MediaProfesi.id
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Senin, 2 November 2026
No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Senin, 2 November 2026
No Result
View All Result
MediaProfesi.id
No Result
View All Result
Home Gaya Hidup

Dorong Kemajuan Kesehatan Kardiovaskular, Daewoong Luncurkan Terapi Dislipidemia di Surabaya

Pratama by Pratama
Senin, 2 Februari 2026
in Gaya Hidup
Dorong Kemajuan Kesehatan Kardiovaskular, Daewoong Luncurkan Terapi Dislipidemia di Surabaya
18
VIEWS

Surabaya, Mediaprofesi.id – Daewoong Pharmaceutical Indonesia (Daewoong) secara resmi meluncurkan terapi kombinasi dosis tetap (fixed-dose combination/FDC) untuk pengobatan dislipidemia di Surabaya, kota terbesar kedua di Indonesia, setelah sebelumnya diperkenalkan di Jakarta.

Peluncuran ini menjadi langkah penting dalam memperluas akses terhadap solusi terapi spesifik di Jawa Timur, wilayah dengan prevalensi diabetes yang tergolong tinggi.

Pada 1 Februari 2026, Daewoong menyelenggarakan “Dyslipidemia Treatment Surabaya Regional Launch Symposium” di Novotel Surabaya yang dihadiri lebih dari 100 tenaga medis Jawa Timur.

Acara ini menyoroti strategi optimal dalam pengelolaan LDL-C (low-density lipoprotein cholesterol) serta membahas perkembangan klinis terbaru terkait terapi kombinasi dua mekanisme antara Ezetimibe dan Rosuvastatin.

Risiko Penyakit Kardiometabolik Meningkat pada Pasien Diabetes, Terapi Kombinasi Dini Disoroti di Jawa Timur

Simposium ini menghadirkan diskusi mendalam mengenai faktor risiko tinggi penyakit kardiometabolik di Jawa Timur. Berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI 2023) yang dirilis Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, prevalensi diabetes di Indonesia mencapai 11,7%, lebih tinggi dibandingkan rata-rata global sebesar 10,6%.

Jawa Timur menjadi salah satu wilayah strategis dengan jumlah penderita diabetes yang besar serta kepadatan penduduk yang tinggi.

Dr dr. Soebagijo Adi, Sp.PD-KEMD, FINASIM, FACE, FACP, endokrinolog di RSUD Dr. Soetomo, menegaskan bahwa, “Ketika disertai diabetes, risiko penyakit kardiometabolik meningkat secara signifikan sehingga memerlukan pengelolaan kolesterol yang lebih ketat.”

Ia menambahkan bahwa, monoterapi statin sering kali memiliki keterbatasan dalam mencapai target LDL-C pada pasien diabetes, sehingga terapi kombinasi sejak dini, yang secara simultan menghambat sintesis dan absorpsi kolesterol menjadi strategi yang sangat penting.

Sementara itu, Dr. dr. Suryono, Sp.JP (K), FIHA, selaku Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI) Surabaya, menyampaikan bahwa “Dalam praktik klinis sehari-hari, pengobatan kerap kali belum optimal atau tidak terkontrol dengan baik.”

Ia menilai bahwa terapi dislipidemia berbasis kombinasi dosis rendah dari Daewoong akan berperan penting dalam menjawab tantangan kompleks penyakit kardiometabolik.

Memaksimalkan Efisiensi Terapi dengan Mekanisme Ganda yang Kuat, Efektivitas Penurunan LDL-C Lebih Unggul Dibandingkan Monoterapi

Terapi Daewoong bekerja melalui kombinasi Rosuvastatin, yang menghambat sintesis kolesterol di hati, dan Ezetimibe, yang menghambat penyerapan kolesterol di usus halus. Keunggulan utama dari terapi ini adalah kemampuannya memberikan efek penurunan LDL-C yang lebih kuat dan tetap aman, bahkan pada dosis yang relatif rendah.

Prof Dr. dr. Yudi Her Oktaviono, Sp.JP (K), FIHA, selaku Kepala Divisi Kardiologi dan Kedokteran Vaskular RSUD Dr. Soetomo, mengungkapkan bahwa “Sekitar 91,5% pasien penyakit jantung koroner di Indonesia belum mencapai target LDL-C kategori risiko sangat tinggi, yaitu 55 mg/dL.”

Ia menambahkan, dalam konteks ini, terapi kombinasi sejak dini dengan efektivitas yang telah terbukti merupakan strategi rasional untuk menjembatani kesenjangan terapi dan secara signifikan meningkatkan prognosis pasien.

Membangun Lingkungan Peresepan yang Presisi melalui ‘Lini 3 Dosis, termasuk Dosis Rendah’ Pertama di Indonesia

Daewoong menghadirkan lini produk yang komprehensif dengan tiga pilihan dosis, yaitu 10/5 mg, 10/10 mg, dan 10/20 mg, termasuk opsi dosis rendah 10/5 mg yang pertama di Indonesia. Kehadiran variasi dosis ini memungkinkan tenaga medis memberikan terapi yang lebih presisi dan terpersonalisasi, disesuaikan dengan tingkat risiko kardiovaskular masing-masing pasien.

Dengan formulasi kombinasi dalam satu tablet, terapi ini diharapkan dapat meningkatkan kemudahan penggunaan sekaligus mengoptimalkan hasil pengobatan, khususnya pada pasien dengan tingkat kepatuhan minum obat yang rendah.

Baik In Hyun, Direktur Daewoong Pharmaceutical Indonesia, menyampaikan bahwa “Peluncuran ini menjadi langkah bermakna dalam memperkenalkan opsi terapi berbasis bukti ilmiah kepada tenaga medis di Jawa Timur.”

Ia menutup dengan menegaskan, Daewoong akan terus memperkuat kerja sama dengan komunitas medis dalam negeri sebagai bagian dari komitmen kami sebagai mitra layanan kesehatan dalam upaya pencegahan penyakit kardiovaskular dan peningkatan kualitas hidup masyarakat Indonesia. * (Syam/Pra)

Post Views313 Views
Tags: Daewoong PharmaceuticalDiabetesJawa Timurmonoterapi statinpengobatan dislipidemiapenyakit kardiometabolikSurabaya

Related Posts

Hyundai Perluas Gerakan Pendidikan ke Surabaya! 100 Mahasiswa Dikerahkan, 1.400 Siswa Jadi Sasaran
Sosialita

Hyundai Perluas Gerakan Pendidikan ke Surabaya! 100 Mahasiswa Dikerahkan, 1.400 Siswa Jadi Sasaran

by Pratama
Minggu, 11 Oktober 2026
32
Daihatsu Gaspol Perkuat Jember, Pasar Otomotif Jawa Timur Makin Panas
Ekonomi

Daihatsu Gaspol Perkuat Jember, Pasar Otomotif Jawa Timur Makin Panas

by Pratama
Selasa, 6 Oktober 2026
14

RECOMMENDED

FIFGROUP Gaspol Tebar Kepedulian Jelang IMOS 2026, Ajak 34 Anak Yatim Bertualang Bersama Komunitas Motor

FIFGROUP Gaspol Tebar Kepedulian Jelang IMOS 2026, Ajak 34 Anak Yatim Bertualang Bersama Komunitas Motor

2 November 2026
5
Ekonomi Indonesia Dikepung Tekanan Global: The Fed Buka Peluang BI Naikkan Bunga, IHSG Ambruk 7,03%

Ekonomi Indonesia Dikepung Tekanan Global: The Fed Buka Peluang BI Naikkan Bunga, IHSG Ambruk 7,03%

2 November 2026
9

MOST VIEWED

  • Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    609 shares
    Share 244 Tweet 152
  • Dokter Phedy Memiliki Keahlian Menangani Berbagai Masalah Tulang Belakang

    412 shares
    Share 165 Tweet 103
  • Mengawali Tahun 2023, Sharp Luncurkan LED TV Aquos IIOTO Series Terbaru

    404 shares
    Share 162 Tweet 101
  • Dable Terbitkan ‘Digital Media Landscape 2021’, Termasuk TOP 30 Media di Indonesia

    375 shares
    Share 150 Tweet 94
  • Kementerian Agama Buka Seleksi Petugas Haji 2023, Syarat Utama Wajib Penguasaan IT

    371 shares
    Share 148 Tweet 93
MediaProfesi.id

MediaProfesi menyediakan berita aktual

CATEGORY

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Profil
  • Sosialita
  • Teknologi
  • Contact
  • Media Partner

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM

No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Sosialita

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM