MediaProfesi.id
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Rabu, 16 September 2026
No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Rabu, 16 September 2026
No Result
View All Result
MediaProfesi.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

75 Ribu Pelaku Industri Berkumpul di IEE Series 2026, Bisnis Energi dan Engineering Makin Terkoneksi

Syamhudi by Syamhudi
Rabu, 16 September 2026
in Ekonomi
75 Ribu Pelaku Industri Berkumpul di IEE Series 2026, Bisnis Energi dan Engineering Makin Terkoneksi

default

2
VIEWS

Jakarta, Mediaprofesi.id – Lebih dari 75.000 pelaku industri datang, 2.100 lebih perusahaan dari 38 negara dan kawasan ambil bagian, sementara area pameran membentang lebih dari 108.000 meter persegi. Skala tersebut menjadi gambaran besarnya ekosistem bisnis yang berhasil dihimpun Indonesia Energy & Engineering (IEE) Series sepanjang 2026.

Rangkaian yang digelar di Balikpapan, Surabaya, dan Jakarta itu resmi ditutup melalui IEE Series–Engineering Week 2026 pada 9–12 September di JIExpo Kemayoran, Jakarta.

Namun, bagi Pamerindo Indonesia, angka tersebut bukan sekadar statistik pameran. Konektivitas antara perusahaan, pemerintah, asosiasi, penyedia teknologi hingga pengguna industri menjadi bagian penting dalam membuka peluang bisnis, pertukaran pengetahuan, dan kolaborasi lintas sektor.

Rangkaian IEE Series 2026 dimulai di Balikpapan pada Juni. Lebih dari 4.700 pelaku industri pertambangan, konstruksi, serta minyak dan gas bertemu dengan lebih dari 200 merek dari 10 negara.

Penyelenggaraan di Balikpapan juga membuka ruang bagi peserta untuk melihat langsung peluang pengembangan kawasan, termasuk konektivitas industri dengan kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Momentum berikutnya berlangsung di Surabaya pada Juli melalui Indonesia Energy Week yang digelar bersama Manufacturing Surabaya dan Growtech Indonesia. Lebih dari 200 eksibitor dari 17 negara bertemu dengan lebih dari 9.700 pengunjung profesional selama empat hari.

Sementara di Jakarta, skala penyelenggaraan meningkat signifikan. Dalam dua pekan, IEE Series mempertemukan lebih dari 2.100 perusahaan, 75.000+ trade attendees, 279 thought leaders, serta 61 asosiasi dan mitra industri.

“Bagi kami, sustainability dalam industri tidak hanya berbicara tentang bagaimana teknologi dan proses menjadi lebih efisien, tetapi juga bagaimana ekosistem industri dapat terus terhubung dan berkembang,” ujar Hanung Hanindito, Deputy Event Director Pamerindo Indonesia.

Dari Teknologi hingga Peluang Bisnis

Besarnya ekosistem yang dihimpun IEE Series juga memperlihatkan semakin eratnya hubungan antarsektor industri.

Kebutuhan energi berkaitan dengan pembangunan infrastruktur. Infrastruktur membutuhkan engineering dan manufaktur, sementara seluruh rantai tersebut membutuhkan teknologi, sumber daya manusia, dan investasi.

Karena itu, konsep sustainability yang diusung melalui tema “Sustainability for Industrial Transformation” tidak hanya diterapkan pada teknologi, tetapi juga pada praktik bisnis dan operasional di area pameran.

Program Better-Stands menjadi salah satu contohnya. Pamerindo memberikan apresiasi kepada peserta yang menerapkan prinsip keberlanjutan dalam pembangunan booth.

Pada Engineering Week 2026, penghargaan diberikan kepada Daimler Commercial Vehicles Indonesia (DCVI), Urip Gumulya, dan Hamure.

Urip Gumulya menggunakan teknologi digital untuk mengurangi material sekali pakai. Hamure menghadirkan rumah modular yang dapat dibongkar dan digunakan kembali setelah pameran.

Sementara DCVI mengombinasikan penggunaan kembali material booth dengan pesan sustainability melalui Mercedes-Benz Truck “Bagong”, kendaraan yang telah digunakan di Indonesia sejak era 1970–1980-an dan masih beroperasi hingga kini.

“Bagi kami, sustainability juga dapat diwujudkan melalui reuse, durability, dan pemanfaatan produk dalam jangka panjang,” ujar Faustina, Head of Sales, Product and Marketing DCVI.

Investasi Talenta Jadi Bagian Ekosistem

Menariknya, agenda IEE Series tidak berhenti pada transaksi dan koneksi bisnis. Pengembangan talenta juga ditempatkan sebagai bagian dari keberlanjutan industri.

Melalui program Connecting the Disconnected, sebanyak 1.439 pelajar dan mahasiswa dari 22 institusi pendidikan mendapat kesempatan berinteraksi langsung dengan pelaku industri energi dan engineering.

Pamerindo juga membawa semangat tersebut ke ranah sosial melalui IEE Run for Charity 2026. Fun run 5K yang digelar pada 12 September itu diikuti 500 peserta dan turut mendukung program beasiswa mahasiswa di bidang energi dan engineering.

“Hasil yang dikumpulkan akan mendukung tiga institusi pendidikan, yaitu Universitas Teknologi Sumbawa, Institut Teknologi Kalimantan, dan Institut Teknologi Sumatera,” ujar Lia Indriasari, Country General Manager Pamerindo Indonesia.

Setelah Pameran, Apa Berikutnya?

Berakhirnya Engineering Week menutup perjalanan IEE Series 2026. Namun, bagi Pamerindo, nilai ekonomi dari sebuah platform industri justru diharapkan terus berjalan setelah pintu pameran ditutup.

Koneksi yang terbentuk dapat berkembang menjadi kerja sama bisnis, adopsi teknologi, pertukaran pengetahuan, pengembangan talenta hingga inisiatif sosial.

“IEE Series bukan sebagai rangkaian pameran yang selesai ketika acara berakhir, tetapi sebagai platform yang terus membangun koneksi antara industri, teknologi, pengetahuan, dan manusia,” kata Hanung.

Dengan berakhirnya rangkaian 2026, perhatian kini beralih ke agenda berikutnya. IEE Series akan kembali pada 2027 dengan agenda yang dijanjikan lebih luas dan inovatif, membawa kembali pelaku industri nasional dan global ke dalam satu ekosistem.

Bagi sektor energi dan engineering, konektivitas tersebut menjadi semakin penting ketika kebutuhan terhadap efisiensi, teknologi, investasi, dan sumber daya manusia terus berkembang secara bersamaan. * (Syam)

Post Views3 Views
Tags: IEE Series 2026IEE Series Engineering Week 2026Pameran EnergiPameran Mining

Related Posts

Sustainability Masuk Tambang: Efisiensi Biaya Kini Jadi Senjata Baru Industri Alat Berat
Ekonomi

Sustainability Masuk Tambang: Efisiensi Biaya Kini Jadi Senjata Baru Industri Alat Berat

by Wahyu
Kamis, 10 September 2026
23
Truk China Mulai Bidik Tambang Indonesia, Mercedes-Benz Siapkan Senjata Baru
Ekonomi

Truk China Mulai Bidik Tambang Indonesia, Mercedes-Benz Siapkan Senjata Baru

by Syamhudi
Kamis, 10 September 2026
18

RECOMMENDED

75 Ribu Pelaku Industri Berkumpul di IEE Series 2026, Bisnis Energi dan Engineering Makin Terkoneksi

75 Ribu Pelaku Industri Berkumpul di IEE Series 2026, Bisnis Energi dan Engineering Makin Terkoneksi

16 September 2026
2
Bukan Sekadar Event Kampus, Ini Sosok di Balik Sukses InTechSEA 2026 di Jakarta

Bukan Sekadar Event Kampus, Ini Sosok di Balik Sukses InTechSEA 2026 di Jakarta

16 September 2026
11

MOST VIEWED

  • Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    599 shares
    Share 240 Tweet 150
  • Dokter Phedy Memiliki Keahlian Menangani Berbagai Masalah Tulang Belakang

    400 shares
    Share 160 Tweet 100
  • Mengawali Tahun 2023, Sharp Luncurkan LED TV Aquos IIOTO Series Terbaru

    392 shares
    Share 157 Tweet 98
  • Dable Terbitkan ‘Digital Media Landscape 2021’, Termasuk TOP 30 Media di Indonesia

    362 shares
    Share 145 Tweet 91
  • Kementerian Agama Buka Seleksi Petugas Haji 2023, Syarat Utama Wajib Penguasaan IT

    360 shares
    Share 144 Tweet 90
MediaProfesi.id

MediaProfesi menyediakan berita aktual

CATEGORY

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Profil
  • Sosialita
  • Teknologi
  • Contact
  • Media Partner

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM

No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Sosialita

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM