Jakarta, Mediaprofesi.id – Persaingan di industri aset digital Indonesia memasuki babak yang semakin serius. Ketika regulasi dan infrastruktur perdagangan terus diperkuat, kepercayaan investor menjadi salah satu modal penting bagi para pemain untuk mempertahankan sekaligus memperluas bisnis.
Di tengah dinamika tersebut, PT Samuel Kripto Indonesia (Samuel Kripto) mengambil langkah strategis dengan resmi menjadi anggota International Crypto Exchange (ICEx). Keanggotaan ini memperkuat posisi Samuel Kripto di tengah ekosistem aset digital yang semakin terintegrasi dan berada dalam pengawasan regulator.
ICEx yang beroperasi di bawah PT Fortuna Integritas Mandiri merupakan penyelenggara Bursa Aset Keuangan Digital termasuk Aset Kripto yang telah memperoleh izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Bagi Samuel Kripto, masuknya perusahaan sebagai anggota ICEx tidak hanya berkaitan dengan perluasan akses di industri aset digital, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperkuat kualitas layanan, tata kelola, serta kepatuhan terhadap regulasi.
Samuel Kripto sebelumnya telah memperoleh izin usaha sebagai Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) dari OJK berdasarkan Keputusan Nomor KEP-8/D.07/2025.
“Bergabungnya Samuel Kripto sebagai anggota ICEx merupakan langkah penting bagi kami untuk terus bertumbuh bersama perkembangan industri aset digital Indonesia. Kami melihat penguatan infrastruktur, regulasi, dan kolaborasi antar pelaku industri sebagai fondasi penting dalam membangun ekosistem aset digital yang semakin terpercaya dan berkelanjutan,” ujar Muhammad Raditya Adhimukti, Head of Business Development PT Samuel Kripto Indonesia.

Menurut Raditya, penguatan infrastruktur dan pengawasan membuat industri aset digital Indonesia memasuki fase baru. Bagi pelaku usaha, perkembangan tersebut sekaligus mendorong kebutuhan untuk meningkatkan standar layanan dan menghadirkan inovasi yang tetap sejalan dengan ketentuan regulator.
“Fokus kami ke depan bukan hanya memperluas akses terhadap aset digital, tetapi juga membangun pengalaman investasi yang semakin mudah, transparan, dan relevan bagi investor Indonesia. Kami ingin Samuel Kripto terus berkembang sebagai bagian dari ekosistem keuangan digital Indonesia dalam jangka panjang,” katanya.
Layanan Deposit Rupiah Disesuaikan
Di tengah proses transisi dan integrasi sistem, Samuel Kripto untuk sementara menonaktifkan layanan deposit Rupiah melalui Virtual Account (VA).
Perusahaan menyebut penyesuaian tersebut merupakan bagian dari proses teknis transisi. Informasi mengenai ketersediaan kembali layanan deposit akan disampaikan melalui kanal resmi Samuel Kripto.
Penyesuaian ini tidak mengubah komitmen perusahaan untuk menyediakan layanan yang transparan dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Tata Kelola Jadi Arena Persaingan
Perkembangan industri aset digital membuat persaingan antarpemain tidak hanya berlangsung pada produk dan kemudahan akses. Tata kelola, kepatuhan, keamanan sistem, transparansi, serta perlindungan konsumen menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan investor.
Samuel Kripto melihat penguatan infrastruktur perdagangan aset digital sebagai bagian dari perkembangan industri keuangan Indonesia.
Dengan menjadi anggota ICEx, perusahaan berharap dapat ikut memperkuat ekosistem aset digital melalui penerapan tata kelola yang solid, peningkatan literasi masyarakat, serta pengembangan industri yang sehat dan berkelanjutan.
Ke depan, Samuel Kripto akan terus mengembangkan layanan dan kapabilitas platform untuk menjawab kebutuhan investor yang semakin beragam. Kepatuhan, transparansi, keamanan sistem, dan perlindungan konsumen tetap menjadi fokus dalam pengembangan bisnis perusahaan. * (Syam/Wah)





