MediaProfesi.id
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Senin, 19 Oktober 2026
No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Senin, 19 Oktober 2026
No Result
View All Result
MediaProfesi.id
No Result
View All Result
Home Teknologi

Hemat Biaya TI 50%, Pyung Hwa Holdings Tinggalkan Ketergantungan pada Skema Dukungan Vendor SAP dan Oracle

Syamhudi by Syamhudi
Senin, 19 Oktober 2026
in Teknologi
Hemat Biaya TI 50%, Pyung Hwa Holdings Tinggalkan Ketergantungan pada Skema Dukungan Vendor SAP dan Oracle
5
VIEWS

Seoul, Mediaprofesi.id – Biaya pemeliharaan sistem teknologi informasi (TI) yang tinggi bisa menggerus profitabilitas perusahaan. Pyung Hwa Holdings, perusahaan induk pemasok suku cadang otomotif asal Korea Selatan, menemukan cara untuk menekan beban tersebut hingga 50% tanpa harus buru-buru mengganti sistem yang sudah digunakan.

Strategi itu dijalankan bersama Rimini Street, penyedia layanan dukungan perangkat lunak pihak ketiga untuk SAP, Oracle, dan VMware. Kedua perusahaan kini memperpanjang kemitraan selama lima tahun ke depan setelah tiga tahun kerja sama sebelumnya dinilai memberikan manfaat nyata bagi operasional dan keuangan Pyung Hwa Holdings.

Melalui layanan Rimini Support™, Pyung Hwa Holdings dapat mempertahankan sistem SAP ECC 6 dan Oracle Database yang telah disesuaikan dengan kebutuhan bisnisnya. Perusahaan juga memperoleh dukungan teknis yang lebih responsif sekaligus menghindari biaya dan risiko operasional akibat pembaruan sistem yang dinilai tidak diperlukan.

“Tiga tahun kemitraan pertama dengan Rimini Street terbukti menjadi salah satu keputusan terbaik untuk meningkatkan profitabilitas dan memberi ruang bagi tim kami agar fokus pada inisiatif bernilai lebih tinggi,” ujar Sangwook Lee, Director sekaligus Head of Information Strategy Pyung Hwa Holdings.

Menurut Lee, kualitas layanan, kepercayaan terhadap mitra, serta stabilitas sistem menjadi alasan utama perusahaan kembali memperpanjang kerja sama hingga lima tahun mendatang.

Tekan Biaya, Pertahankan Sistem Kritis

Pyung Hwa Holdings mengandalkan SAP ECC 6 untuk menjalankan berbagai fungsi bisnis, mulai dari perencanaan produksi, manajemen material, keuangan, pengendalian, hingga sumber daya manusia. Sistem tersebut menggunakan Oracle Database sebagai infrastruktur pengelolaan datanya.

Platform ini menopang operasional terpusat 17 anak perusahaan, terdiri atas 12 perusahaan domestik dan lima perusahaan afiliasi di luar negeri. Karena itu, gangguan sistem dan lambatnya dukungan teknis berpotensi menghambat aktivitas bisnis.

Sebelum bekerja sama dengan Rimini Street, Pyung Hwa Holdings menghadapi biaya pemeliharaan tahunan yang tinggi serta dukungan teknis yang dinilai belum konsisten. Perusahaan juga membutuhkan tenaga ahli yang memahami sistem SAP dan Oracle yang telah dimodifikasi sesuai kebutuhan internal, termasuk untuk mendukung proses administrasi pajak penghasilan karyawan di Korea Selatan.

Lee mengatakan, kontrak pemeliharaan dengan vendor sebelumnya belum menjamin penyelesaian masalah teknis secara cepat dan efektif.

Setelah berdiskusi dengan sejumlah pengguna layanan Rimini Street di Korea Selatan, Pyung Hwa Holdings akhirnya memilih dukungan pihak ketiga tersebut.

Hasilnya, perusahaan memperoleh penghematan biaya pemeliharaan hingga 50%, dukungan yang lebih responsif, serta keleluasaan menentukan jadwal pembaruan sistem berdasarkan kebutuhan bisnis. Dengan pendekatan ini, perusahaan dapat memaksimalkan investasi pada sistem yang sudah berjalan tanpa harus mengikuti setiap rencana migrasi atau pembaruan dari vendor.

Dana Penghematan Dibidik untuk AI dan Kendaraan Listrik

Penghematan biaya TI bukan menjadi tujuan akhir. Pyung Hwa Holdings ingin memanfaatkan fleksibilitas anggaran dan sumber daya tersebut untuk memperkuat daya saing manufaktur.

Sejumlah bidang yang menjadi sasaran pengembangan meliputi manufaktur cerdas, analisis data tingkat lanjut, dan manajemen kualitas berbasis kecerdasan buatan (AI).

Ke depan, perusahaan juga berencana mengembangkan pemeliharaan prediktif berbasis AI, digital twin, serta optimalisasi produksi. Investasi penelitian dan pengembangan (R&D) untuk komponen sel bahan bakar hidrogen dan kendaraan listrik turut menjadi perhatian.

Hyungwook “Kevin” Kim, GVP sekaligus Regional General Manager Korea Rimini Street, menilai pengalaman Pyung Hwa Holdings menunjukkan pentingnya dukungan TI yang berorientasi pada kebutuhan pelanggan, bukan semata-mata mengikuti peta jalan vendor.

Bagi Pyung Hwa Holdings, strategi mempertahankan sistem yang masih relevan sembari menekan biaya pemeliharaan membuka ruang untuk mengalihkan sumber daya ke inovasi. Perpanjangan kerja sama lima tahun pun menjadi bagian dari upaya menjaga stabilitas operasional sekaligus mendukung pertumbuhan bisnis jangka panjang. * (Syam)

Post Views12 Views
Tags: Kendaraan ListrikOEMOracle DatabasePyung Hwa HoldingsRimini StreetSAP ECC 6suku cadang otomotif

Related Posts

VinFast Gaspol Kuasai Pasar Mobil Listrik, Diler ke-41 Resmi Dibuka di Lombok, NTB Jadi Sasaran Baru
Ekonomi

VinFast Gaspol Kuasai Pasar Mobil Listrik, Diler ke-41 Resmi Dibuka di Lombok, NTB Jadi Sasaran Baru

by Pratama
Minggu, 18 Oktober 2026
16
IIMS Garage Balikpapan Gempur Pasar Otomotif! Cashback Rp150 Juta, 15 Merek Berebut Konsumen
Ekonomi

IIMS Garage Balikpapan Gempur Pasar Otomotif! Cashback Rp150 Juta, 15 Merek Berebut Konsumen

by Syamhudi
Sabtu, 17 Oktober 2026
20

RECOMMENDED

IHSG Rontok 14,91%, Ancaman MSCI dan Denda Rp2,1 Triliun Guncang Pasar Saham Indonesia

IHSG Rontok 14,91%, Ancaman MSCI dan Denda Rp2,1 Triliun Guncang Pasar Saham Indonesia

19 Oktober 2026
4
MSCI Ancam Tendang Indonesia dari Emerging Market, Samuel Sekuritas Ungkap Peluang di Balik IHSG yang Tertekan

MSCI Ancam Tendang Indonesia dari Emerging Market, Samuel Sekuritas Ungkap Peluang di Balik IHSG yang Tertekan

19 Oktober 2026
4

MOST VIEWED

  • Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    608 shares
    Share 243 Tweet 152
  • Dokter Phedy Memiliki Keahlian Menangani Berbagai Masalah Tulang Belakang

    410 shares
    Share 164 Tweet 103
  • Mengawali Tahun 2023, Sharp Luncurkan LED TV Aquos IIOTO Series Terbaru

    402 shares
    Share 161 Tweet 101
  • Dable Terbitkan ‘Digital Media Landscape 2021’, Termasuk TOP 30 Media di Indonesia

    372 shares
    Share 149 Tweet 93
  • Kementerian Agama Buka Seleksi Petugas Haji 2023, Syarat Utama Wajib Penguasaan IT

    370 shares
    Share 148 Tweet 93
MediaProfesi.id

MediaProfesi menyediakan berita aktual

CATEGORY

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Profil
  • Sosialita
  • Teknologi
  • Contact
  • Media Partner

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM

No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Sosialita

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM