Jakarta, Mediaprofesi.id – Mengelola kekayaan kini tak cukup hanya mengejar pertumbuhan aset. Di tengah dinamika ekonomi global dan perubahan pasar, menjaga nilai investasi, mengembangkan bisnis, hingga menyiapkan generasi penerus menjadi tantangan yang tak kalah penting.
Persoalan inilah yang diangkat Permata Bank melalui Wealth Wisdom 2026, program edukasi pengelolaan kekayaan yang menutup rangkaiannya di Jakarta setelah menyambangi tujuh kota sejak Agustus 2026.
Mengusung tema “Finding Balance, Building Resilience”, program tahunan yang memasuki tahun ke-12 ini menghadirkan 16 kelas bersama pakar ekonomi, investasi, kesehatan, pemimpin bisnis, dan figur publik. Tujuannya, memperluas perspektif nasabah agar mampu mengambil keputusan finansial yang selaras dengan kebutuhan hidup dan tujuan jangka panjang.
Wakil Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Dradjad Hari Wibowo, yang hadir dalam acara di Jakarta, menyoroti upaya pemerintah mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan melalui penguatan investasi, peningkatan produktivitas, serta pengembangan ekspor bernilai tambah dengan dukungan efisiensi logistik.
Dradjad juga mengajak investor domestik untuk lebih percaya diri terhadap fundamental ekonomi dan pasar modal Indonesia. Investasi dan perdagangan, menurutnya, perlu menjadi sumber pertumbuhan baru, bukan hanya mempertahankan momentum yang sudah berjalan.
Bagi Permata Bank, dinamika tersebut memperkuat pentingnya pengelolaan kekayaan yang adaptif, dengan mempertimbangkan profil risiko, kebutuhan keluarga, keberlanjutan bisnis, dan persiapan masa depan.
Direktur Consumer & Branch Banking Permata Bank, Eddie Sajoga, mengatakan Wealth Wisdom menjadi bagian dari upaya bank untuk tumbuh bersama nasabah melalui edukasi dan pendampingan yang relevan di berbagai tahap kehidupan.
“Melalui Wealth Wisdom 2026, kami ingin membantu nasabah memperluas perspektif agar keputusan finansial tetap selaras dengan prioritas hidup dan tujuan jangka panjang mereka,” ujar Eddie.
16 Kelas di 7 Kota, dari Investasi hingga Kepemimpinan

Berlangsung pada 21 Agustus–22 Oktober 2026, Wealth Wisdom 2026 digelar di Semarang, Makassar, Bali, Medan, Bandung, Surabaya, dan Jakarta.
Sebagai kota penutup, Jakarta menghadirkan empat kelas dengan pembahasan beragam. Kelas “Navigating Indonesia’s Next Chapter” mengulas prospek ekonomi dan investasi bersama Dino Patti Djalal, Josua Pardede selaku Chief Economist Permata Bank, serta Lai Eu-Roy, Head of Investment Eastspring Al-Wara’ Investments.
Kelas lainnya membahas kepemimpinan berintegritas bersama Yozua Makes, Founder & CEO Plataran Indonesia; kesehatan dan perlindungan jangka panjang bersama dr. Gia Pratama dan dr. Tengku Raya Sharin dari Astra Life; serta pengembangan jejaring dan bisnis bersama Susi Pudjiastuti, Menteri Kelautan dan Perikanan periode 2014–2019 sekaligus Founder Susi Air, dan Arief Wana dari PT Ashmore Asset Management Indonesia Tbk.
Seluruh rangkaian mengacu pada enam pilar, yakni Frugality, Purpose, Health, Relation, Giving, dan Moments. Kerangka ini menempatkan kebiasaan finansial, tujuan hidup, kesehatan, hubungan, kontribusi sosial, dan pengalaman bermakna sebagai bagian dari pengelolaan kekayaan.
Pendampingan Personal hingga Menyiapkan Generasi Penerus
Untuk menjawab kebutuhan nasabah yang semakin beragam, Permata Bank memadukan pendampingan Relationship Manager (RM) dengan layanan digital. Salah satunya melalui Digital Transaction Assistance (DiTA), layanan transaksi investasi berbasis hybrid yang menggabungkan konsultasi dengan RM dan otorisasi digital oleh nasabah.
Bank ini juga mendorong kesiapan generasi penerus melalui program Permata Masa Depan, termasuk Future Leaders Journey Shanghai 2026. Putra-putri nasabah Private dan Priority berusia 15–25 tahun yang memenuhi ketentuan program berkesempatan mengikuti kunjungan edukatif ke Fudan University, Shanghai Normal University, dan Xi’an Jiaotong-Liverpool University, serta kunjungan bisnis ke Alibaba dan Bangkok Bank di Shanghai.
Program tersebut diarahkan untuk memperluas wawasan pendidikan, bisnis, dan kepemimpinan generasi muda agar lebih siap menghadapi tantangan masa depan.
Melalui edukasi, layanan personal, dan solusi yang adaptif, Permata Bank menegaskan bahwa strategi wealth management tak berhenti pada pertumbuhan aset. Menjaga nilai kekayaan, mengelola risiko, serta memastikan keberlanjutan bisnis dan keluarga lintas generasi menjadi bagian penting dari perencanaan finansial jangka panjang. * (Syam/Wah)





