MediaProfesi.id
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Jumat, 6 November 2026
No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Jumat, 6 November 2026
No Result
View All Result
MediaProfesi.id
No Result
View All Result
Home Nasional

Mewujudkan Ekosistem Ketenagakerjaan Inklusif bagi Tunanetra melalui Penerbitan “Direktori Pekerjaan Tunanetra Indonesia”

Syamhudi by Syamhudi
Kamis, 7 Mei 2026
in Nasional
Mewujudkan Ekosistem Ketenagakerjaan Inklusif bagi Tunanetra melalui Penerbitan “Direktori Pekerjaan Tunanetra Indonesia”
78
VIEWS

Jakarta, Mediaprofesi.id – Di tengah ambisi Indonesia mengoptimalkan bonus demografi menuju visi Indonesia Emas 2045, sektor ketenagakerjaan nasional masih menghadapi tantangan besar dalam hal inklusivitas. Data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2024 mencatat lebih dari 17,8 juta penyandang disabilitas di Indonesia, namun tingkat partisipasi kerja mereka baru mencapai 23,94 persen.

Kesenjangan ini semakin nyata merujuk pada Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), yang menunjukkan bahwa dari 4,2 juta penyandang disabilitas sensorik netra, hanya sekitar satu persen yang berhasil masuk ke sektor formal.

Menjawab tantangan tersebut, Yayasan Mitra Netra meluncurkan Direktori Pekerjaan Tunanetra Indonesia pada tanggal 11 Desember 2025 sebagai referensi strategis bagi masyarakat, pemangku kebijakan, dan penyedia lapangan kerja dalam membangun ekosistem kerja yang inklusif.

“Penerbitan Direktori Pekerjaan Tunanetra Indonesia merupakan langkah strategis dalam menyelaraskan potensi tenaga kerja dengan kebutuhan industri nasional. Besarnya peluang kontribusi talenta tunanetra perlu dioptimalkan, khususnya di sektor formal. Pencapaian visi Indonesia Emas 2045 sangat bergantung pada partisipasi produktif seluruh warga negara,” ujar Aria Indrawati, Kepala Bagian Tenaga Kerja Mitra Netra.

“Direktori ini diharapkan mampu mendorong kolaborasi lintas sektor dalam menciptakan budaya kerja yang inklusif disabilitas, sekaligus memastikan setiap individu, termasuk tunanetra, memiliki kesempatan sama untuk berkontribusi dalam pertumbuhan ekonomi nasional,” tambah Aria Indrawati.

Tantangan Akses Informasi dan Peran Teknologi

Rendahnya penyerapan tenaga kerja tunanetra sering kali berakar pada hambatan struktural, terutama ketidakpahaman penyedia lapangan kerja mengenai kemampuan, bidang pekerjaan dan metode bekerja karyawan tunanetra di lingkungan profesional. Untuk memitigasi hal ini, perusahaan perlu memahami perbedaan mendasar antara aksesibilitas dan akomodasi.

Aksesibilitas merujuk pada penyediaan kemudahan yang bersifat fisik dan digital, yakni pada aspek fisik seperti pemasangan jalur pemandu (guiding block) dan label huruf Braille, maupun aspek digital melalui pengembangan situs web dan aplikasi yang  dapat diakses dengan menggunakan aplikasi  pembaca layar.

Di ranah digital, hal ini dioptimalkan dengan teknologi asistif seperti perangkat lunak Non Visual Desktop Access (NVDA), yang memungkinkan tunanetra mengakses dokumen, mengelola basis data, hingga melakukan pemrograman secara mandiri dengan bantuan suara.

Namun, aksesibilitas saja tidak cukup tanpa dibarengi dengan Akomodasi yang layak. Berbeda dengan aksesibilitas yang bersifat umum, akomodasi adalah penyesuaian spesifik yang dipersonalisasi untuk memenuhi kebutuhan individu tertentu agar dapat menjalankan tugas dengan maksimal dan setara.

Sebagai contoh, di antaranya, mencakup fleksibilitas waktu penyelesaian tugas dengan tetap memperhitungkan aspek tenggat waktu yang harus dipenuhi, penyediaan materi rapat dalam format digital yang aksesibel sebelum pertemuan dimulai, hingga menerapkan mekanisme kerja tandom dengan rekan kerja yang lain untuk pekerjaan yang membutuhkan kemampuan visual.

Di sisi lain, perkembangan Artificial Intelligence (AI) menjadi akselerator inklusivitas yang sangat potensial. Fitur text-to-speech yang kian natural serta teknologi deskripsi gambar otomatis berbasis AI memungkinkan tunanetra mengakses informasi visual yang kompleks dengan lebih optimal. Integrasi antara teknologi asistif, kebijakan akomodasi yang diperlukan, dan inovasi AI ini pada akhirnya akan membuka peluang karier yang jauh lebih luas bagi tunanetra di berbagai sektor strategis.

Direktori Sebagai Katalisator Perubahan Perspektif

Dalam rangka memperingati 35 tahun dedikasinya, Mitra Netra menghadirkan direktori ini sebagai panduan praktis yang merangkum 36 profesi yang telah ditekuni secara sukses oleh individu tunanetra di Indonesia hingga tahun 2025.

Seluruh lapisan masyarakat serta pemangku kepentingan dapat mengakses dokumen lengkap tersebut guna menjadi referensi bersama melalui https://bit.ly/Direktori_Pekerjaan_Tunanetra_Indonesia atau dapat diakses melalui website Mitra Netra. Direktori ini memetakan kompetensi tunanetra ke dalam tujuh sektor strategis yang sangat relevan dengan kebutuhan industri modern:

  1. Teknologi: Quality Assurance (QA) Engineer, Software Developer/Programmer, Software Tester, Accessibility Specialist, IT Support, Data Analyst, Web Developer.
  2. Pengembangan Kebijakan: Analis Kebijakan Publik, Staf Advokasi, Peneliti Sosial, Konsultan Program Inklusi, Manajer Proyek Sosial.
  3. Administrasi: Staf Administrasi Umum, Sekretaris, Data Entry.
  4. Komunikasi: Public Relations, Copywriter, Contact Center Officer, Digital Customer Service, Jurnalis.
  5. Pendidikan: Guru, Dosen, Instruktur Pelatihan Kerja, Tutor Privat.
  6. Keuangan: Analis Keuangan, Staf Akuntansi, staf underwriting, Perencana Keuangan.
  7. Profesional Lainnya: Pengacara, Psikolog, konselor, Pekerja Sosial.

Kehadiran Direktori Pekerjaan Tunanetra Indonesia menjadi langkah konkret dalam membangun kepercayaan diri perusahaan untuk mengadopsi sistem rekrutmen inklusif. Dengan komitmen bersama terhadap nilai inklusivitas, talenta tunanetra Indonesia siap memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa.

Ekosistem kerja yang inklusif bukan hanya sebuah idealisme, melainkan fondasi penting bagi pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan berkeadilan.

Di masa mendatang, Mitra Netra berkomitmen untuk terus beradaptasi dengan dinamika pasar kerja, termasuk memanfaatkan peluang tak terbatas di era teknologi dan kecerdasan buatan (AI). Hal ini dilakukan agar penyandang tunanetra dapat terus memperluas kontribusi mereka di berbagai sektor pekerjaan secara berkelanjutan. * (Syam)

Post Views345 Views
Tags: Direktori Pekerjaan Tunanetra Indonesiatenaga kerja tunanetraYayasan Mitra Netra

Related Posts

35 Tahun Mitra Netra Mewujudkan Mimpi Penyandang Tunanetra pada Ekosistem Ketenagakerjaan Inklusif
Nasional

35 Tahun Mitra Netra Mewujudkan Mimpi Penyandang Tunanetra pada Ekosistem Ketenagakerjaan Inklusif

by Syamhudi
Kamis, 7 Mei 2026
91
Festival Matematika Untuk Tunanetra 2024 – Belajar matematika dengan gembira dan mudah
Sosialita

Festival Matematika Untuk Tunanetra 2024 – Belajar matematika dengan gembira dan mudah

by Wahyu
Sabtu, 21 Desember 2024
115

RECOMMENDED

Laba Astra Otoparts Melonjak 14,7% Jadi Rp1,8 Triliun, Ekspansi Ritel dan Komponen Mobil Listrik Digenjot

Laba Astra Otoparts Melonjak 14,7% Jadi Rp1,8 Triliun, Ekspansi Ritel dan Komponen Mobil Listrik Digenjot

5 November 2026
4
Daihatsu Tebar 70 Hadiah di DAIFEST 2026, Lima Rocky Hybrid Jadi Rebutan, Pembelian Mobil Berhadiah Mobil Lagi

Daihatsu Tebar 70 Hadiah di DAIFEST 2026, Lima Rocky Hybrid Jadi Rebutan, Pembelian Mobil Berhadiah Mobil Lagi

5 November 2026
10

MOST VIEWED

  • Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    610 shares
    Share 244 Tweet 153
  • Dokter Phedy Memiliki Keahlian Menangani Berbagai Masalah Tulang Belakang

    412 shares
    Share 165 Tweet 103
  • Mengawali Tahun 2023, Sharp Luncurkan LED TV Aquos IIOTO Series Terbaru

    405 shares
    Share 162 Tweet 101
  • Dable Terbitkan ‘Digital Media Landscape 2021’, Termasuk TOP 30 Media di Indonesia

    375 shares
    Share 150 Tweet 94
  • Kementerian Agama Buka Seleksi Petugas Haji 2023, Syarat Utama Wajib Penguasaan IT

    372 shares
    Share 149 Tweet 93
MediaProfesi.id

MediaProfesi menyediakan berita aktual

CATEGORY

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Profil
  • Sosialita
  • Teknologi
  • Contact
  • Media Partner

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM

No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Sosialita

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM