MediaProfesi.id
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Kamis, 20 Agustus 2026
No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Kamis, 20 Agustus 2026
No Result
View All Result
MediaProfesi.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Hadapi Tahun Politik, Mirae Asset Ajak Investor Diversifikasi ke Reksa Dana Indeks

Syamhudi by Syamhudi
Selasa, 17 Oktober 2023
in Ekonomi
Hadapi Tahun Politik, Mirae Asset Ajak Investor Diversifikasi ke Reksa Dana Indeks
35
VIEWS

Jakarta, Media-profesi.com – PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia menyarankan investor perlu mendiversifikasi investasinya di pasar modal dengan berinvestasi pada reksa dana indeks yang dengan risiko yang terukur sekaligus tingkat pengembalian investasi (return) yang lebih optimal.

Francisca Gerungan, Head of Fund Services Mirae Asset, mengatakan saran tersebut terutama menghadapi gejolak politik dan keamanan yang semakin panas, makro ekonomi global menjelang akhir tahun, dan menghadapi tahun politik pada 2024.

“Karena itu kami mengajak investor untuk dapat mendiversifikasi investasinya pada reksa dana indeks agar dapat mengikuti atau mirroring stabilitas dan keuntungan dari saham-saham di indeksnya,” ujar wanita yang akrab dipanggil Cika tersebut dalam Media Day: October 2023 hari ini, 17 Oktober 2023.

Dalam acara bertema The Beauty of Index Investing: Index Fund and Capital Market Insights itu, Cika mengatakan reksa dana indeks adalah reksa dana yang pengelolaan dananya diinvestasikan pada efek sesuai dengan indeks tertentu yang dijadikan acuan. Dari pengelolaan investasi, manajer investasi melakukan passive manage. Karena itu, kinerjanya diharapkan mendapatkan hasil investasi yang serupa dengan indeks acuan.

Dia mengatakan per awal September, dana kelolaan (asset under management/AUM) reksa dana indeks industri reksa dana mencapai Rp13 triliun, menjadi bagian dari total AUM Rp515 triliun. Angka total AUM industri tersebut turun 8% dari posisi September tahun lalu (YoY), berdasarkan data OJK.

Cika menuturkan di tengah pertumbuhan positif industri tersebut, nilai reksa dana yang diadministrasikan (asset under administration/AUA) Mirae Asset juga tumbuh bahkan lebih besar daripada industri yaitu sebesar 60% menjadi sekitar Rp1,5 triliun sejak awal tahun.

Di Mirae Asset, layanan reksa dana atau fund services dapat diakses nasabah melalui aplikasi NAVI dan web navi.miraeasset.co.id. Termasuk dengan reksa dana indeks, NAVI menyediakan hampir ratusan pilihan reksa dana dari beragam jenis yang dikelola oleh lebih dari 30 manajer investasi.

Selain peningkatan AUA, dia mengatakan Mirae Asset juga berhasil meningkatkan jumlah investor reksa dananya sebesar 62% menjadi 27.000 rekening pada September YoY, lebih besar dari pertumbuhan investor reksa dana nasional 20%. Peningkatan kinerja perusahaan tersebut, ujarnya, berkat edukasi dan sosialisasi yang gencar dilakukan baik secara offline maupun secara online, bersama dengan strategi marketing.

“Ke depannya kami akan terus melakukan edukasi dan sosialisasi mengenai reksa dana indeks sebagai opsi diversifikasi investasi agar nasabah dapat memiliki portofolio yang seimbang karena nasabah Mirae Asset memiliki profil risiko lebih agresif,” tutur Cika.

Seiring dengan usaha tersebut, dia mengatakan MIrae Asset senantiasa meningkatkan kualitas layanan seiring dengan bertumbuhnya AUA reksa dana di perusahaan yang berlaku sebagai agen penjual efek reksa dana (APERD) dan di pasar modal Indonesia.

Teguh Bagja S., Head of Investment Specialist PT Syailendra Capital, mengatakan salah satu reksa dana indeks yang dapat menjadi pilihan investor adalah Reksa Dana Indeks Syailendra MSCI Indonesia Value Index Fund Kelas A yang mengikuti indeks MSCI Indonesia Value yang berisi value stock. Value stock adalah saham perusahaan yang harga sahamnya di pasar yang masih lebih murah dibanding nilai intrinsik perusahaannya.

“Penurunan harga saham cenderung lebih cepat dibanding penurunan kinerja emiten penerbit saham, dan value stock memiliki peluang untuk tumbuh secara fundamental walaupun pasar sedang terkoreksi. Investasi pada value stocks diharapkan memiliki kinerja yang lebih konsisten dalam jangka panjang sehubungan dengan fundamental perusahaan yang baik dan potensi dividen yang akan diberikan oleh emiten-emiten value stock.”

Karena karakter investasi yang unik itu,  Syailendra MSCI Indonesia Value Index diperkirakan mampu mencetak keuntungan (return) yang lebih baik dibanding IHSG.

Pada rentang akhir 2022 hingga September 2023, return Syailendra MSCI Indonesia Value mencapai 11,3%,sedangkan IHSG hanya membukukan return 1,1%. Di dalam MSCI Indonesia Value tersebut, saat ini ada 12 value stock yang menjadi konstituen yaitu ADRO, ASII, BBNI, BBRI, BMRI, BRPT, INDF, INKP, TLKM, UNTR, UNVR, dan SMGR.

Martha Christina, Head of Investment Information Mirae Asset, menambahkan sejak awal tahun, sembilan dari 15 indeks tematik di bursa membukukan kinerja lebih baik daripada IHSG. Karena itu, tuturnya, reksa dana indeks dapat menjadi pilihan diversifikasi terutama ketika pasar sedang bergejolak.

“Saat ini, perhatian pelaku pasar masih pada konflik Palestina-Israel dan harga minyak bumi dan komoditas lain, serta angka inflasi dan pertumbuhan ekonomi AS. Kami meyakini kondisi pasar akan semakin normal di akhir tahun menjelang aksi window dressing.”

Secara historis, Martha mencatat IHSG hampir selalu menguat pada kuartal IV setiap tahunnya, terutama terkait dengan momentum aktivitas window dressing. Sepanjang Oktober dan Desember dalam 10 tahun terakhir, IHSG mencetak rerata return 2,1% dan 2,6%. Window dressing adalah kegiatan di mana investor institusi di pasar modal mempercantik portofolionya agar laporan keuangan tahunannya terlihat lebih baik.

Aksi window dressing umumnya dilakukan dengan membeli efek-efek di pasar modal secara lebih agresif, sehingga membuat pasar saham bergerak positif.

Martha mengatakan tahun ini IHSG diprediksi dapat mencapai 7.400 pada akhir tahun dengan 10 saham pilihan (top picks) ACES, AKRA, BMRI, CPIN, EXCL, HRUM, INTP, PRDA, dan UNTR. Hingga kuartal I/2024, IHSG diprediksi dapat mencapai 7.600.

Di dalam acara Media Day tersebut, turut hadir Head of Research Center Roger MM. * (Syam)

Post Views120 Views
Tags: IHSGMirae AssetOJKPasar ModalPasar SahamSekuritasThe Fed

Related Posts

Tekanan Global Mereda, Investor Kini Mulai Cermati Risiko Dalam Negeri
Ekonomi

Tekanan Global Mereda, Investor Kini Mulai Cermati Risiko Dalam Negeri

by Syamhudi
Selasa, 18 Agustus 2026
18
MSCI Tak Ubah Status Indonesia, Investor Kini Menanti Arah Ekonomi Prabowo
Ekonomi

MSCI Tak Ubah Status Indonesia, Investor Kini Menanti Arah Ekonomi Prabowo

by Syamhudi
Selasa, 18 Agustus 2026
12

RECOMMENDED

Investasi Logam Indonesia Meningkat, GIFA-METEC 2026 Bawa Teknologi Global

Investasi Logam Indonesia Meningkat, GIFA-METEC 2026 Bawa Teknologi Global

19 Agustus 2026
9
Energi, Tambang hingga Data Center Berkumpul, Ada Apa di IEE Series 2026?

Energi, Tambang hingga Data Center Berkumpul, Ada Apa di IEE Series 2026?

19 Agustus 2026
8

MOST VIEWED

  • Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    592 shares
    Share 237 Tweet 148
  • Dokter Phedy Memiliki Keahlian Menangani Berbagai Masalah Tulang Belakang

    392 shares
    Share 157 Tweet 98
  • Mengawali Tahun 2023, Sharp Luncurkan LED TV Aquos IIOTO Series Terbaru

    385 shares
    Share 154 Tweet 96
  • Dable Terbitkan ‘Digital Media Landscape 2021’, Termasuk TOP 30 Media di Indonesia

    354 shares
    Share 142 Tweet 89
  • Kementerian Agama Buka Seleksi Petugas Haji 2023, Syarat Utama Wajib Penguasaan IT

    352 shares
    Share 141 Tweet 88
MediaProfesi.id

MediaProfesi menyediakan berita aktual

CATEGORY

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Profil
  • Sosialita
  • Teknologi
  • Contact
  • Media Partner

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM

No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Sosialita

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM