MediaProfesi.id
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Senin, 12 Oktober 2026
No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Senin, 12 Oktober 2026
No Result
View All Result
MediaProfesi.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Di Masa Pandemi Justru Volume Transaksi JFX Semakin Bersinar Melebihi 4 Juta Lot

Wahyu by Wahyu
Kamis, 8 Juli 2021
in Ekonomi
Di Masa Pandemi Justru Volume Transaksi  JFX Semakin Bersinar Melebihi 4 Juta Lot
17
VIEWS

Jakarta, Media-profesi.com – Ditengah gejolak pandemi yang terus meningkat dan PPKM Darurat yang diterapkan di Pulau Jawa dan Bali awal bulan ini, Jakarta Futures Exchange (JFX) berhasil membukukan total volume transaksi 4 juta lot di akhir semester pertama tahun 2021 ini.

Sampai akhir Juni 2021, total transaksi tercatat sebesar 4.001.305 Lot. Pencapaian ini merupakan bukti bahwa  manfaat dari literasi, edukasi, dan sosialisasi yang dilakukan JFX masih sangat dibutuhkan, dimana minat masyarakat untuk melakukan investasi ditengah masa pandemi justru meningkat.

Stephanus Paulus Lumintang, Direktur Utama JFX mengatakan, pencapaian JFX pada semester pertama tahun 2021 ini masih dalam trend yang positif.

Menurut Paulus, dibalik  pencapaian ini, tidak lepas dari peran pialang dan pedagang dan dukungan kebijakan dari Bappebti serta sinergitas antara JFX dan KBI juga sangat berperan aktif dalam melakukan edukasi dan sosialisasi ke stakeholders, pialang, investor/ para pelaku pasar yang semakin dewasa dalam berinvestasi, dunia kampus, dan masyarakat umum sehingga pencapaian ini dapat terwujud dan merupakan andil yang besar yang tidak dapat dipisahkan dalam peningkatan volume transaksi pada tahun 2021.

Total transaksi Multilateral hingga bulan Juni (30/06) 798.228 lot. Pada beberapa produk Multilateral menunjukan kenaikan yang  signifikan dibandingkan tahun 2020 periode yang sama, contohnya pada produk kontrak Kakao 32.610 lot, mengalami kenaikan 53% dibandingkan tahun 2020 yaitu sebesar 15.313 lot.

Dilanjutkan dengan produk kontrak Kopi dengan total volume transaksi 348.352 lot mengalami kenaikan sebesar 23% Jika dibandingkan tahun 2020 sebesar 268.686 lot.

Total transaksi Bilateral sebesar 3,2 juta Lot,  didominasi oleh emas, yaitu kontrak Loco London yang mencatat transaksi sebesar 2.640.502,60 Lot, kontrak Forex sebesar 225.457,1 Lot, kontrak Indeks sebesar 300.919,9 Lot, kontrak berbasis energi sebesar 34.157,4 Lot, dan kontrak berbasis precious metal sebesar 2.035,3 Lot.

Pencapaian ini juga turut dipengaruhi karena adanya volatilitas harga komoditas di pasar global, khususnya gejolak harga emas yang masih mendominasi pencapaian JFX hingga saat ini.

Memasuki tahun 2021, JFX sebagai Self Regulatory Organization (SRO),  menetapkan tahun 2021 sebagai tahun “Perubahan dan Pengembangan”.

Pengembangan dan perbaikan akan dilakukan di semua lini organisasi, terutama di bidang sumber daya manusia (struktur organisasi dan etos kerja). Hal ini dilakukan demi efisiensi dan peningkatan produktivitas, serta menjadikan sumber daya yang siap berkiprah di era globalisasi.

Melalui perbaikan yang dilakukan baik secara internal maupun antar-lembaga, diharapkan perubahan ini berdampak positif bagi industri dan perusahaan baik dalam hal industrial positioning maupun dalam hal financial result.

Selain perubahan dan pengembangan yang terus diterapkan, JFX tetap berupaya untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi anggota bursa, mitra kerja, terutama bagi para investor dan calon investor.

Terutama dalam masa pandemi ini, meskipun adanya penerapan pelayanan terbatas, namun tidak mengurangi semangat JFX untuk tetap memberikan yang terbaik dengan meengikuti protokol kesehatan. * (Syam/Wah)

Post Views108 Views
Tags: BappebtiBBJEmasJFXSaham

Related Posts

Emas Bisa Jadi Cuan atau Cuma Tren? ACC Buka Strategi Memilikinya Tanpa Beban Berat
Ekonomi

Emas Bisa Jadi Cuan atau Cuma Tren? ACC Buka Strategi Memilikinya Tanpa Beban Berat

by Syamhudi
Selasa, 15 September 2026
19
Mirae Asset: RAPBN 2027 Jadi Penentu, Pasar Saham Mulai Bangkit
Ekonomi

Mirae Asset: RAPBN 2027 Jadi Penentu, Pasar Saham Mulai Bangkit

by Wahyu
Jumat, 21 Agustus 2026
29

RECOMMENDED

Pertamina Gaspol Bawa Ratusan Bikers ke MotoGP Mandalika! Tempuh 1.400 Km, Intip Kilang hingga Pabrik Pelumas

Pertamina Gaspol Bawa Ratusan Bikers ke MotoGP Mandalika! Tempuh 1.400 Km, Intip Kilang hingga Pabrik Pelumas

11 Oktober 2026
15
Cedera Mengintai Penggemar Olahraga! Physiorehab Buka Klinik ke-13, Bidik Pasar Rehabilitasi di Jakarta Barat

Cedera Mengintai Penggemar Olahraga! Physiorehab Buka Klinik ke-13, Bidik Pasar Rehabilitasi di Jakarta Barat

11 Oktober 2026
12

MOST VIEWED

  • Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    606 shares
    Share 242 Tweet 152
  • Dokter Phedy Memiliki Keahlian Menangani Berbagai Masalah Tulang Belakang

    407 shares
    Share 163 Tweet 102
  • Mengawali Tahun 2023, Sharp Luncurkan LED TV Aquos IIOTO Series Terbaru

    400 shares
    Share 160 Tweet 100
  • Dable Terbitkan ‘Digital Media Landscape 2021’, Termasuk TOP 30 Media di Indonesia

    370 shares
    Share 148 Tweet 93
  • Kementerian Agama Buka Seleksi Petugas Haji 2023, Syarat Utama Wajib Penguasaan IT

    368 shares
    Share 147 Tweet 92
MediaProfesi.id

MediaProfesi menyediakan berita aktual

CATEGORY

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Profil
  • Sosialita
  • Teknologi
  • Contact
  • Media Partner

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM

No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Sosialita

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM