MediaProfesi.id
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Selasa, 20 Oktober 2026
No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Selasa, 20 Oktober 2026
No Result
View All Result
MediaProfesi.id
No Result
View All Result
Home Teknologi

Tak Lagi Sekadar Memberi Saran, Red Hat Bikin AI Bisa Bertindak di Lingkungan Enterprise

Pratama by Pratama
Kamis, 2 Juli 2026
in Teknologi
Tak Lagi Sekadar Memberi Saran, Red Hat Bikin AI Bisa Bertindak di Lingkungan Enterprise
37
VIEWS

Jakarta, Mediaprofesi.id – Red Hat memperkenalkan serangkaian inovasi terbaru pada Red Hat Ansible Automation Platform yang dirancang untuk membantu perusahaan mengoperasionalkan agen AI dalam skala besar.

Langkah ini menjadi upaya Red Hat menjembatani kesenjangan antara kemampuan analisis AI dan eksekusi operasional yang nyata di lingkungan IT perusahaan.

Di tengah meningkatnya adopsi kecerdasan buatan, banyak organisasi mulai bergerak dari tahap uji coba menuju implementasi produksi. Namun, tantangan terbesar bukan lagi menghasilkan insight dari AI, melainkan memastikan rekomendasi tersebut dapat diterjemahkan menjadi tindakan yang aman, terukur, dan sesuai tata kelola perusahaan.

Untuk menjawab kebutuhan tersebut, Red Hat menghadirkan Ansible Automation Platform 2.7 beserta automation orchestrator terbaru yang saat ini tersedia dalam tahap pratinjau teknologi. Solusi ini berfungsi sebagai lapisan eksekusi tepercaya yang menghubungkan kecerdasan AI dengan infrastruktur IT yang sudah digunakan perusahaan.

Melalui pembaruan tersebut, Red Hat memungkinkan tim IT mengelola alur kerja berbasis AI yang lebih kompleks dengan tetap mempertahankan pengawasan manusia dan kontrol operasional yang ketat.

Sejumlah kemampuan baru yang diperkenalkan antara lain AI yang lebih sadar konteks melalui fitur bring-your-own-knowledge, sehingga model AI dapat memanfaatkan pengetahuan dan data spesifik milik organisasi. Selain itu, Red Hat juga menghadirkan server Model Context Protocol (MCP) yang memungkinkan berbagai tools AI terhubung dengan sistem otomatisasi tanpa memerlukan integrasi yang rumit.

Bagi perusahaan yang mengembangkan AIOps, Red Hat menyediakan panduan implementasi untuk berbagai mitra ekosistem seperti IBM Instana, ServiceNow, dan Splunk guna mempercepat penerapan otomatisasi berbasis AI. Platform ini juga dilengkapi dashboard yang memungkinkan perusahaan memantau kinerja serta mengukur return on investment (ROI) dari berbagai inisiatif otomatisasi.

Inovasi lainnya adalah hadirnya orkestrasi multi-mode yang menggabungkan otomatisasi deterministik, event-driven automation, dan AI dalam satu alur kerja terpadu. Pendekatan ini memungkinkan perusahaan menentukan kapan AI digunakan untuk melakukan penalaran dan kapan proses otomatis yang telah teruji dijalankan untuk mengeksekusi tugas tertentu.

Menurut Vice President and General Manager Ansible Red Hat, Sathish Balakrishnan, AI berpotensi mengubah skala dan kecepatan operasional IT secara drastis. Karena itu, organisasi membutuhkan fondasi otomatisasi yang mampu mengubah kecerdasan AI menjadi tindakan yang dapat dipercaya.

“Ansible Automation Platform berfungsi sebagai control plane untuk otomatisasi multi-langkah berbasis peristiwa dan AI. Kami membantu pelanggan memadukan penalaran AI dengan otomatisasi deterministik yang telah teruji sehingga inovasi dapat berjalan tanpa mengorbankan efisiensi maupun kontrol biaya,” ujarnya.

Prospek penggunaan AI agent di lingkungan enterprise diperkirakan akan terus meningkat. IDC memproyeksikan bahwa pada 2027 sekitar 85% organisasi Global 500 akan menerapkan AI agentic untuk operasional cloud IT yang mampu memantau, menganalisis, dan memulihkan gangguan secara otomatis dengan keterlibatan manusia yang semakin minim.

Research Vice President IDC, Jevin Jensen, menilai tantangan utama perusahaan saat ini bukan lagi membangun proyek percontohan AI, melainkan mengubahnya menjadi sistem produksi yang aman dan efisien. Menurutnya, orkestrator otomatisasi menjadi komponen penting yang memungkinkan agen AI berinteraksi dengan infrastruktur perusahaan melalui alur kerja yang terkelola dengan baik.

Dengan pembaruan ini, Red Hat ingin menempatkan Ansible Automation Platform sebagai fondasi utama bagi perusahaan yang ingin mengadopsi AI secara lebih luas, tanpa harus membangun ulang sistem yang sudah dimiliki.

Organisasi dapat memanfaatkan playbook otomatisasi yang telah ada sebagai dasar tata kelola, sementara agen AI berperan membantu menganalisis masalah, memberikan rekomendasi, hingga mendukung pengambilan keputusan operasional secara lebih cepat. * (Syam/Pra)

Post Views150 Views
Tags: Agen AIAnsible Automation Platform 2.7Red Hat

Related Posts

Gawat! IBM dan Red Hat Bongkar 400 Celah Keamanan Tersembunyi, AI Agent Bisa Bikin Serangan Makin Brutal!
Teknologi

Gawat! IBM dan Red Hat Bongkar 400 Celah Keamanan Tersembunyi, AI Agent Bisa Bikin Serangan Makin Brutal!

by Syamhudi
Sabtu, 10 Oktober 2026
37
Red Hat Gaspol Bawa Agentic AI dari Laptop Developer ke Produksi Hybrid Cloud
Teknologi

Red Hat Gaspol Bawa Agentic AI dari Laptop Developer ke Produksi Hybrid Cloud

by Wahyu
Rabu, 30 September 2026
29

RECOMMENDED

JETOUR T2 i-DM Gempur Pasar SUV Medan: Tenaga 360 PS, Jarak Tempuh Tembus 1.200 Km, Harga Rp700 Juta

JETOUR T2 i-DM Gempur Pasar SUV Medan: Tenaga 360 PS, Jarak Tempuh Tembus 1.200 Km, Harga Rp700 Juta

20 Oktober 2026
4
IHSG Dihantam Badai MSCI, Saham Consumer Rontok hingga 46,6%, Mirae Asset Bongkar Peluang

IHSG Dihantam Badai MSCI, Saham Consumer Rontok hingga 46,6%, Mirae Asset Bongkar Peluang

20 Oktober 2026
9

MOST VIEWED

  • Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    608 shares
    Share 243 Tweet 152
  • Dokter Phedy Memiliki Keahlian Menangani Berbagai Masalah Tulang Belakang

    410 shares
    Share 164 Tweet 103
  • Mengawali Tahun 2023, Sharp Luncurkan LED TV Aquos IIOTO Series Terbaru

    403 shares
    Share 161 Tweet 101
  • Dable Terbitkan ‘Digital Media Landscape 2021’, Termasuk TOP 30 Media di Indonesia

    373 shares
    Share 149 Tweet 93
  • Kementerian Agama Buka Seleksi Petugas Haji 2023, Syarat Utama Wajib Penguasaan IT

    370 shares
    Share 148 Tweet 93
MediaProfesi.id

MediaProfesi menyediakan berita aktual

CATEGORY

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Profil
  • Sosialita
  • Teknologi
  • Contact
  • Media Partner

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM

No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Sosialita

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM