Jakarta, Mediaprofesi.id – Samsung Electronics Indonesia mulai mengubah cara orang memandang tablet. Lewat Galaxy Tab S12 Series, Samsung tak lagi hanya menawarkan perangkat untuk menonton film, browsing atau bermain game, tetapi mendorong tablet menjadi pusat kerja, belajar, kreativitas, hingga produktivitas berbasis AI dalam satu perangkat.
Resmi tersedia di Indonesia mulai 7 Oktober 2026, Galaxy Tab S12 Series hadir dalam dua model, yakni Galaxy Tab S12 Ultra dan Galaxy Tab S12+. Senjata utamanya bukan hanya layar besar, tetapi kombinasi Galaxy AI, S Pen, Samsung DeX, MediaTek Dimensity 9500, serta layar Dynamic AMOLED 2X hingga 14,6 inci.
Targetnya jelas: pengguna dengan aktivitas padat yang ingin memangkas ketergantungan pada banyak perangkat.
“Galaxy Tab S12 Series memberikan fleksibilitas tersebut dalam satu perangkat, dengan Galaxy AI yang membantu menyederhanakan aktivitas, performa yang mendukung kebutuhan intensif, serta pengalaman S Pen dan layar besar yang memberi ruang lebih luas untuk produktivitas dan kreativitas,” ujar Widyantoko Utomo, MX Product Marketing Manager Samsung Electronics Indonesia.
Galaxy AI Jadi Mesin Produktivitas Baru
Perubahan paling terasa datang dari integrasi AI. Untuk mahasiswa, profesional maupun pengguna yang gemar belajar, Galaxy Tab S12 Series memungkinkan berbagai aktivitas dilakukan dalam satu alur.
S Pen yang tersedia dalam paket pembelian dapat digunakan untuk mencatat, memberi anotasi dokumen, membuat sketsa hingga menuangkan ide. Ketika catatan menumpuk, Note Assist membantu merapikan sekaligus merangkum informasi sehingga poin penting lebih mudah ditemukan.
Samsung juga memberikan akses Google AI Pro selama enam bulan. Fitur ini dapat dimanfaatkan untuk riset, menggali ide hingga membantu memahami berbagai informasi.
Begitu ide berubah menjadi pekerjaan, Book Cover Keyboard Slim memungkinkan pengguna mengetik dokumen, membuat presentasi, membalas email maupun mengerjakan tugas dengan pengalaman yang lebih mendekati laptop.
Artinya, satu perangkat bisa menjadi buku catatan, ruang riset sekaligus workstation mobile.
DeX Bikin Tablet Makin Dekat dengan Laptop
Samsung juga memperkuat sisi produktivitas melalui Samsung DeX. Fitur ini menghadirkan pengalaman desktop dengan dukungan hingga empat workspace.
Pengguna dapat memisahkan pekerjaan kantor, proyek pribadi dan aktivitas lainnya dalam ruang kerja berbeda. Layar eksternal juga dapat digunakan secara wireless maupun wired untuk memperluas area kerja.
Sementara Multi Window memungkinkan hingga tiga aplikasi berjalan secara bersamaan. Bagi pengguna dengan pola kerja hybrid, kombinasi ini membuat tablet lebih siap menangani pekerjaan serius tanpa harus terus berpindah perangkat.
Layar 14,6 Inci, Bodi Tetap Tipis

Galaxy Tab S12 Ultra menjadi model paling besar dengan layar 14,6 inci, sedangkan Galaxy Tab S12+ membawa layar 12,6 inci. Keduanya menggunakan Dynamic AMOLED 2X 120Hz.
Layar tersebut menjadi modal untuk berbagai kebutuhan, mulai dari editing, desain, gaming, membaca dokumen hingga menikmati konten hiburan.
Yang menarik, Samsung tidak membiarkan ukuran layar mengorbankan mobilitas. Galaxy Tab S12 Ultra memiliki ketebalan hanya 5,1 mm, sedangkan Galaxy Tab S12+ 5,3 mm.
Empat speaker dengan 4-channel Spatial Audio turut memperkuat pengalaman multimedia, baik saat menonton film, bermain game, mendengarkan musik maupun mengikuti streaming.
Dimensity 9500 Jadi Jantung Performa
Di balik bodinya yang tipis, Galaxy Tab S12 Series mengandalkan MediaTek Dimensity 9500 berbasis proses 3nm. Chipset ini dirancang untuk menangani multitasking, pekerjaan kreatif dan aktivitas berbasis AI.
Daya tahannya juga disiapkan untuk menemani aktivitas seharian. Galaxy Tab S12 Ultra membawa baterai 11.600 mAh dengan pemutaran video hingga 23 jam. Galaxy Tab S12+ memiliki baterai 10.600 mAh dengan kemampuan pemutaran video hingga 21 jam.
Samsung juga menjanjikan dukungan hingga tujuh kali pembaruan sistem operasi dan keamanan, memperpanjang relevansi perangkat untuk penggunaan jangka panjang.
Adobe Photoshop Langsung Hadir
Ambisi Samsung menjadikan tablet sebagai perangkat kreatif semakin terlihat dari sisi software.
Galaxy Tab S12 Series menjadi tablet Android pertama yang menghadirkan Adobe Photoshop secara pre-loaded, sekaligus memberikan akses gratis selama empat bulan ke paket mobile Adobe Photoshop.
Pengguna juga mendapatkan penawaran khusus untuk aplikasi kreatif dan produktivitas seperti Clip Studio Paint, LumaFusion, Goodnotes, Notability dan Notion.
Harga Mulai Rp21,99 Juta, Benefit Tembus Rp17,5 Juta
Galaxy Tab S12 Series mulai tersedia di Indonesia pada 7 Oktober 2026. Galaxy Tab S12+ dibanderol Rp21.999.000 untuk Wi-Fi dan Rp23.499.000 untuk 5G. Sementara Galaxy Tab S12 Ultra dijual Rp25.499.000 untuk Wi-Fi dan Rp27.999.000 untuk 5G.
Samsung menyiapkan program promo hingga 31 Oktober 2026 dengan total benefit mencapai Rp17,5 jutaan. Konsumen bisa mendapatkan potongan Samsung Reservation+ Rp1,5 juta, jaminan harga trade-in Galaxy Tab lama hingga Rp11,5 juta, serta cashback hingga Rp2,3 jutaan. Tersedia pula cicilan mulai Rp680 ribuan per bulan.
Setiap pembelian juga mendapatkan Google AI Pro selama enam bulan dan Adobe Photoshop selama empat bulan, dengan nilai benefit hingga Rp2,4 jutaan.
Dengan kombinasi AI, DeX, S Pen, layar jumbo, performa flagship dan ekosistem aplikasi kreatif, Galaxy Tab S12 Series membawa satu pesan yang semakin sulit diabaikan: tablet kini tak lagi hanya menjadi layar kedua untuk menikmati konten, tetapi mulai diposisikan sebagai mesin utama untuk bekerja dan menciptakan sesuatu. * (Syam/Pra)




