MediaProfesi.id
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Selasa, 20 Januari 2026
No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Selasa, 20 Januari 2026
No Result
View All Result
MediaProfesi.id
No Result
View All Result
Home Nasional

Mengenal Virus Covid-19 Varian Delta

Wahyu by Wahyu
Kamis, 15 Juli 2021
in Nasional
Mengenal Virus Covid-19 Varian Delta
86
VIEWS

Jakarta, Media-profesi.com – Tren kasus Covid-19 di Indonesia terus meningkat sejak akhir Bulan Mei 2020. Tidak hanya itu, saat ini Covid-19 disertai munculnya virus corona varian Delta. Virus corona varian Delta memiliki nama kode B.1.617.2 dan pertama kali terdeteksi di India pada akhir 2020.

Penelitian menunjukan bahwa varian delta dikaitkan dengan risiko penularan yang diperkirakan 60% lebih tinggi daripada varian alfa, yang sudah jauh lebih menular daripada versi asli virus. Jumlah kasus rawat inap pun meningkat akibat varian ini, tak terkecuali di Indonesia. Sebagian orang mungkin masih asing dengan Delta Covid-19. Apakah gejalanya sama dengan virus varian pertama? Simak penjelasan dr. Indra Yovi, SpP (K)- Dokter Spesialis Paru & Pernapasan Eka Hospital Pekanbaru.

Varian Delta: Ancaman Baru

 Varian delta merupakan perkembangan lebih lanjut dari mutasi SARS CoV-2. Varian ini lebih banyak ditemukan pada dewasa muda. Transmisi varian delta 60% lebih tinggi dari varian alfa. Varian delta menghasilkan penyakit lebih berat. Diketahui efektivitas vaksin terhadap varian delta ini lebih rendah dalam mencegah Covid-19 bergejala. Satu dosis vaksin AZ atau prizer hanya 33 efektif tehadap delta (50% terhadap alfa), sedangkan 2 dosis vaksin AZ 60% efektif terhadap delta.

Bagaimana cara virus varian delta menular?

Virus bisa menular dengan beberapa cara, antara lain:

  • Transmisi droplet, sangat ditekankan dalam penggunaan masker.
  • Transmisi udara (aerosol), sangat disarankan untuk melakukan kegiatan seperti rapat di dalam ruangan terbuka dan tetap menggunakan masker.
  • Transmisi fomit, sangat ditekankan untuk pentingnya melakukan cuci tangan.

Apa saja gejalanya?

Gejala Covid-19 varian delta sangat bervariasi mulai dari gejala yang ringan hingga yang kritis.

  1. Gejala ringan berupa demam, batuk, nyeri tenggorokan, anoreksia, dan sakit kepala.
  2. Gejala sedang, meliputi gejala pneumonia (demam, batuk, sesak nafas, nafas cepat).
  3. Gejala berat seperti demam ditambah salah satu dari frekuensi nafas >30x/menit, distres pernafasan, saturasi oksigen 93% tanpa bantuan oksigen.

Kapan harus memeriksakan diri untuk PCR?

Swab PCR menjadi cara untuk mengetahui kondisi kesehatan terkait Covid-19. Lalu, kapan waktu yang tepat untuk melakukan tes Covid-19 ini?

  1. Setelah kontak erat dengan pasien Covid-19 Dikatakan kontak erat apabila bertatap muka dengan pasien Covid-19 atau gejala kemungkinan Covid-19 dalam radius 1 meter selama 15 menit atau lebih. Kemudian bersentuhan fisik dengan pasien Covid-19 atau gejala kemungkinan Covid-19. Serta perawatan pasien atau gejala kemungkinan Covid-19 tanpa menggunakan APD standar.
  2. Saat timbul gejala Jika timbul gejala Covid-19 sebaiknya segera lakukan PCR.

Mengapa Harus Isolasi Mandiri?

Tujuan isolasi mandiri adalah untuk memutuskan mata rantai penularan Covid-19. Jika tidak dilakukan isolasi mandiri maka jika seorang terkonfirmasi positif Covid -19 dan tetap melakukan aktivitas, maka dia akan menularkan virus tersebut kepada rekan kerja, teman, keluarga serta orang lain di lingkungan sekitar.

Isolasi mandiri bisa dilakukan jika PCR positif dan tanpa gejala (sesak). Namun jika memiliki gejala sesak napas lebih dari 24 kali dalam satu menit dan saturasi oksigen < 94 persen harus dirujuk ke Rumah Sakit.

Berapa lama waktu Isolasi Mandiri?

Lamanya waktu isolasi mandiri diklasifikasikan menjadi 4, sebagai berikut:

  1. Tanpa gejala: 10 hari sejak pengambilan test Covid-19.
  2. Gejala ringan: 10 hari ditambah 3 hari bebas gejala apapun.
  3. Gejala sedang: 10 hari sejak timbul gejala ditambah 3 hari bebas gejala.
  4. Gejala berat: 1x PCR negatif ditambah 3 hari bebas gejala. Pemantauan lanjutan isolasi mandiri 7 hari.

Jangan lupa tetap kontrol ke fasilitas kesehatan tingkat pertama (puskesmas atau klinik setelah selesai isolasi). Untuk pemeriksaan PCR di akhir isolasi mandiri tidak perlu dilakukan. Pada saat melakukan isolasi mandiri, lakukanlah aktivitas harian seperti di bawah ini:

  1. Buka jendela kamar untuk cahaya matahari masuk dan sirkulasi udara.
  2. Berjemur matahari 10-15 menit antara jam 07.00 -07.15.
  3. Memakai masker saat bertemu keluarga atau orang lain di rumah.
  4. Rutin cuci tangan dengan air mengalir atau hand sanitizer.
  5. Olahraga rutin 3-5 kali seminggu.
  6. Makan bergizi seimbang 3 kali sehari secara terpisah dengan keluarga.
  7. Pisahkan cucian kotor dengan pakaian kotor keluarga lainnya.
  8. Bersihkan kamar setiap hari, gunakan APD (minimal masker).
  9. Cuci alat makan sendiri setelah selesai digunakan.
  10. Periksa suhu tubuh dan saturasi oksigen setiap pagi dan malam.
  11. Tidur di kamar pribadi yang terpisah dengan anggota keluarga lain.

Apa saja vitamin yang dibutuhkan?

Menjaga daya tahan tubuh sangat penting bagi tubuh mencegah berbagai penyakit, terutama di masa pandemi Covid-19. Mengonsumsi makanan kaya vitamin dan mineral dapat membantu kita untuk tetap sehat melawan virus dan bakteri pembawa penyakit. Berikut sejumlah vitamin yang bermanfaat untuk meningkatkan imun tubuh:

  1. Vitamin C dan D.
  2. Lanjutkan minum obat sesuai kondisi penyerta. Misalnya pasien memiliki hipertensi, maka konsumsi obat hipertensi dilanjutkan.
  3. Khusus bagi yang bergejala ringan bisa mengonsumsi obat antivirus (hanya dengan resep dokter), serta pengobatan sesuai gejala, misalnya demam maka boleh minum paracetamol.

Berapa lama dapat sembuh dari Covid- 19?

Menurut WHO untuk kasus ringan masa penyembuhan selama 2 sampai 3 minggu (14-21 hari). Sementara untuk kasus berat dan kritis berkisar 3 sampai 6 minggu. Bagaimana setelah sembuh dari Covid- 19? Seseorang yang sudah dinyatakan sembuh dari covid- 19 tidak akan menularkan covid- 19 lagi ke orang lain. Akan tetapi bagi seseorang yang sudah dinyatakan sembuh dari covid 19 tetap punya risiko kecil kembali tertular. Sampai saat ini belum ada bukti ilmiah terdapat kekebalan terhadap covid-19 sehingga penting untuk tetap menjalankan protokol kesehatan walaupun sudah sembuh.

Profil dokter

Dr. Indra Yovi, SpP (K), adalah seorang dokter spesialis paru dan pernapasan (konsultan) di Eka Hospital Pekanbaru. Beliau aktif mengikuti berbagai pelatihan dan workshop mengenai penanggulangan tuberculosis. Selain berpraktik di Eka Hospital Pekanbaru, dokter yang merupakan lulusan Universitas Indonesia ini bertugas menjadi juru bicara Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 di Provinsi Riau. * (Syam/Wah)

Post Views34 Views
Tags: Covid-19Eka HospitalSinar MasVirus Delta

Related Posts

Gatam Institute Eka Hospital Catatkan 100 Operasi Pergantian Lutut dengan Teknologi Robot Advance Total Knee Replacement
Gaya Hidup

Gatam Institute Eka Hospital Catatkan 100 Operasi Pergantian Lutut dengan Teknologi Robot Advance Total Knee Replacement

by Wahyu
Jumat, 19 Desember 2025
16
Hari Jantung Sedunia: Waspada Aritmia dan Gejala yang Sering Diabaikan
Nasional

Hari Jantung Sedunia: Waspada Aritmia dan Gejala yang Sering Diabaikan

by Syamhudi
Senin, 29 September 2025
49

RECOMMENDED

BSI Satukan Data Pascamerger, Laba Bersih Tumbuh 22,8 Persen

BSI Satukan Data Pascamerger, Laba Bersih Tumbuh 22,8 Persen

20 Januari 2026
8
Clarks Hadirkan Store Terbaru di Grand Indonesia dengan Personalization Corner Eksklusif

Clarks Hadirkan Store Terbaru di Grand Indonesia dengan Personalization Corner Eksklusif

20 Januari 2026
6

MOST VIEWED

  • Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    566 shares
    Share 226 Tweet 142
  • Dokter Phedy Memiliki Keahlian Menangani Berbagai Masalah Tulang Belakang

    363 shares
    Share 145 Tweet 91
  • Mengawali Tahun 2023, Sharp Luncurkan LED TV Aquos IIOTO Series Terbaru

    357 shares
    Share 143 Tweet 89
  • Kementerian Agama Buka Seleksi Petugas Haji 2023, Syarat Utama Wajib Penguasaan IT

    323 shares
    Share 129 Tweet 81
  • Dable Terbitkan ‘Digital Media Landscape 2021’, Termasuk TOP 30 Media di Indonesia

    322 shares
    Share 129 Tweet 81
MediaProfesi.id

MediaProfesi menyediakan berita aktual

CATEGORY

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Profil
  • Sosialita
  • Teknologi

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM

No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Sosialita

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM