MediaProfesi.id
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Jumat, 19 Juni 2026
No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Jumat, 19 Juni 2026
No Result
View All Result
MediaProfesi.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Mirae Asset: Rupiah Mulai Menguat, Tapi BI Masih Gas Pol Naikkan Suku Bunga 5,75%

Wahyu by Wahyu
Kamis, 18 Juni 2026
in Ekonomi
Mirae Asset: Rupiah Mulai Menguat, Tapi BI Masih Gas Pol Naikkan Suku Bunga 5,75%
8
VIEWS

Jakarta, Mediaprofesi.id – Bank Indonesia (BI) kembali menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin menjadi 5,75%. Langkah ini dinilai sebagai sinyal kuat bahwa bank sentral masih memprioritaskan stabilitas nilai tukar rupiah di tengah tingginya ketidakpastian ekonomi global.

Menurut PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia, kenaikan tersebut merupakan yang ketiga secara beruntun dalam dua bulan terakhir. Dengan demikian, total kenaikan suku bunga sejak April 2026 telah mencapai 100 basis poin.

Fixed Income Analyst PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Jessica Tasijawa, mengatakan kebijakan tersebut masih berfokus pada upaya memperkuat rupiah sekaligus menjaga stabilitas eksternal Indonesia.

“Kenaikan suku bunga ini terutama bertujuan mendukung apresiasi rupiah dan menjaga stabilitas eksternal. Setelah sempat menembus level psikologis Rp18.000 per dolar AS, rupiah kini mulai menunjukkan pemulihan dan menguat ke sekitar Rp17.730 per dolar AS secara month to date,” ujar Jessica.

Tak hanya nilai tukar, BI juga mulai memberi perhatian lebih pada potensi tekanan inflasi. Indikasinya terlihat dari kenaikan Wholesale Price Index (WPI) yang mencapai 5,76% secara tahunan pada Mei 2026. Sementara itu, inflasi inti di luar komponen emas turut meningkat menjadi 1,63% dari 1,36% pada April 2026.

Mirae Asset menilai daya tarik pasar keuangan Indonesia juga semakin kuat berkat kenaikan imbal hasil instrumen investasi domestik. Hingga 18 Juni 2026, yield Surat Berharga Negara (SBN) tenor 10 tahun tercatat naik sekitar 92 basis poin sejak awal tahun menjadi 7%. Sementara yield SBN tenor dua tahun meningkat ke level 7,08%.

Kondisi tersebut turut mendorong masuknya aliran dana asing ke pasar keuangan Indonesia, seiring meningkatnya daya tarik aset berdenominasi rupiah.

Selain menaikkan suku bunga, BI juga memperkuat langkah stabilisasi rupiah melalui sejumlah instrumen tambahan. Di antaranya pemberian diskon biaya hedging swap bagi investor asing serta pembukaan kembali fasilitas lelang repo dengan berbagai tenor.

Menurut Jessica, langkah-langkah tersebut menunjukkan upaya BI untuk menjaga keseimbangan antara stabilitas nilai tukar, likuiditas pasar, dan daya tarik aset domestik.

Ia menambahkan, penurunan cadangan devisa sejak awal tahun menjadi salah satu alasan mengapa suku bunga diperkirakan akan semakin berperan penting dalam menjaga stabilitas eksternal.

“Karena itu, BI masih memiliki ruang untuk kembali menaikkan suku bunga apabila tekanan terhadap rupiah kembali muncul,” jelasnya.

Ke depan, pelaku pasar akan terus mencermati pergerakan rupiah, arah kebijakan moneter global, serta perkembangan inflasi dalam negeri. Selama ketidakpastian eksternal masih tinggi, stabilitas rupiah diperkirakan tetap menjadi fokus utama Bank Indonesia dalam menentukan arah kebijakan moneternya. * (Syam/Wah)

Post Views9 Views
Tags: BIDana AsingInvestorMirae AssetPasar SahamRupiahSuku Bungaus dolar

Related Posts

Setelah Tertekan, IHSG Menguat Lagi. Investor Masih Perlu Waspada?
Ekonomi

Setelah Tertekan, IHSG Menguat Lagi. Investor Masih Perlu Waspada?

by Pratama
Selasa, 16 Juni 2026
18
Mirae Asset Ungkap Faktor Utama IHSG Terjun Bebas dan Rupiah Melemah
Ekonomi

Mirae Asset Ungkap Faktor Utama IHSG Terjun Bebas dan Rupiah Melemah

by Syamhudi
Selasa, 9 Juni 2026
17

RECOMMENDED

Mirae Asset: Rupiah Mulai Menguat, Tapi BI Masih Gas Pol Naikkan Suku Bunga 5,75%

Mirae Asset: Rupiah Mulai Menguat, Tapi BI Masih Gas Pol Naikkan Suku Bunga 5,75%

18 Juni 2026
8
Era AI Murah Sudah Berakhir? Tantangan Baru Perusahaan Justru Dimulai Saat Skalanya

Era AI Murah Sudah Berakhir? Tantangan Baru Perusahaan Justru Dimulai Saat Skalanya

18 Juni 2026
8

MOST VIEWED

  • Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    576 shares
    Share 230 Tweet 144
  • Dokter Phedy Memiliki Keahlian Menangani Berbagai Masalah Tulang Belakang

    371 shares
    Share 148 Tweet 93
  • Mengawali Tahun 2023, Sharp Luncurkan LED TV Aquos IIOTO Series Terbaru

    366 shares
    Share 146 Tweet 92
  • Dable Terbitkan ‘Digital Media Landscape 2021’, Termasuk TOP 30 Media di Indonesia

    333 shares
    Share 133 Tweet 83
  • Kementerian Agama Buka Seleksi Petugas Haji 2023, Syarat Utama Wajib Penguasaan IT

    332 shares
    Share 133 Tweet 83
MediaProfesi.id

MediaProfesi menyediakan berita aktual

CATEGORY

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Profil
  • Sosialita
  • Teknologi

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM

No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Sosialita

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM