MediaProfesi.id
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Jumat, 9 Oktober 2026
No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Jumat, 9 Oktober 2026
No Result
View All Result
MediaProfesi.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Tekanan Global Mereda, Investor Kini Mulai Cermati Risiko Dalam Negeri

Syamhudi by Syamhudi
Selasa, 18 Agustus 2026
in Ekonomi
Tekanan Global Mereda, Investor Kini Mulai Cermati Risiko Dalam Negeri
25
VIEWS

Jakarta, Mediaprofesi.id – PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia melihat peluang penguatan pasar domestik masih terbuka pada paruh kedua 2026. Meredanya tekanan eksternal, pelemahan dolar AS, serta penguatan rupiah dinilai memberi ruang lebih besar bagi otoritas untuk menjaga stabilitas sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi.

Namun, investor tetap perlu mencermati sejumlah trade-off, terutama terkait inflasi, stabilitas nilai tukar, kredibilitas fiskal, serta kualitas pertumbuhan ekonomi dan laba perusahaan.

Head of Research & Chief Economist PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia Rully Arya Wisnubroto mengatakan, perhatian investor perlahan mulai bergeser dari risiko global ke faktor domestik seiring meredanya tekanan eksternal.

“Ruang penguatan pasar domestik masih terbuka, tetapi dengan profil risiko yang semakin berimbang. Perhatian investor akan semakin bergeser pada kualitas pertumbuhan dan konsistensi kebijakan domestik, termasuk realisasi fiskal, perkembangan inflasi, serta efektivitas transmisi likuiditas ke sektor produktif,” ujar Rully.

Menurutnya, menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, inflasi, kredibilitas fiskal, dan stabilitas nilai tukar akan semakin penting dalam menentukan arah pasar ke depan.

Perbankan Masih Jadi Perhatian

Di sektor perbankan, kondisi likuiditas yang relatif ketat, pertumbuhan kredit yang tetap kuat, serta perubahan kebijakan reserve requirement mulai membentuk dinamika baru di industri.

Research Analyst PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia Muhammad Nurkholis Syafruddin mengatakan, meski terdapat deployment SAL sebesar Rp451 triliun, likuiditas perbankan diperkirakan masih ketat seiring kuatnya pertumbuhan kredit.

Perubahan ketentuan reserve requirement yang berlaku mulai September 2026 juga berpotensi memberikan dampak berbeda bagi setiap bank. Dengan karakteristik likuiditas dan permodalan yang tidak sama, investor dinilai perlu lebih selektif dalam melihat bank yang memiliki ruang pertumbuhan lebih baik.

Mirae Asset Perkuat Wealth Management

Sejalan dengan dinamika pasar, kebutuhan investor juga semakin berkembang. Investor kini tidak hanya membutuhkan akses ke berbagai produk investasi, tetapi juga solusi pengelolaan aset yang sesuai dengan kebutuhan dan tujuan keuangan jangka panjang.

Untuk menjawab perubahan tersebut, Mirae Asset Sekuritas memperkenalkan transformasi Wealth Management sebagai bagian dari perjalanan bisnis barunya. Pertumbuhan kelompok middle class dan mass affluent dinilai membuka peluang pasar yang semakin besar.

Direktur PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia Tomi Taufan mengatakan, pengelolaan aset tidak lagi cukup hanya menawarkan produk investasi, tetapi harus dimulai dari memahami kebutuhan setiap nasabah.

“Wealth Management tidak lagi hanya berbicara mengenai produk apa yang tersedia, tetapi dimulai dari memahami kebutuhan nasabah, kemudian menghadirkan solusi yang sesuai. Karena itu, kami mendorong perubahan dari pendekatan product-centric menjadi client-centric,” kata Tomi.

Melalui pendekatan tersebut, solusi dapat disesuaikan dengan kebutuhan likuiditas, pendapatan, pertumbuhan aset, proteksi, diversifikasi, hingga perencanaan investasi global.

Transformasi ini ditopang empat pilar utama, yakni Product, Services, Technology, dan Global Access. Pilar tersebut mencakup layanan yang lebih personal, pilihan produk yang beragam, dukungan teknologi melalui M-STOCK, serta akses ke ekosistem investasi global Mirae Asset.

Mirae Asset juga memperluas akses layanan melalui 29 Office Education di berbagai wilayah Indonesia.

“Melalui transformasi Wealth Management ini, kami ingin membangun hubungan jangka panjang dengan nasabah dan memberikan layanan serta solusi yang sesuai kebutuhan mereka,” ujar Tomi.

Dengan kombinasi jaringan nasional, produk yang beragam, ekosistem global, dan teknologi, Mirae Asset berharap dapat membantu nasabah mengelola sekaligus mengembangkan aset secara lebih terarah. * (Syam)

Post Views120 Views
Tags: BEIInvestorMirae AssetPasar SahamRupiahSekuritasus dolarWealth Management

Related Posts

Utang AS Tembus US$40,2 Triliun, Investor Global Mulai Geser Dana ke Obligasi Indonesia
Ekonomi

Utang AS Tembus US$40,2 Triliun, Investor Global Mulai Geser Dana ke Obligasi Indonesia

by Pratama
Senin, 5 Oktober 2026
12
Samuel Kripto Masuk ICEx, Perebutan Kepercayaan Investor Aset Digital Makin Sengit
Ekonomi

Samuel Kripto Masuk ICEx, Perebutan Kepercayaan Investor Aset Digital Makin Sengit

by Wahyu
Rabu, 30 September 2026
49

RECOMMENDED

Dua Ikon Global Beradu Gengsi! Mercedes-Benz dan adidas Lahirkan Samba OG Edisi Terbatas

Dua Ikon Global Beradu Gengsi! Mercedes-Benz dan adidas Lahirkan Samba OG Edisi Terbatas

9 Oktober 2026
5
Audi Panaskan Persaingan SUV Premium, Q5 Terbaru Adu Kemewahan dan Performa di Jakarta

Audi Panaskan Persaingan SUV Premium, Q5 Terbaru Adu Kemewahan dan Performa di Jakarta

9 Oktober 2026
11

MOST VIEWED

  • Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    605 shares
    Share 242 Tweet 151
  • Dokter Phedy Memiliki Keahlian Menangani Berbagai Masalah Tulang Belakang

    406 shares
    Share 162 Tweet 102
  • Mengawali Tahun 2023, Sharp Luncurkan LED TV Aquos IIOTO Series Terbaru

    399 shares
    Share 160 Tweet 100
  • Dable Terbitkan ‘Digital Media Landscape 2021’, Termasuk TOP 30 Media di Indonesia

    369 shares
    Share 148 Tweet 92
  • Kementerian Agama Buka Seleksi Petugas Haji 2023, Syarat Utama Wajib Penguasaan IT

    366 shares
    Share 146 Tweet 92
MediaProfesi.id

MediaProfesi menyediakan berita aktual

CATEGORY

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Profil
  • Sosialita
  • Teknologi
  • Contact
  • Media Partner

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM

No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Sosialita

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM