MediaProfesi.id
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Selasa, 28 April 2026
No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Selasa, 28 April 2026
No Result
View All Result
MediaProfesi.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Konsumen All New Honda BR-V Rela Antri 3 Bulan, Ternyata Ini Penyebabnya!

Syamhudi by Syamhudi
Selasa, 15 Februari 2022
in Ekonomi
All New Honda BR-V Sambangi Masyarakat Kota Surabaya untuk Pertama Kalinya
72
VIEWS

Jakarta, Media-profesi.com – All New Honda BR-V mendapat respon positif dari konsumen di Indonesia, bahkan konsumen rela antri menunggu hingga 3 bulan.

Yulian Karfili, PR & Digital Marketing PT Honda Prospect Motor (HPM) menjelaskan bahwa kita bersyukur pada dasarnya industri otomotif mulai bangkit tahun lalu. Namun, krisis chip semikonduktor menjadi masalah serius.

“Sebenarnya jumlah permintaan untuk All New Honda BR-V cukup tinggi, tapi produksi terganggu akibat krisis chip semikonduktor membuat suplai model ini tidak bisa mengimbangi permintaan konsumen,” ungkap Yulian pada acara jumpa pers secara virtual dalam Forum Diskotik (Diskusi Otomotif Terkini), hari ini (15/02) yang digelar Forwot (Forum wartawan Otomotif).

Dia mengakui, krisis chip semikonduktor telah berdampak terhadap berbagai pabrikan mobil di global, dan juga di Indonesia. Begitu juga dengan PT Honda Prospect Motor yang mengaku ketersedian produk tidak sebanding lurus dengan permintaan yang memang mulai tinggi pada 2021 hingga saat ini.

Dari sisi pemasaran, lanjut Yulian, penjualan All New Honda BR-V khususnya varian Honda Sensing menyumbang sekitar 60 persen. HPM berharap SUV ini menjadi tulang punggung penjualan Honda di tahun 2022.

“Tingginya pemesanan untuk All New Honda BR-V dengan fitur Honda Sensing, sehingga untuk varian ini inden hingga tiga bulan,” paparnya.

Yulian menyarakan, jika konsumen yang ingin cepat mendapatkan Honda BR-V, bisa memesan varian Prestige tanpa fitur Honda Sensing.

Sebagai informasi, penjualan Honda pada Januari 2022 memang masih terganggu oleh pasokan komponen. Meski demikian, mengawali tahun 2022, Honda mencatatkan penjualan sebesar 7.727 unit di sepanjang bulan Januari 2022, dengan Honda Brio dan Honda BR-V memberikan kontribusi tertinggi untuk penjualan Honda.

Meskipun penjualan di Januari masih terdampak terganggunya pasokan komponen untuk produksi, Honda optimis bahwa trend penjualan akan bergerak positif pada bulan Februari ini.

Sepanjang bulan Januari 2022, Honda Brio berhasil membukukan total penjualan 3.993 unit, dengan Honda Brio Satya sebesar 3.020 unit dan Honda Brio RS sebesar 973. Sementara itu, All New Honda BR-V yang baru memulai pengiriman kepada konsumen di awal Januari mencatat menyumbangkan penjualan sebanyak 1.504 unit.

Kontribusi penjualan untuk Honda lainnya datang dari Honda HR-V 1.5L sebanyak 895 unit, Honda HR-V 1.8L sebanyak 27 unit, Honda CR-V sebanyak 597 unit, Honda City Hatchback sebanyak 446 unit, Honda Mobilio sebanyak 180 unit, Honda Civic Sedan sebanyak 54 unit, Honda Odyssey sebanyak 21 unit, Honda City sebanyak 9 unit dan Honda Accord sebanyak 1 unit.

Yusak Billy selaku Business Innovation and Marketing & Sales Director PT HPM mengatakan, pada bulan Januari, penjualan Honda dipengaruhi pasokan komponen yang belum normal dan juga sebagian konsumen yang menunda pembelian karena menunggu kembali berlakunya insentif PPnBM DTP.

“Meskipun demikian, kami optimis ada beberapa kondisi yang dapat mendukung penjualan untuk bergerak positif di bulan Februari, terutama tingkat produksi dan pasokan yang terus kami genjot untuk memenuhi permintaan konsumen serta rencana pemberlakuan relaksasi PPnBM oleh pemerintah. Selain itu, kami juga kembali menghadirkan berbagai program penjualan yang akan semakin memberikan nilai lebih bagi konsumen yang melakukan pembelian selama bulan Februari ini,” jelas Billy. * (Syam)

Post Views44 Views
Tags: HondaHonda BR-VPenjualan

Related Posts

Mengapa Wealth Management di Asia Membutuhkan Kerangka Strategi Baru untuk Data dan AI
Teknologi

Mengapa Wealth Management di Asia Membutuhkan Kerangka Strategi Baru untuk Data dan AI

by Syamhudi
Rabu, 11 Maret 2026
15
BAIC Indonesia Targetkan Pertumbuhan Penjualan Hampir 200% pada 2026, Siap Luncurkan EV Pertama
Ekonomi

BAIC Indonesia Targetkan Pertumbuhan Penjualan Hampir 200% pada 2026, Siap Luncurkan EV Pertama

by Syamhudi
Sabtu, 7 Maret 2026
8

RECOMMENDED

Beijing Auto Show: DENZA Z Supercar Listrik Mampu Melesat 0-100 km/jam Kurang dari 2 Detik

Beijing Auto Show: DENZA Z Supercar Listrik Mampu Melesat 0-100 km/jam Kurang dari 2 Detik

28 April 2026
4
Diluar Dugaan, Pemesanan Honda Prelude Tembus 280 unit, Inilah Harga Resminya Jelang Pengiriman Perdana!

Diluar Dugaan, Pemesanan Honda Prelude Tembus 280 unit, Inilah Harga Resminya Jelang Pengiriman Perdana!

28 April 2026
6

MOST VIEWED

  • Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    569 shares
    Share 228 Tweet 142
  • Dokter Phedy Memiliki Keahlian Menangani Berbagai Masalah Tulang Belakang

    366 shares
    Share 146 Tweet 92
  • Mengawali Tahun 2023, Sharp Luncurkan LED TV Aquos IIOTO Series Terbaru

    359 shares
    Share 144 Tweet 90
  • Dable Terbitkan ‘Digital Media Landscape 2021’, Termasuk TOP 30 Media di Indonesia

    325 shares
    Share 130 Tweet 81
  • Kementerian Agama Buka Seleksi Petugas Haji 2023, Syarat Utama Wajib Penguasaan IT

    324 shares
    Share 130 Tweet 81
MediaProfesi.id

MediaProfesi menyediakan berita aktual

CATEGORY

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Profil
  • Sosialita
  • Teknologi

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM

No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Sosialita

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM