Jakarta, Mediaprofesi.id – Transformasi digital Indonesia kembali melangkah maju. Melalui peresmian operasional Satelit Nusantara Lima (N5) di Jakarta, Sinar Mas menegaskan komitmennya menghadirkan konektivitas internet yang lebih merata hingga ke pelosok negeri.
Bukan sekadar proyek teknologi, kehadiran satelit ini menjadi simbol harapan baru bagi masyarakat di daerah terdepan, terpencil, dan tertinggal agar dapat menikmati akses digital yang sama dengan masyarakat di kota besar.
Managing Director Sinar Mas, Ferry Salman, mengatakan bahwa langkah berikutnya setelah Satelit N5 resmi mengantongi izin operasi adalah mempercepat konektivitas masyarakat di seluruh penjuru Indonesia.
Menurutnya, internet kini bukan lagi kebutuhan tambahan, melainkan fondasi penting untuk meningkatkan kualitas hidup. Mulai dari memperkuat layanan publik, menggerakkan ekonomi daerah, membuka ruang inovasi, hingga memperluas akses pendidikan melalui koneksi internet yang andal.
“Kami percaya, dengan semangat kebersamaan dan inovasi yang telah membawa satelit ini mengorbit, Indonesia mampu menghadirkan konektivitas yang lebih merata,” ujarnya.
Peresmian Satelit Nusantara Lima turut dihadiri Meutya Hafid, Stella Christie, Dudung Abdurachman, serta Direktur Utama PT Pasifik Satelit Nusantara, Adi Rahman Adiwoso.
Bagi Sinar Mas, konektivitas bukan sekadar urusan bisnis. Ada misi sosial yang lebih besar di balik investasi ini: memastikan masyarakat di daerah terpencil memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang di era digital.
Satelit N5 juga menjadi penanda semakin kuatnya kemandirian Indonesia dalam sektor teknologi dan transformasi digital. Kehadirannya diharapkan mampu membuka peluang kolaborasi regional, mempercepat pertumbuhan ekonomi digital, serta menghadirkan inovasi yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat luas.
Di tengah dunia yang bergerak serba cepat, internet kini bukan lagi privilege bagi sebagian orang. Konektivitas adalah hak setiap warga negara — dan Satelit Nusantara Lima hadir sebagai jembatan untuk mewujudkannya. * (Syam/Pra)





