MediaProfesi.id
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Kamis, 8 Oktober 2026
No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Kamis, 8 Oktober 2026
No Result
View All Result
MediaProfesi.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

GIFA-METEC Indonesia 2028 Siap Kembali, Industri Logam Didorong Masuk Era AI dan Dekarbonisasi

Pratama by Pratama
Selasa, 29 September 2026
in Ekonomi
GIFA-METEC Indonesia 2028 Siap Kembali, Industri Logam Didorong Masuk Era AI dan Dekarbonisasi
21
VIEWS

Jakarta, Mediaprofesi.id – Industri logam Indonesia tengah memasuki fase transformasi yang semakin cepat. Tekanan untuk meningkatkan produktivitas, menekan emisi, mengadopsi kecerdasan buatan (AI), hingga memperkuat rantai pasok aluminium menjadi tantangan baru yang harus dijawab pelaku industri.

Momentum tersebut kembali mendapat panggung melalui GIFA Indonesia dan METEC Indonesia. Messe Düsseldorf Asia dan PT Pamerindo Indonesia, bagian dari Informa Markets, memastikan dua pameran industri tersebut kembali digelar di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran pada September 2028.

Kepastian itu menyusul suksesnya edisi 2026 yang mempertemukan 260 perusahaan dari 20 negara dengan lebih dari 6.000 pengunjung profesional selama empat hari. Digelar berdampingan dengan Mining Indonesia pada 9-12 September, pameran menjadi titik temu pelaku industri, mulai dari pemilik smelter, pabrik pengecoran, pengolah aluminium, insinyur hingga penyedia teknologi.

Managing Director Messe Düsseldorf Asia Lars Wismer mengatakan, interaksi bisnis menjadi salah satu kekuatan utama pameran.

“Pemilik smelter, pabrik pengecoran, pengolah aluminium, dan penyedia teknologi mengatasi tantangan untuk meningkatkan produktivitas, standar mutu, dan penciptaan nilai tambah di sektor hilir,” ujar Lars.

Bagi industri nasional, kebutuhan tersebut semakin relevan seiring ekspansi manufaktur di sektor otomotif, infrastruktur, alat berat, energi, dan industri turunannya.

General Superintendent Mill Metallurgy PT Freeport Indonesia Yopi Mandra Komara menilai GIFA dan METEC Indonesia bersama Mining Indonesia memberikan ruang bagi pelaku industri untuk menemukan teknologi, mitra, sekaligus solusi peningkatan produktivitas dan kapasitas.

AI, Energi, dan Dekarbonisasi Jadi Taruhan

Pada edisi 2026, GIFA dan METEC Indonesia mengangkat tiga pilar utama, yakni dekarbonisasi dan efisiensi energi, smart factory dan AI, serta ekonomi sirkular dan teknologi masa depan.

Menurut Dr. Sri Raharno dari Institut Teknologi Bandung (ITB), tuntutan pasar global terhadap produk logam dengan jejak karbon rendah akan semakin kuat.

“Keberhasilan transformasi inilah yang akan menentukan daya saing industri nasional dalam rantai pasok manufaktur global pada dekade mendatang,” ujarnya.

Teknologi yang dipamerkan pun mulai bergerak dari sekadar otomasi menuju sistem produksi yang mampu membaca dan mengoptimalkan data.

qoncept Technology GmbH asal Austria, misalnya, memperkenalkan perangkat lunak berbasis AI yang menghubungkan mesin produksi tradisional dengan sistem digital. Teknologi tersebut dapat menganalisis pengaruh bahan baku terhadap konsumsi energi dan jejak CO2 sekaligus mengoptimalkan proses produksi.

Sementara itu, Indaid Thermal Engineers Private Limited dari India menawarkan teknologi regenerative burners untuk tungku pemanasan ulang bersuhu tinggi yang diklaim mampu memangkas konsumsi bahan bakar sekitar 25%-45%.

Aluminium Jadi Arena Pertumbuhan Baru

GIFA dan METEC Indonesia juga mulai mengarahkan perhatian lebih besar ke industri aluminium. Fokus ini menjadi fondasi peluncuran Aluminium Pavilion yang akan dikembangkan pada edisi 2028.

Langkah tersebut strategis karena kapasitas aluminium Indonesia diproyeksikan melonjak tiga kali lipat dalam tiga tahun ke depan. Pertumbuhan cepat itu sekaligus berpotensi menciptakan bottleneck ketika kapasitas smelting dan produk midstream tumbuh lebih cepat dibanding kemampuan industri hilir.

Kesenjangan tersebut mencakup kebutuhan produksi sheet, foil, ekstrusi hingga komponen otomotif dan kendaraan listrik.

Country General Manager PT Pamerindo Indonesia Lia Indriasari mengatakan GIFA dan METEC Indonesia diarahkan untuk mempertemukan produsen lokal dengan inovasi global, termasuk teknologi otomasi dan metalurgi hijau.

Dengan seluruh perkembangan tersebut, GIFA dan METEC Indonesia 2028 diproyeksikan kembali menjadi salah satu titik temu penting industri logam, metalurgi dan pengecoran di Asia Tenggara.

Pameran tersebut akan kembali digelar di JIExpo Kemayoran pada September 2028, melanjutkan siklus dua tahunan dalam mendorong pertukaran teknologi, investasi, dan penguatan rantai nilai industri logam Indonesia. * (Syam/Pra)

Post Views65 Views
Tags: era AIGIFA IndonesiaGIFA-METEC Indonesia 2028Industri LogamMETEC Indonesia

Related Posts

Samsung Innovation Campus Asah 6.000 Talenta Muda, Coding Jadi Fondasi Menuju Era AI
Sosialita

Samsung Innovation Campus Asah 6.000 Talenta Muda, Coding Jadi Fondasi Menuju Era AI

by Wahyu
Minggu, 4 Oktober 2026
21
AI Sedang Booming, Tapi Samsung Ingatkan Anak Muda: Teknologi Bukan Titik Awal
Teknologi

AI Sedang Booming, Tapi Samsung Ingatkan Anak Muda: Teknologi Bukan Titik Awal

by Wahyu
Selasa, 1 September 2026
29

RECOMMENDED

Warisan Inggris Bertemu Teknologi China, FREELANDER Jadi Kartu Baru Chery Group

Warisan Inggris Bertemu Teknologi China, FREELANDER Jadi Kartu Baru Chery Group

8 Oktober 2026
9
ID. Buzz Taklukkan 92 Negara, Indonesia Jadi Bagian dari Rekor Dunia Volkswagen

ID. Buzz Taklukkan 92 Negara, Indonesia Jadi Bagian dari Rekor Dunia Volkswagen

8 Oktober 2026
9

MOST VIEWED

  • Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    604 shares
    Share 242 Tweet 151
  • Dokter Phedy Memiliki Keahlian Menangani Berbagai Masalah Tulang Belakang

    406 shares
    Share 162 Tweet 102
  • Mengawali Tahun 2023, Sharp Luncurkan LED TV Aquos IIOTO Series Terbaru

    399 shares
    Share 160 Tweet 100
  • Dable Terbitkan ‘Digital Media Landscape 2021’, Termasuk TOP 30 Media di Indonesia

    369 shares
    Share 148 Tweet 92
  • Kementerian Agama Buka Seleksi Petugas Haji 2023, Syarat Utama Wajib Penguasaan IT

    366 shares
    Share 146 Tweet 92
MediaProfesi.id

MediaProfesi menyediakan berita aktual

CATEGORY

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Profil
  • Sosialita
  • Teknologi
  • Contact
  • Media Partner

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM

No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Sosialita

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM