MediaProfesi.id
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Jumat, 6 November 2026
No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Jumat, 6 November 2026
No Result
View All Result
MediaProfesi.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Dukung Carbon Neutral 2060, PLN dan Grab Kolaborasi Kembangkan Infrastruktur Kendaraan Listrik

Syamhudi by Syamhudi
Kamis, 7 April 2022
in Ekonomi
Dukung Carbon Neutral 2060, PLN dan Grab Kolaborasi Kembangkan Infrastruktur Kendaraan Listrik
13
VIEWS

Jakarta, Media-profesi.com – PT PLN (Persero)  dan PT Grab Indonesia berkolaborasi mengembangkan infrastruktur stasiun penukaran baterai kendaraan listrik umum (SPBKLU) untuk mendukung ekosistem kendaraan listrik di Indonesia. Kolaborasi ini sekaligus untuk mendukung pencapaian target Carbon Neutral pada 2060.

Kesepakatan kerja sama tersebut merupakan rangkaian kegiatan PLN di Indonesia International Motor Show (IIMS) JIExpo, Kemayoran. Nantinya, PLN dan Grab akan menyediakan SPBKLU sebanyak enam kabinet di empat lokasi di Jakarta. Dua kabinet berada di PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya di Gambir, dua di PLN Bulungan, serta PLN Cempaka Putih dan PLN Kramatjati.

General Manager PLN UID Jakarta Raya, Doddy B. Pangaribuan mengapresiasi langkah kolaborasi bersama Grab. “Sejumlah kemitraan terus kami jalankan, salah satunya dengan Grab. Kolaborasi ini merupakan aksi nyata untuk mendukung peta jalan kendaraan listrik yang telah diluncurkan oleh pemerintah,” ujarnya.

Sebelumnya, kolaborasi Grab dan PLN juga dilakukan di Bali untuk penempatan tujuh kabinet SPBKLU di tujuh lokasi. Penyediaan infrastruktur melalui SPBKLU tersebut merupakan bagian dari komitmen bersama untuk mendukung upaya pemerintah dalam mengurangi target emisi gas rumah kaca sesuai Nationally Determined Contribution (NDC) yakni sebesar 29 persen tanpa syarat (dengan usaha sendiri) dan 41 persen bersyarat (dengan dukungan internasional yang memadai) pada tahun 2030.

Sejauh ini, PLN UID Jakarta Raya telah mendirikan 26 unit stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) di 18 lokasi. Dua di antaranya merupakan SPKLU dengan sistem kemitraan atau partnership. Tahun ini, PLN UID Jakarta Raya menargetkan pengoperasian tujuh SPKLU lagi.

Sedangkan untuk Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum (SPBKLU) PLN sudah memiliki 6 unit yang tersebar di seluruh wilayah Jakarta. Ke depan, PLN terus meningkatkan infrastruktur ini untuk bisa mendorong masifnya kendaraan listrik di Indonesia.

“Kami sudah membangun SPKLU dan SPBKLU yang ingin memfasilitasi pengisian listrik di luar rumah. Meski memang 85 persen pengisian di rumah. Di sini memang perlu kita mendukung infrastruktur pengisian charging maupun penukaran baterai seperti hari ini untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat untuk menggunakan kendaraan listrik,” ujar Doddy.

Doddy menjelaskan, PLN membuka peluang bagi swasta untuk menjalin kemitraan dalam penyediaan SPKLU dan SPBKLU. “Kami membuka peluang untuk kerja sama menyediakan SPKLU dan SPBKLU, kami mendukung ekosistem kendaraan listrik dan partnership dengan pola kerja sama. Kami berharap ini sebagai model dan contoh kerja sama yang bisa dikembangkan ke depan,” tambah Doddy.

Menurut Doddy, penambahan dan perluasan pengoperasian SPKLU harus dilakukan agar pengendara kendaraan listrik tidak perlu khawatir baterai kendaraannya kehabisan energi listrik ketika melakukan perjalanan jauh menggunakan kendaraan listrik.

Direktur PT Sepeda Untuk Indonesia bagian dari Grab Indonesia, Iki Sari Dewi mengatakan kerja sama antara pemerintah dan swasta merupakan salah satu kunci dalam percepatan alih teknologi menuju ekosistem kendaraan berbasis listrik di Indonesia. Dalam jangka panjang, kerja sama dan alih teknologi itu akan memberikan dampak positif.

“Grab melalui komitmen #LangkahHijau terus berupaya menghadirkan solusi nyata, termasuk pengembangan konsep e-mobility di Indonesia bersama PLN. Kami menargetkan menghadirkan total 14.000 armada kendaraan listrik di akhir tahun ini untuk mendorong pengembangan ekosistem kendaraan listrik Tanah Air,” katanya.

Grab sebagai operator kendaraan listrik berbasis ride-hailing di Indonesia  terus berupaya mendorong percepatan ekosistem kendaraan listrik. Sejak meluncurkan armada kendaraan listrik perdana pada 2019, Grab kini telah mengoperasikan lebih dari 8.500 kendaraan listrik, dengan dominasi pada kendaraan roda dua. Dengan jumlah itu, pengurangan emisi CO2 mencapai 4.600 ton, setara dengan menanam 260.000 pohon.

Tak hanya berdampak positif pada lingkungan, kehadiran armada listrik juga membuka peluang baru bagi mitra pengemudi. Grab mengoperasikan armada kendaraan listrik dengan skema rental. Yaitu, Grab membeli motor listrik dari produsen, kemudian menyewakannya per hari. Dengan demikian, mitra pengemudi dapat berhemat karena pemeliharaan motor ditanggung Grab. * (Syam)

Post Views174 Views
Tags: GrabKendaraan ListrikPLN

Related Posts

Honda Pamer Taring di GIIAS Makassar 2026, Logo Baru Diperkenalkan, HR-V Mugen hingga Super-ONE Jadi Andalan
Ekonomi

Honda Gempur Pasar Makassar: Cicilan Mobil Mulai Rp1 Jutaan, Tenor Panjang hingga 8 Tahun

by Wahyu
Jumat, 30 Oktober 2026
11
BAIC Gempur Pasar Makassar, Diskon SUV hingga Rp100 Juta, BJ30 Hybrid Dibanderol Rp559 Juta
Ekonomi

BAIC Gempur Pasar Makassar, Diskon SUV hingga Rp100 Juta, BJ30 Hybrid Dibanderol Rp559 Juta

by Wahyu
Rabu, 28 Oktober 2026
9

RECOMMENDED

Laba Astra Otoparts Melonjak 14,7% Jadi Rp1,8 Triliun, Ekspansi Ritel dan Komponen Mobil Listrik Digenjot

Laba Astra Otoparts Melonjak 14,7% Jadi Rp1,8 Triliun, Ekspansi Ritel dan Komponen Mobil Listrik Digenjot

5 November 2026
4
Daihatsu Tebar 70 Hadiah di DAIFEST 2026, Lima Rocky Hybrid Jadi Rebutan, Pembelian Mobil Berhadiah Mobil Lagi

Daihatsu Tebar 70 Hadiah di DAIFEST 2026, Lima Rocky Hybrid Jadi Rebutan, Pembelian Mobil Berhadiah Mobil Lagi

5 November 2026
10

MOST VIEWED

  • Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    610 shares
    Share 244 Tweet 153
  • Dokter Phedy Memiliki Keahlian Menangani Berbagai Masalah Tulang Belakang

    412 shares
    Share 165 Tweet 103
  • Mengawali Tahun 2023, Sharp Luncurkan LED TV Aquos IIOTO Series Terbaru

    405 shares
    Share 162 Tweet 101
  • Dable Terbitkan ‘Digital Media Landscape 2021’, Termasuk TOP 30 Media di Indonesia

    375 shares
    Share 150 Tweet 94
  • Kementerian Agama Buka Seleksi Petugas Haji 2023, Syarat Utama Wajib Penguasaan IT

    372 shares
    Share 149 Tweet 93
MediaProfesi.id

MediaProfesi menyediakan berita aktual

CATEGORY

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Profil
  • Sosialita
  • Teknologi
  • Contact
  • Media Partner

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM

No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Sosialita

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM