Jakarta, Mediaprofesi.id – Ledakan penggunaan kecerdasan buatan (AI) membuka peluang bisnis sekaligus memperlebar celah serangan siber. Di tengah persaingan mengamankan teknologi ini, F5 mendapat pengakuan Gartner sebagai salah satu dari hanya dua vendor dalam kuadran Market Shapers pada laporan September 2026 Emerging Market Quadrant for AI Application Security.
Posisi tersebut menempatkan F5 dalam kelompok vendor yang dinilai memiliki potensi mengubah pasar sekaligus kemampuan mengeksekusi strategi di bidang keamanan aplikasi AI.
Pengakuan ini datang ketika perusahaan menghadapi tantangan baru. Sistem AI kini tidak hanya menghasilkan jawaban, tetapi juga mengakses data, terhubung melalui API, dan menjalankan tindakan secara mandiri melalui AI agent.
“Perusahaan kini menjalankan AI di jaringan yang teregulasi, di balik API, serta melalui agent yang melakukan autentikasi dan bertindak secara mandiri,” ujar John Maddison, Chief Marketing Officer F5.
Menurut Maddison, mengamankan AI tidak cukup dengan menumpuk berbagai produk keamanan yang bekerja secara terpisah. Lebih dari 40 vendor bersaing di pasar enterprise AI security, tetapi masing-masing dinilai hanya menangani sebagian dari persoalan yang semakin kompleks.
F5 menawarkan pendekatan berbeda dengan menempatkan perlindungan langsung pada lapisan jaringan dan aplikasi, tempat lalu lintas data AI berlangsung.
Adopsi AI Melaju, Risiko Keamanan Membesar
Tantangan keamanan semakin mendesak seiring meluasnya penggunaan AI di lingkungan perusahaan. Laporan F5 2026 State of Application Strategy Report mengungkapkan, 88% organisasi telah menghadapi setidaknya satu tantangan operasional atau keamanan terkait AI. Sementara itu, 98% sedang mempersiapkan diri menghadapi agentic AI, teknologi yang memungkinkan sistem AI bertindak secara lebih mandiri.
Untuk menjawab risiko tersebut, F5 mengintegrasikan sejumlah kemampuan keamanan, mulai dari tata kelola dan pemantauan aktivitas AI hingga pengujian serangan serta perlindungan saat sistem beroperasi.
Pendekatan ini mencakup model AI, aplikasi, agent, server Model Context Protocol (MCP), API, hingga data yang dapat diakses oleh sistem AI.
F5 juga mengandalkan pengujian adversarial yang menghubungkan temuan simulasi serangan dengan mekanisme pertahanan saat sistem berjalan. Dengan demikian, celah yang ditemukan dapat menjadi dasar untuk memperkuat perlindungan di lingkungan produksi.
Solusinya dirancang untuk berbagai infrastruktur, termasuk hybrid multicloud, pusat data internal (on-premises), private cloud, hingga lingkungan terisolasi (air-gapped) yang membutuhkan kontrol ketat atas lokasi dan kedaulatan data.
Klaim Efektivitas 98,4%, Uji 140.000 Pola Serangan

F5 turut mengandalkan angka untuk memperkuat penawarannya. F5 AI Guardrails diklaim mencatat efektivitas keamanan hingga 98,4% dalam pengujian independen, dengan perlindungan yang diterapkan langsung pada titik interaksi AI.
Sementara itu, F5 AI Red Team menguji ketahanan sistem terhadap lebih dari 140.000 pola serangan. Temuan dari pengujian tersebut dapat digunakan untuk membangun mekanisme pertahanan saat sistem AI beroperasi.
F5 juga memanfaatkan lapisan jaringan untuk mendeteksi aktivitas AI, termasuk penggunaan shadow AI yang tidak terpantau secara resmi oleh organisasi. Menurut perusahaan, pendekatan ini memungkinkan tim keamanan memperoleh visibilitas terhadap aktivitas model, agent, dan MCP tanpa memerlukan integrasi aplikasi atau perubahan kode.
“Pasar AI application security akan terkonsolidasi di sekitar vendor yang mampu beroperasi dalam skala perusahaan, di lingkungan teregulasi, dengan lalu lintas dan konsekuensi nyata,” kata Maddison.
Pelanggan AI Security F5 Melonjak Dua Kali Lipat
Peluang pasar keamanan AI juga tercermin dalam perkembangan bisnis F5. Dalam laporan kinerja kuartal III tahun fiskal 2026, perusahaan menyebut jumlah pelanggan yang membeli solusi AI Security meningkat dua kali lipat dibandingkan kuartal sebelumnya.
Kenaikan tersebut menunjukkan meningkatnya kebutuhan perusahaan untuk mengejar laju adopsi AI dengan kontrol keamanan yang memadai.
Dengan menggabungkan pemantauan, pengujian, tata kelola, dan perlindungan dalam satu pendekatan berkelanjutan, F5 berupaya memperkuat posisinya di pasar keamanan AI yang semakin kompetitif.
Informasi lebih lanjut mengenai portofolio keamanan AI F5 tersedia di f5.com/ai. * (Syam/Wah)





