MediaProfesi.id
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Sabtu, 13 Juni 2026
No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Sabtu, 13 Juni 2026
No Result
View All Result
MediaProfesi.id
No Result
View All Result
Home Nasional

Berdakwah dalam Budaya Digital Bukan Sekadar Memviralkan Kutipan Ayat

Wahyu by Wahyu
Sabtu, 20 November 2021
in Nasional
Berdakwah dalam Budaya Digital Bukan Sekadar Memviralkan Kutipan Ayat
10
VIEWS

Jakarta, Media-profesi.com – Perkembangan budaya digital telah memberikan dampak signifikan di semua ranah kehidupan, termasuk dalam beragama, salah satunya kegiatan berdakwah. Dengan berkembangnya media informasi berbasis digital, berdakwah semakin dimudahkan karena dapat menjangkau umat yang lebih luas, namun juga diiringi banyak disrupsi yang terjadi karenanya.

Menyikapi hal ini, maka CariUstadz.id berkolaborasi dengan Pusat Studi Al-Quran (PSQ), Organisasi Internasional Alumni Al Azhar (OIAA) cabang Indonesia, dan Majlis Hukama Muslimin Indonesia (MHMI) mengadakan sebuah pertemuan tahunan bagi para pendakwah untuk dapat berbagi pengalaman dan berdiskusi bersama pada Annual Meeting of Islamic Dakwah (AMID), dengan tema Dakwah Islam dan Perubahan Masyarakat Era Digital.

Kegiatan yang berlangsung pada 20 dan 21 November 2021 ini menghadirkan para da’i yang telah banyak dikenal oleh masyarakat, antara lain Prof. DR. M Quraish Shihab, MA – Pendiri Pusat Studi Al-Quran, DR. Muchlis M Hanafi, MA – Direktur Eksekutif, Majelis Hukama Muslimin Indonesia, DR. Ali Nurdin, MA – Pimpinan CariUstadz.id, DR. Nur Rofiah, Bil. Uzm. – Ustadzah Cariustadz.id, dan Habib Husein Ja’far Alhadar – Pendakwah Millennial.

Bersama-sama, mereka akan mengisi sesi-sesi diskusi yang diikuti oleh peserta yang tergabung di dalam jaringan CariUstadz.id, PSQ, OIAA cabang Indonesia, MHMI, para alumni Pendidikan Kader Mufassir (PKM) PSQ, para alumni Pesantren Bayt Al-Quran Pondok Cabe, dan juga terbuka bagi pendakwah lainnya.

“Dalam perkembangan budaya digital, pendakwah dan media dakwah memiliki peranan stategis untuk menengahi diskusi ilmu agama yang bergulir di masyarakat digital saat ini, terutama pada media sosial yang jangkauan publiknya tak terbatas jelas DR. Ali Nurdin, MA – Pimpinan CariUstadz.id dan Dewan Pakar Pusat Studi Al-Quran.

Ali Nurdin menjelaskan tujuan digelarnya Annual Meeting of Islamic Dakwah kami inisiasi bersama dengan beberapa pihak yang memiliki perhatian yang sama untuk meningkatan kecakapan para pendakwah di Indonesia, khususnya untuk bersyiar di dunia digital, sehingga mampu membangun kapabilitas dan integritas dalam menempatkan diri sebaik-baiknya sebagai orang yang dapat memberikan pengaruh terhadap pendapat orang banyak.

Tumbuhnya Pendakwah dan Media Dakwah Digital

Narasumber dalam ruang dakwah digital saat ini semakin berkembang dan beragam dan tidak lagi didominasi oleh pemuka-pemuka agama yang telah lama dikenal oleh masyarakat. Hal ini merupakan sebuah nilai positif dan memperlihatkan bahwa masyarakat memberikan respon terhadap informasi dakwah, baik hanya untuk dipahami sendiri, dikomentari, atau pun untuk dibagikan kembali kepada sekelilingnya.

Namun harus disadari bahwa kesuksesan berdakwah bukanlah berdasarkan jumlah likes, comment, share, dan viralitas konten semata, tetapi dinilai dari kualitas konten yang dikembangkannya, cara-cara penyampaiannya, dan pemahaman yang dirasakan jamaahnya.

Pendakwah yang memanfaatkan medium digital kini juga dapat disebut sebagai content creator dan influencer yang harus mampu memanfaatkan berbagai trending topic untuk menyampaikan ilmu agama dengan inovatif, santun, wasathiyah (moderat), serta cakap menyampaikan konteks yang tepat walaupun ringkas dan terbatas durasi.

Media dakwah digital juga banyak tumbuh dari ketertarikan masyarakat mencari informasi ilmu agama di ruang digital dan juga terkait harapan masyarakat bahwa pendakwah dan media dakwah dapat memberikan jawaban dari permasalahan yang ada di tengah masyarakat, terutama isu-isu baru, seperti isu kesehatan terkait pandemi dan perkembangan teknologi finansial. Harapan ini mendorong para ahli agama untuk dapat berpartisipasi dalam berbagi informasi yang baik dan etis, serta bekerja sama dengan pemangku kepentingan untuk mendistribusikan informasi yang jujur, akurat, dan relevan untuk melahirkan pendapat atau fatwa-fatwa baru yang dapat mengakomodasi harapan masyarakat.

Dalam proses berfatwa, dibutuhkan kemampuan memposisikan diri sesuai tingkat keilmuannya serta bijak dalam memberikan tanggapan dan pendapat, untuk menghindari argumentasi liar yang bergulir bebas di ruang publik.

“Kebijakan pendakwah dalam menyampaikan ilmu agama dan memberikan tanggapan akan sebuah isu bisa menjadi contoh bagi masyarakat dalam bersikap. Saat ini, masyarakat sangat mudah mengutip perkataan-perkataan yang ditemukan di media sosial, maka mengeluarkan fatwa juga harus dilakukan oleh pendakwah yang tingkatan ilmu yang memadai sehingga hasil pemikirannya tepat, bisa memoderasi perbedaan pendapat, dan tidak menimbulkan argumentasi baru,” ujar  Prof. DR. M Quraish Shihab, MA, Pendiri Pusat Studi Al-Quran.

Bijak Sebagai Jamaah Dakwah Digital

Kebiasaan mencari ilmu agama secara langsung dan mendalam dari guru-guru agama dan ulama kini tidak lagi menjadi prioritas karena masyarakat lebih mengandalkan mesin pencari yang secara instan memberikan jawaban dan mengarahkan menuju berbagai platform informasi dan komunikasi yang relevan.

Walaupun banyak sumber informasi di ruang digital bisa diandalkan ketepatannya, namun sifat instan, ringkas, dan cepat yang menjadi karakter dalam beraktivitas digital, seringkali membuat informasi yang disediakan hanya berupa kutipan pendek tanpa konteks yang jelas.

Di sini, masyarakat dituntut untuk bertabayyun, lebih bijak, kritis, dan memahami adab mencari informasi, dengan memperhatikan realitas dari sebuah isu yang dibahas, mengecek latar belakang pendakwah dan medianya, mendalami dan memahami konteks pembahasan, dan mencari tahu sumber hukum Islam dari sebuah pembahasan.

“Dengan dilaksanakannya AMID, kami berharap dapat membimbing pendakwah agar semakin terampil dalam mewadahi ruang-ruang diskusi digital dan mendengarkan pemikiran yang berbeda-beda, mendorong lahirnya narasi-narasi yang seimbang antara teks dan kontekstual, serta memoderasi perbedaan pendapat. Selanjutnya, hal ini diharapkan dapat menjadi pedoman budaya dan etika digital dalam berdakwah sehingga masyarakat memiliki standar informasi ilmu agama Islam yang baik,” tutup Ali Nurdin. * (Syam/Wah)

Post Views61 Views
Tags: CariUstadzDaiDakwahDigital

Related Posts

FIFGROUP Raih Digital Channel Customer Experience Award 2026
Ekonomi

FIFGROUP Raih Digital Channel Customer Experience Award 2026

by Syamhudi
Jumat, 1 Mei 2026
13
IFSE2024: Mendorong Inklusi Dan Kesadaran Keuangan Digital Untuk Masa Depan Indonesia
Ekonomi

IFSE2024: Mendorong Inklusi Dan Kesadaran Keuangan Digital Untuk Masa Depan Indonesia

by Syamhudi
Jumat, 15 November 2024
25

RECOMMENDED

Bisnis Laundry Makin Menjanjikan, Ini Rahasia Agar Cepat Untung dan Mudah Berkembang

Bisnis Laundry Makin Menjanjikan, Ini Rahasia Agar Cepat Untung dan Mudah Berkembang

12 Juni 2026
12
Acer Bikin Geger Computex 2026, Laptop Gaming AI dan Handheld Unik Ini Jadi Sorotan

Acer Bikin Geger Computex 2026, Laptop Gaming AI dan Handheld Unik Ini Jadi Sorotan

12 Juni 2026
15

MOST VIEWED

  • Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    575 shares
    Share 230 Tweet 144
  • Dokter Phedy Memiliki Keahlian Menangani Berbagai Masalah Tulang Belakang

    370 shares
    Share 148 Tweet 93
  • Mengawali Tahun 2023, Sharp Luncurkan LED TV Aquos IIOTO Series Terbaru

    365 shares
    Share 146 Tweet 91
  • Dable Terbitkan ‘Digital Media Landscape 2021’, Termasuk TOP 30 Media di Indonesia

    332 shares
    Share 133 Tweet 83
  • Kementerian Agama Buka Seleksi Petugas Haji 2023, Syarat Utama Wajib Penguasaan IT

    330 shares
    Share 132 Tweet 83
MediaProfesi.id

MediaProfesi menyediakan berita aktual

CATEGORY

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Profil
  • Sosialita
  • Teknologi

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM

No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Sosialita

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM