MediaProfesi.id
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Selasa, 20 Oktober 2026
No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Selasa, 20 Oktober 2026
No Result
View All Result
MediaProfesi.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Dana Perbankan Tembus Rp8.000 Triliun, Pasar Modal Cuma Rp650 Triliun! Samuel Aset Manajemen Bidik Peluang Besar

Pratama by Pratama
Selasa, 20 Oktober 2026
in Ekonomi
Dana Perbankan Tembus Rp8.000 Triliun, Pasar Modal Cuma Rp650 Triliun! Samuel Aset Manajemen Bidik Peluang Besar
24
VIEWS

Jakarta, Mediaprofesi.com – Akses masyarakat Indonesia terhadap layanan keuangan semakin luas. Namun, kemudahan membuka rekening hingga membeli aset digital belum sepenuhnya diikuti pemahaman yang memadai tentang investasi dan risikonya.

Director Chief Marketing Officer PT Samuel Asset Manajemen, Sisilia Dhone, mengungkapkan tingkat inklusi keuangan Indonesia telah mencapai hampir 93,6%. Sebaliknya, tingkat literasi keuangan masih berada di kisaran 69,57%.

Kesenjangan ini menjadi tantangan serius di tengah pesatnya perkembangan layanan keuangan digital. Masyarakat semakin mudah mengakses berbagai produk investasi, tetapi belum tentu memahami karakteristik, potensi keuntungan, dan risiko yang menyertainya.

Menurut Sisilia, generasi muda, khususnya Gen Z, memiliki ketertarikan tinggi terhadap hal-hal baru. Kondisi tersebut mendorong sebagian anak muda langsung melirik aset digital, seperti kripto dan token, tanpa terlebih dahulu memahami beragam instrumen investasi di pasar modal.

Padahal, pemilihan instrumen investasi seharusnya disesuaikan dengan tujuan keuangan, profil risiko, serta jangka waktu investasi.

Dana Perbankan Rp8.000 Triliun, Pasar Modal Baru Rp650 Triliun

Di balik tantangan literasi, terdapat peluang besar bagi industri pasar modal untuk memperluas basis investor domestik.

Sisilia mencatat pertumbuhan Single Investor Identification (SID) di pasar modal mencapai 52,9%, dengan kontribusi pertumbuhan terbesar berasal dari pembukaan akun reksa dana.

Meski demikian, skala industri pasar modal masih terpaut jauh dari perbankan. Dana kelolaan industri pasar modal berada di kisaran Rp650 triliun, sedangkan dana pihak ketiga (DPK) perbankan mencapai sekitar Rp8.000 triliun.

Selisih tersebut membuka ruang bagi industri investasi untuk memperkenalkan produk pasar modal kepada masyarakat yang selama ini lebih akrab dengan tabungan dan deposito.

Dua instrumen yang dinilai memiliki karakteristik relatif dekat dengan kebutuhan investor konservatif adalah reksa dana pasar uang dan reksa dana pendapatan tetap. Meski demikian, keduanya tetap memiliki risiko dan tidak menjamin hasil investasi seperti produk simpanan yang dijamin sesuai ketentuan perbankan.

Samuel Aset Manajemen Perkuat Investasi Digital Lewat ReksadanaSAM 3.0

Untuk menjembatani kesenjangan antara akses dan pemahaman keuangan, Samuel Aset Manajemen mengembangkan aplikasi ReksadanaSAM 3.0 sejak 2017.

Aplikasi ini awalnya dirancang untuk mempermudah transaksi pembelian, penjualan, dan pengalihan reksa dana. Pengembangannya kemudian mencakup pengenalan profil risiko hingga perencanaan keuangan yang lebih terstruktur.

Melalui fitur Auto Plan, investor bisa memperoleh rekomendasi alokasi investasi berdasarkan profil risiko dan tujuan keuangan. Sementara itu, Pin Goals membantu pengguna merencanakan kebutuhan tertentu, mulai dari dana darurat dan pendidikan hingga haji dan umrah.

Ada pula Invest Simulator untuk menyusun simulasi keuangan serta Smart Alert yang memberikan notifikasi ketika investasi mencapai target tertentu, sehingga investor dapat mengevaluasi pilihan untuk mengambil keuntungan atau menginvestasikan kembali dananya.

Fitur NAV Forecast dirancang untuk memberikan proyeksi pergerakan Nilai Aktiva Bersih (NAB) reksa dana saham lebih awal pada sore hari berdasarkan kondisi pasar sesi pertama. Informasi tersebut dapat menjadi bahan pertimbangan investor, bukan jaminan atas pergerakan NAB berikutnya.

ReksadanaSAM 3.0 juga menyediakan transaksi subscription, redemption, dan switching, pemantauan portofolio, serta proses verifikasi identitas nasabah (KYC) secara digital.

Berdiri sejak 1997, Samuel Aset Manajemen memiliki izin sebagai manajer investasi sekaligus penasihat investasi. Perusahaan ini mengelola produk reksa dana konvensional dan syariah, reksa dana penyertaan terbatas, serta layanan pengelolaan dan konsultasi investasi.

Aplikasi ReksadanaSAM 3.0 tersedia untuk perangkat Android dan iOS.

Di tengah semakin mudahnya masyarakat mengakses produk keuangan, pekerjaan rumah industri investasi bukan hanya menambah jumlah investor. Tantangan berikutnya adalah memastikan masyarakat memahami instrumen yang dipilih, mengenali risikonya, dan memiliki perencanaan keuangan yang sesuai dengan kebutuhan jangka panjang. * (Syam/Pra)

Post Views16 Views
Tags: aset digitalGen ZInvestorKriptoLiterasi KeuanganNilai Aktiva Bersih (NAB)Pasar ModalPasar SahamReksa DanaReksadanaSAM 3.0Samuel Aset ManajemenSamuel Sekuritastoken

Related Posts

IHSG Rontok 14,91%, Ancaman MSCI dan Denda Rp2,1 Triliun Guncang Pasar Saham Indonesia
Ekonomi

IHSG Rontok 14,91%, Ancaman MSCI dan Denda Rp2,1 Triliun Guncang Pasar Saham Indonesia

by Syamhudi
Senin, 19 Oktober 2026
15
MSCI Ancam Tendang Indonesia dari Emerging Market, Samuel Sekuritas Ungkap Peluang di Balik IHSG yang Tertekan
Ekonomi

MSCI Ancam Tendang Indonesia dari Emerging Market, Samuel Sekuritas Ungkap Peluang di Balik IHSG yang Tertekan

by Syamhudi
Senin, 19 Oktober 2026
118

RECOMMENDED

Kia Serbu Mal di Berbagai Kota! Carens, Sonet, Seltos Tebar Promo BBM hingga Rp8 Juta

Kia Serbu Mal di Berbagai Kota! Carens, Sonet, Seltos Tebar Promo BBM hingga Rp8 Juta

20 Oktober 2026
4
Hyundai Serbu Pasar dengan Bonus Skincare Rp3,7 Juta, Beli CRETA Bisa Bawa Pulang Produk Laneige

Hyundai Serbu Pasar dengan Bonus Skincare Rp3,7 Juta, Beli CRETA Bisa Bawa Pulang Produk Laneige

20 Oktober 2026
5

MOST VIEWED

  • Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    608 shares
    Share 243 Tweet 152
  • Dokter Phedy Memiliki Keahlian Menangani Berbagai Masalah Tulang Belakang

    410 shares
    Share 164 Tweet 103
  • Mengawali Tahun 2023, Sharp Luncurkan LED TV Aquos IIOTO Series Terbaru

    403 shares
    Share 161 Tweet 101
  • Dable Terbitkan ‘Digital Media Landscape 2021’, Termasuk TOP 30 Media di Indonesia

    373 shares
    Share 149 Tweet 93
  • Kementerian Agama Buka Seleksi Petugas Haji 2023, Syarat Utama Wajib Penguasaan IT

    370 shares
    Share 148 Tweet 93
MediaProfesi.id

MediaProfesi menyediakan berita aktual

CATEGORY

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Profil
  • Sosialita
  • Teknologi
  • Contact
  • Media Partner

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM

No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Sosialita

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM