Jakarta, Mediaprofesi.id – Teknologi kendaraan terus berkembang, dan tantangan teknisi ikut naik kelas. Menjawab kebutuhan tersebut, Chery Indonesia kembali menggelar Chery Technician Skill Contest 2026 pada 25-26 September 2026.
Memasuki tahun ketiga penyelenggaraan, kompetisi ini menjadi arena untuk menguji kemampuan teknisi Chery secara menyeluruh. Bukan hanya teori, peserta ditantang menunjukkan ketepatan diagnosis hingga keterampilan teknis dalam menangani kendaraan dengan teknologi ICE, BEV, HEV, dan PHEV.
Langkah ini sekaligus memastikan perkembangan teknologi kendaraan diikuti kesiapan sumber daya manusia yang mampu melakukan pemeriksaan, diagnosis, dan penanganan secara tepat sesuai standar kerja Chery.
“Melalui program ini, kami ingin setiap teknisi Chery memiliki ruang untuk berkembang dan mencapai kompetensi yang selaras dengan standar global. Kompetensi yang semakin kuat akan mendukung layanan purnajual yang lebih optimal dan efisien, sekaligus memberikan rasa tenang bagi konsumen sepanjang masa kepemilikan kendaraan Chery,” ujar Denny MT, Aftersales Director Chery Business Unit.
Mengusung tema “Empowering Excellence through Innovation”, kompetisi ini menjadi bagian dari strategi Chery memperkuat kemampuan teknisi di tengah perubahan cepat industri otomotif.
Semangat Empowering diarahkan pada pengembangan kemampuan menghadapi tantangan teknologi. Excellence menitikberatkan pada kompetensi teknis, kualitas pekerjaan, dan profesionalisme layanan. Sementara Through Innovation mendorong teknisi menemukan solusi, memperbaiki efektivitas kerja, sekaligus beradaptasi dengan teknologi kendaraan terbaru.
Teknisi Didorong Kuasai Teknologi Elektrifikasi

Chery Technician Skill Contest 2026 juga menjadi bagian dari komitmen pengembangan SDM otomotif Indonesia. Pelatihan dan evaluasi dilakukan secara berkelanjutan untuk memperkuat kesiapan teknisi menghadapi kendaraan elektrifikasi.
Materi yang dihadapi mencakup sistem tegangan tinggi, manajemen baterai, motor listrik, perangkat elektronik, diagnosis hingga prosedur keselamatan kerja.
Kompetensi tersebut menjadi fondasi penting untuk menjaga layanan purnajual tetap cepat, tepat, dan konsisten di seluruh jaringan resmi Chery. Upaya ini sekaligus mendukung penerapan Chery Family Care, yang menempatkan kebutuhan dan kenyamanan konsumen sebagai bagian penting dalam setiap tahap kepemilikan kendaraan.
212 Teknisi Disaring, Lima Tembus Final
Tahun ini, 212 teknisi dari jaringan resmi Chery ambil bagian dalam kompetisi. Setelah melewati seleksi berjenjang, 12 teknisi berhasil lolos ke tahap regional dan kemudian lima teknisi terbaik melaju ke babak final nasional.
Ujian mencakup teori dan praktik, mulai dari materi pelatihan, produk terbaru, technical bulletin, pre-delivery inspection, perawatan berkala hingga troubleshooting.
Di tingkat nasional, peserta menghadapi pengujian prosedur keselamatan kerja, diagnosis kendaraan, pengukuran teknis, analisis materi, hingga komunikasi data antarmodul.
Penilaian dilakukan berdasarkan sejumlah aspek, termasuk akurasi diagnosis, penanganan masalah, prosedur pemeriksaan, penggunaan alat, efisiensi waktu, serta kepatuhan terhadap standar Chery.
Hasil akhirnya, tiga teknisi keluar sebagai peraih posisi teratas Chery Technician Skill Contest 2026.
Juara 1: Rafael Nistel Rooy Surentu – OAP Manado
Juara 2: Dede Saehuna – Bintang Mitra Purwokerto
Juara 3: Slamet Widodo – AEM Yasmin Bogor
Perjalanan para teknisi terbaik ini belum berhenti di tingkat nasional. Sebagai bagian dari sistem pengembangan teknisi Chery secara global, teknisi terbaik nasional berkesempatan membawa nama Indonesia ke kompetisi internasional.
Ajang tersebut menjadi ruang untuk menguji kemampuan, bertukar pengetahuan, sekaligus memperluas pengalaman bersama teknisi Chery dari berbagai negara.
Pengalaman itu diharapkan semakin memperkuat kesiapan teknisi Indonesia dalam menghadapi sistem kelistrikan dan elektronik yang semakin kompleks, perangkat lunak diagnostik, serta standar keselamatan kendaraan elektrifikasi yang terus berkembang. * (Syam/Wah)





