MediaProfesi.id
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Selasa, 3 November 2026
No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Selasa, 3 November 2026
No Result
View All Result
MediaProfesi.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Suzuki Kenalkan “Suzuki Smart Hybrid” Teknologi Terbaru Mengurangi Emisi CO2

Wahyu by Wahyu
Kamis, 7 April 2022
in Ekonomi
Suzuki Kenalkan “Suzuki Smart Hybrid” Teknologi Terbaru Mengurangi Emisi CO2
16
VIEWS

Jakarta, Media-profesi.com – Sejalan dengan perkembangan teknologi industri otomotif dan kesadaran masyarakat akan isu lingkungan yang lebih baik, serta dukungan terhadap Pemerintah dalam menurunkan emisi gas rumah kaca pada 2030, PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) mengambil langkah nyata dengan mengembangkan teknologi bernama Suzuki Smart Hybrid.

Suzuki Smart Hybrid dihadirkan sebagai solusi tepat saat ini untuk mengurangi emisi CO2, meningkatkan efisiensi konsumsi bahan bakar, serta terjangkau daya beli masyarakat.

Menurut Yulius Purwanto, Head of 4W Product Development PT SIS, Suzuki Smart Hybrid merupakan teknologi yang dikembangkan oleh Suzuki untuk mendukung kendaraan generasi berikutnya yang lebih efisien dan kompetitif.

“Penerapan Suzuki Smart Hybrid pada kendaraan dapat meningkatkan efisiensi konsumsi bahan bakar dan mengurangi emisi gas buang. Suzuki Smart Hybrid juga merupakan sistem elektrifikasi yang paling terjangkau dari segi harga. Ketiga manfaat inilah yang kami yakini dibutuhkan masyarakat Indonesia saat ini,” kata Yulius.

Suzuki Smart Hybrid terdiri dari 3 komponen utama yang menunjang kinerja mesin pembakaran konvensional, yaitu ISG (Integrated Stater Generator), Lithium-Ion Battery dan Regenerative Breaking.

ISG merupakan pengembangan teknologi pertama yang dilakukan Suzuki dalam menciptakan kendaraan yang irit bahan bakar dengan harga terjangkau. Dengan penggunaan komponen ISG dan Lithium-Ion Battery, mobil Suzuki memiliki keuntungan seperti adanya fitur auto-stop, restart yang halus dan senyap setelah auto-stop aktif, bantuan tenaga untuk akselerasi yang lebih ringan saat stop and go, serta kemudahan regenerasi daya baterai selama pengurangan laju kendaraan.

Teknologi Suzuki Smart Hybrid akan lebih terasa manfaatnya saat digunakan dalam kemacetan lalu lintas. Seperti kita ketahui, kota-kota besar di Indonesia identik dengan kemacetan. Sehingga kehadiran Suzuki Smart Hybrid terasa tepat guna karena dengan adanya fitur auto-stop dan bantuan akselerasi dari ISG, maka akan memberikan dampak pada efisiensi konsumsi bahan bakar secara akumulatif.

“Kami melakukan pengembangan produk sesuai dengan kebutuhan masyarakat saat ini, termasuk kebutuhan akan teknologi ramah lingkungan yang hemat bahan bakar dan harganya terjangkau. Untuk itulah, kami yakin bahwa Suzuki Smart Hybrid bisa menjadi solusi tepat dan pilihan smart bagi masyarakat,” tutup Yulius. * (Syam/Wah)

Post Views121 Views
Tags: IIMSPameran Otomotifsuzuki

Related Posts

Honda Pamer Taring di GIIAS Makassar 2026, Logo Baru Diperkenalkan, HR-V Mugen hingga Super-ONE Jadi Andalan
Ekonomi

Honda Gempur Pasar Makassar: Cicilan Mobil Mulai Rp1 Jutaan, Tenor Panjang hingga 8 Tahun

by Wahyu
Jumat, 30 Oktober 2026
11
Geely Serbu Pasar Indonesia Timur Coolray Meluncur di Makassar, Harga Mulai Rp338 Juta
Ekonomi

Geely Serbu Pasar Indonesia Timur Coolray Meluncur di Makassar, Harga Mulai Rp338 Juta

by Wahyu
Jumat, 30 Oktober 2026
10

RECOMMENDED

Audi Perkuat Serangan di Formula 1: Thomas Fuhr Ditunjuk Jadi CEO, Ambisi Kuasai Teknologi Balap Makin Panas

Audi Perkuat Serangan di Formula 1: Thomas Fuhr Ditunjuk Jadi CEO, Ambisi Kuasai Teknologi Balap Makin Panas

3 November 2026
4
Samsung Solve for Tomorrow 2026 Bongkar Taring Inovator Muda: AI Lawan Polusi Udara, Aplikasi Matematika Bantu Siswa Tunanetra

Samsung Solve for Tomorrow 2026 Bongkar Taring Inovator Muda: AI Lawan Polusi Udara, Aplikasi Matematika Bantu Siswa Tunanetra

3 November 2026
6

MOST VIEWED

  • Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    609 shares
    Share 244 Tweet 152
  • Dokter Phedy Memiliki Keahlian Menangani Berbagai Masalah Tulang Belakang

    412 shares
    Share 165 Tweet 103
  • Mengawali Tahun 2023, Sharp Luncurkan LED TV Aquos IIOTO Series Terbaru

    404 shares
    Share 162 Tweet 101
  • Dable Terbitkan ‘Digital Media Landscape 2021’, Termasuk TOP 30 Media di Indonesia

    375 shares
    Share 150 Tweet 94
  • Kementerian Agama Buka Seleksi Petugas Haji 2023, Syarat Utama Wajib Penguasaan IT

    372 shares
    Share 149 Tweet 93
MediaProfesi.id

MediaProfesi menyediakan berita aktual

CATEGORY

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Profil
  • Sosialita
  • Teknologi
  • Contact
  • Media Partner

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM

No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Sosialita

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM