur dan berkelanjutan. Penghargaan ini diselenggarakan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE).

Penghargaan diserahkan oleh Direktur Jenderal EBTKE, Prof. Dr. Eng. Eniya Listiani Dewi, B.Eng., M.Eng., IPU, dan diterima Direktur Corporate Function PT Astra Daihatsu Motor, Rokky Irvayandi.
Yang mengantarkan ADM ke posisi teratas adalah Smart Skid Cooling, inovasi yang dikembangkan secara mandiri untuk meningkatkan efisiensi proses produksi kendaraan.
Dari 138 proposal program yang mengikuti subkategori Inovasi Khusus dari berbagai sektor, Smart Skid Cooling dinilai mampu menghadirkan solusi pada proses pendinginan dudukan kerangka kendaraan atau skid.
Teknologi tersebut menggabungkan sistem pendingin, ventilasi cyclone, dan otomasi untuk menyesuaikan penggunaan energi dengan kebutuhan aktual proses produksi.
Hasilnya cukup signifikan. Penerapan Smart Skid Cooling mampu menurunkan temperatur skid dari 102°C menjadi 38°C.
Selain membuat proses pendinginan lebih efektif dan efisien, inovasi ini juga membantu menurunkan beban panas di area kerja. Dampaknya tidak hanya berkaitan dengan efisiensi energi, tetapi juga mendukung kestabilan proses produksi serta meningkatkan kenyamanan operasional.
Penghargaan PEEN 2026 sekaligus memperkuat langkah ADM dalam membangun proses manufaktur yang lebih ramah lingkungan. Efisiensi energi menjadi bagian dari upaya perusahaan mengoptimalkan penggunaan energi sekaligus meningkatkan pemanfaatan energi terbarukan dalam kegiatan operasional.
ADM menegaskan komitmennya untuk terus melanjutkan perjalanan menuju operasional rendah karbon dan menghadirkan mobilitas yang semakin ramah lingkungan.
Bagi industri otomotif, langkah tersebut menunjukkan bahwa transformasi menuju manufaktur yang lebih berkelanjutan dapat dimulai dari inovasi di lantai produksi—termasuk dari bagaimana sebuah komponen didinginkan dengan energi yang lebih tepat guna. * (Syam/Wah)





