MediaProfesi.id
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Sabtu, 27 Juni 2026
No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Sabtu, 27 Juni 2026
No Result
View All Result
MediaProfesi.id
No Result
View All Result
Home Nasional

Olahraga dan Saraf Terjepit

Syamhudi by Syamhudi
Jumat, 16 April 2021
in Nasional
Olahraga dan Saraf Terjepit
167
VIEWS

Jakarta, Media-profesi.com – Dokter Spesialis Bedah Orthopedi dan Traumatologi, Konsultan Tulang Punggung Eka Hospital BSD, dr. Harmantya Mahadhipta, Sp.OT (K) Spine menjelaskan bahwa saraf terjepit atau HNP (Hernia Nucleus Pulposus) adalah kondisi dimana terjadi penekanan pada saraf.

Saraf kejepit bisa terjadi di area pinggang (Lumbal) dan leher (Cervical). Banyak masyarakat yang salah mengartikan saraf kejepit.

Seseorang dikatakan saraf kejepit apabila merasakan gejala salah satu dari tiga komponen di bawah ini, seperti:

  1. Komponen sensorik (rasa), misalnya kesemutan, baal yang terasa di tangan atau kaki.
  2. Komponen motorik (gerakan), misalnya jika sudah mendapati kelemahan anggota gerak.
  3. Komponen otonom, misalnya gangguan buang air kecil, dan buang air besar.

Beragam faktor menjadi penyebab terjadinya saraf kejepit. Faktor genetik dan usia memang tidak bisa dihindari dalam kasus ini. Contohnya saja pada usia produktif (25-40 tahun) dimana banyak sekali keluhan di daerah pinggang.

Saat ini nyeri di bagian pinggang tidak hanya dialami oleh orang lanjut usia, tapi juga pekerja muda yang sering menghabiskan waktunya dengan duduk di depan komputer selama berjam-jam.

Oleh karena itu penting untuk selalu melakukan peregangan ringan saat di kantor, disarankan setiap 30 hingga 40 menit kita harus berdiri.

Kemudian pada usia di atas 40 tahun juga tak dipungkiri dengan keluhan tulang keropos dan pengapuran sendi serta osteoporosis dan lainnya. Namun ada faktor risiko yang bisa kita rubah, yaitu yang berkaitan dengan aktivitas. Misalnya dengan melakukan olahraga low impact, contohnya jalan cepat, berenang, golf, senam.

Dijelaskan oleh dr. Harmantya, kebiasaan merokok menjadi salah satu faktor risiko pada saraf kejepit. Merokok sangat berperan terhadap kerusakan bantalan sendi, karena rokok mengandung nikotin dan karbonmonoksida, keduanya berkumpul di jaringan bantalan sendi.

Seperti diketahui bantalan sendi tidak memiliki pembuluh darah, dan bergantung besar pada nutrisi yang masuk. Jika terhalang nikotin, tidak ada asupan gizi yang masuk.

Pada kasus saraf kejepit ringan, 80% memang bisa sembuh dengan bedrest ataupun hanya dengan melakukan fisioterapi. Namun, jangan anggap remeh jika timbul gejala- gejala diatas, apalagi jika gejala sudah dirasakan selama lebih dari dua bulan. Segera periksakan diri ke dokter spesialis agar bisa dilakukan pemeriksaan penunjang untuk kasus saraf kejepit. * (Syam)

Post Views78 Views
Tags: Eka HospitalOlah RagaSarafSinar Mas

Related Posts

Satelit Nusantara Lima, Langkah Besar Indonesia Menyatukan Negeri Lewat Internet
Teknologi

Satelit Nusantara Lima, Langkah Besar Indonesia Menyatukan Negeri Lewat Internet

by Pratama
Jumat, 15 Mei 2026
20
Gatam Institute Eka Hospital Catatkan 100 Operasi Pergantian Lutut dengan Teknologi Robot Advance Total Knee Replacement
Gaya Hidup

Gatam Institute Eka Hospital Catatkan 100 Operasi Pergantian Lutut dengan Teknologi Robot Advance Total Knee Replacement

by Wahyu
Jumat, 19 Desember 2025
20

RECOMMENDED

Literasi Keuangan Masih Rendah di Sejumlah Kelompok, Ini Langkah Nyata Asuransi Astra

Literasi Keuangan Masih Rendah di Sejumlah Kelompok, Ini Langkah Nyata Asuransi Astra

26 Juni 2026
15
Banyak yang Belum Tahu, Faktor Ini Bisa Menentukan Kredit Motor Anda Disetujui atau Ditolak

Banyak yang Belum Tahu, Faktor Ini Bisa Menentukan Kredit Motor Anda Disetujui atau Ditolak

26 Juni 2026
14

MOST VIEWED

  • Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    577 shares
    Share 231 Tweet 144
  • Dokter Phedy Memiliki Keahlian Menangani Berbagai Masalah Tulang Belakang

    375 shares
    Share 150 Tweet 94
  • Mengawali Tahun 2023, Sharp Luncurkan LED TV Aquos IIOTO Series Terbaru

    369 shares
    Share 148 Tweet 92
  • Dable Terbitkan ‘Digital Media Landscape 2021’, Termasuk TOP 30 Media di Indonesia

    337 shares
    Share 135 Tweet 84
  • Kementerian Agama Buka Seleksi Petugas Haji 2023, Syarat Utama Wajib Penguasaan IT

    335 shares
    Share 134 Tweet 84
MediaProfesi.id

MediaProfesi menyediakan berita aktual

CATEGORY

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Profil
  • Sosialita
  • Teknologi

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM

No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Sosialita

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM