MediaProfesi.id
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Minggu, 8 November 2026
No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Minggu, 8 November 2026
No Result
View All Result
MediaProfesi.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Baterai Terbakar, Takut Banjir, Biaya Mahal: VinFast Tantang 3 Keraguan Terbesar Mobil Listrik

Syamhudi by Syamhudi
Minggu, 8 November 2026
in Ekonomi
Baterai Terbakar, Takut Banjir, Biaya Mahal: VinFast Tantang 3 Keraguan Terbesar Mobil Listrik
1
VIEWS

Jakarta, Mediaprofesi.id – Keraguan terhadap mobil listrik (EV) masih menjadi penghalang bagi sebagian konsumen. Mulai dari baterai yang dituding mudah terbakar, risiko saat melintasi banjir, hingga biaya penggantian baterai yang dianggap bisa lebih mahal daripada harga mobilnya.

Survei PwC Indonesia memperlihatkan besarnya kekhawatiran tersebut. Sebanyak 87 persen responden mencemaskan biaya penggantian baterai, 83 persen harga suku cadang, dan 66 persen pengeluaran tak terduga. Sementara itu, 60 persen menyoroti ketersediaan stasiun pengisian daya dan 58 persen menganggap waktu pengisian masih terlalu lama.

Namun, apakah semua kekhawatiran itu benar-benar sesuai kenyataan?

VinFast mencoba menjawabnya melalui teknologi kendaraan, perlindungan konsumen, serta skema kepemilikan yang dirancang untuk membuat biaya dan risiko penggunaan mobil listrik lebih terukur.

Mitos 1: Baterai Mudah Terbakar dan Cepat Rusak

Kekhawatiran terbesar konsumen berkaitan dengan keamanan dan usia pakai baterai. Padahal, data AutoinsuranceEZ mencatat sekitar 25 kebakaran per 100.000 kendaraan listrik, jauh di bawah mobil bensin yang mencapai 1.530 kejadian.

VinFast menggunakan baterai Lithium Iron Phosphate (LFP) yang dikenal memiliki stabilitas termal baik. Keamanannya didukung Battery Management System (BMS) untuk memantau suhu, tegangan, dan arus listrik, serta sistem manajemen termal guna menjaga temperatur baterai tetap stabil.

Perlindungan juga ditawarkan melalui skema battery subscription. Dalam model ini, baterai tidak menjadi bagian dari kepemilikan kendaraan. VinFast menanggung perawatan, perbaikan, hingga penggantian jika kesehatan baterai turun di bawah 70 persen. Penggantian tidak dibatasi selama masa berlangganan aktif, dan perlindungannya dapat diteruskan kepada pemilik berikutnya.

Bagi konsumen yang membeli baterai langsung, tersedia garansi kendaraan tujuh tahun atau 160.000 kilometer untuk VF 3, VF 5, VF 6, VF MPV 7, dan Limo Green. Khusus VF 7, garansi mencapai 10 tahun atau 200.000 kilometer. Garansi baterai berkisar delapan hingga 10 tahun, bergantung model kendaraan.

Mitos 2: Mobil Listrik Berbahaya Saat Menerjang Banjir

Anggapan bahwa mobil listrik lebih rentan terhadap air juga perlu dilihat secara proporsional.

Baterai kendaraan listrik VinFast memiliki sertifikasi IP67, yang berarti dirancang kedap debu dan mampu bertahan dalam perendaman air hingga satu meter selama 30 menit dalam kondisi pengujian.

Berbeda dengan mobil bermesin bensin, kendaraan listrik tidak membutuhkan saluran udara untuk pembakaran maupun knalpot. Dengan demikian, risiko hydrolock akibat air masuk ke ruang pembakaran tidak berlaku pada sistem penggerak listrik.

VinFast bahkan pernah memperlihatkan kemampuan kendaraannya melalui area Water Obstacle di GIIAS 2026. Meski demikian, bukan berarti mobil listrik kebal banjir. Genangan terlalu dalam dan arus air deras tetap berbahaya bagi kendaraan apa pun.

Mitos 3: Biaya Memiliki Mobil Listrik Lebih Mahal

Persoalan berikutnya menyangkut biaya servis, ketersediaan bengkel, jarak tempuh, hingga harga jual kembali.

Consumer Reports menemukan biaya perawatan dan perbaikan mobil listrik sepanjang masa kepemilikan sekitar setengah lebih rendah dibandingkan mobil bensin sekelas. Argonne National Laboratory juga mencatat biaya perawatan rutin EV sekitar 40 persen lebih rendah per mil.

VinFast kini memiliki lebih dari 40 dealer showroom di Indonesia dan berencana menambah lebih dari 150 showroom. Jaringan layanan juga diperluas melalui mitra seperti Otoklix, dengan rencana pemanfaatan 150 bengkel, serta Bengkel BOS, Nawilis, Warna Warni Ban, dan Raperind.

Untuk jarak tempuh, VF 3 mampu menjangkau hingga 215 kilometer, sedangkan VF 7 Plus mencapai 471 kilometer berdasarkan metode NEDC. Pengisian baterai VF 6 dan VF 7 Eco dari 10 hingga 70 persen juga diklaim hanya membutuhkan sekitar 25 menit.

Soal biaya, kalkulator Total Cost of Ownership (TCO) VinFast memperlihatkan potensi penghematan yang cukup besar selama lima tahun, dengan asumsi pemakaian 2.000 kilometer per bulan.

VF 3 dengan skema battery subscription mencatat TCO Rp159,45 juta, dibandingkan Rp303,9 juta untuk mobil bensin pembanding. Artinya, potensi penghematan mencapai sekitar 48 persen. Jika baterai dibeli langsung, penghematannya sekitar 36 persen.

Pada VF MPV 7, penghematan mencapai 21 persen melalui skema subscription, dengan TCO Rp369,16 juta dibandingkan Rp467 juta untuk mobil bensin pembanding. Sementara pembelian baterai langsung menghasilkan TCO Rp439,04 juta atau lebih rendah sekitar 6 persen.

Pengeluaran energi bulanan juga menjadi pembeda. VF 3 diperkirakan membutuhkan Rp427.778, sedangkan mobil bensin pembanding mencapai Rp1,69 juta. Pada VF MPV 7, masing-masing Rp657.865 dan Rp1,95 juta.

Penghematan tersebut berpotensi semakin besar melalui program pengisian daya gratis di jaringan V-Green hingga 31 Maret 2029.

Ferdiana, pemilik VinFast VF 3 asal Bandung, merasakan manfaatnya ketika melakukan perjalanan darat dari Bandung menuju Semarang, Solo, Tawangmangu, Telaga Sarangan, Yogyakarta, Cilacap, dan Pangandaran sebelum kembali ke Bandung.

“Saya hanya satu kali mengisi daya di stasiun pengisian milik hotel, biayanya sekitar Rp30.000. Itu pun sebenarnya karena saya ingin lebih santai. Selebihnya gratis dengan memanfaatkan jaringan pengisian daya VinFast,” ujarnya.

Pengalaman serupa disampaikan Max Cullen, pemilik VF 3 asal Surabaya. Menurutnya, penghematan paling terasa justru pada pengeluaran sehari-hari.

“Sekali pengisian penuh dari 0 hingga 100 persen hanya membutuhkan biaya sekitar Rp40.000, dengan jarak tempuh sekitar 210 kilometer. Pajak tahunannya juga hanya sekitar Rp150.000,” katanya.

VinFast juga berupaya menjawab kekhawatiran mengenai harga jual kembali melalui Residual Value Guarantee. Jaminan nilai kendaraan mencapai 90 persen dari harga pembelian awal dalam enam bulan pertama, 86 persen pada tahun pertama, 78 persen pada tahun kedua, dan 70 persen pada tahun ketiga. Khusus VF MPV 7 dan Limo Green, jaminannya mencapai hingga 80 persen untuk kedua skema kepemilikan.

Pada akhirnya, konsumen tidak hanya mempertimbangkan harga kendaraan ketika memutuskan beralih ke mobil listrik. Keamanan baterai, kemudahan pengisian daya, biaya perawatan, hingga nilai jual kembali menjadi bagian dari perhitungan.

Melalui teknologi, jaringan layanan, garansi, dan berbagai skema kepemilikan, VinFast berupaya mengubah keraguan tersebut menjadi pertimbangan yang lebih terukur. Sebab, tantangan terbesar mobil listrik bukan hanya menghadirkan teknologi baru, tetapi juga membangun kepercayaan konsumen. * (Syam)

Post Views2 Views
Tags: Baterai TerbakarBiaya MahalKeraguan terhadap mobil listrik (EV)Takut BanjirVF 3VF 5VF 6VF MPV 7VinFast Tantang 3 Keraguan Terbesar Mobil Listrik

Related Posts

VinFast Gaspol Kuasai Pasar Mobil Listrik, Diler ke-41 Resmi Dibuka di Lombok, NTB Jadi Sasaran Baru
Ekonomi

VinFast Gaspol Kuasai Pasar Mobil Listrik, Diler ke-41 Resmi Dibuka di Lombok, NTB Jadi Sasaran Baru

by Pratama
Minggu, 18 Oktober 2026
18
VinFast Bawa Pengalaman Baru Kendaraan Listrik ke GIIAS Surabaya 2026
Ekonomi

VinFast Bawa Pengalaman Baru Kendaraan Listrik ke GIIAS Surabaya 2026

by Wahyu
Minggu, 23 Agustus 2026
27

RECOMMENDED

Baterai Terbakar, Takut Banjir, Biaya Mahal: VinFast Tantang 3 Keraguan Terbesar Mobil Listrik

Baterai Terbakar, Takut Banjir, Biaya Mahal: VinFast Tantang 3 Keraguan Terbesar Mobil Listrik

8 November 2026
1
Honda Bangkitkan Legenda Otomotif Senayan, Car Culture Lintas Generasi Kembali Mengguncang Plaza Barat

Honda Bangkitkan Legenda Otomotif Senayan, Car Culture Lintas Generasi Kembali Mengguncang Plaza Barat

8 November 2026
14

MOST VIEWED

  • Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    610 shares
    Share 244 Tweet 153
  • Dokter Phedy Memiliki Keahlian Menangani Berbagai Masalah Tulang Belakang

    412 shares
    Share 165 Tweet 103
  • Mengawali Tahun 2023, Sharp Luncurkan LED TV Aquos IIOTO Series Terbaru

    405 shares
    Share 162 Tweet 101
  • Dable Terbitkan ‘Digital Media Landscape 2021’, Termasuk TOP 30 Media di Indonesia

    375 shares
    Share 150 Tweet 94
  • Kementerian Agama Buka Seleksi Petugas Haji 2023, Syarat Utama Wajib Penguasaan IT

    372 shares
    Share 149 Tweet 93
MediaProfesi.id

MediaProfesi menyediakan berita aktual

CATEGORY

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Profil
  • Sosialita
  • Teknologi
  • Contact
  • Media Partner

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM

No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Sosialita

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM