MediaProfesi.id
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Minggu, 18 Oktober 2026
No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Minggu, 18 Oktober 2026
No Result
View All Result
MediaProfesi.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Ada Apa dengan Kripto? Research Analyst Zipmex Sebut Saat Ini Merupakan Momen Langka bagi Investor

Wahyu by Wahyu
Sabtu, 2 Juli 2022
in Ekonomi
Ada Apa dengan Kripto? Research Analyst Zipmex Sebut Saat Ini Merupakan Momen Langka bagi Investor
22
VIEWS

Jakarta, Media-profesi.com – Pasar aset kripto perlahan mengarah ke area yang lebih stabil. Hal ini terlihat dari mulai memulihnya harga kebanyakan aset kripto. Bitcoin, yang kerap menjadi penggerak pasar kripto, bergerak sideways pada rentang harga antara US$19.958 dan US$21.700 serta mengalami koreksi sebesar 0,73% dalam sepekan ini.

Meski mengalami koreksi, harga bitcoin saat ini telah meningkat nyaris 18% dibandingkan titik koreksi terendahnya dua pekan lalu yang sempat jatuh ke US$17.744.

“Beberapa hari ini kita bisa melihat bahwa grafik Realized HODL Ratio (RHODL) telah bergerak mendekati zona hijau menyusul harga Bitcoin yang dinilai sudah undervalue. RHOLD Ratio sendiri merupakan rasio komposisi antara jumlah investor jangka pendek dan investor jangka panjang,” jelas Research Analyst Zipmex Indonesia Muwaffiqol Fahmi dalam sesi mingguan “Zipmex Live: Ada Apa dengan Kripto?” yang diadakan pada Rabu (29/6) lalu.

Menurut Fahmi, bila kita mengacu ke siklus koreksi pada tahun 2018, RHODL membutuhkan waktu hampir setahun untuk mencapai zona hijau semenjak koreksi harga terjadi pertama kalinya di kuartal pertama 2018. Saat ini, meski siklus koreksi baru berjalan selama kurang lebih delapan bulan, RHODL sudah semakin mendekati zona hijaunya. Bila tren ini berlanjut ke area bottom, besar kemungkinan periode keheningan yang dilanjutkan dengan siklus bull akan tiba lebih cepat dibandingkan siklus sebelumnya.

Kendati demikian, isu terkait Three Arrows Capital (3AC) tetap menghantui kondisi pasar. Salah satu hedge fund yang berfokus pada aset kripto terbesar di dunia ini disebut mengalami insolvensi dan telah menerima peringatan gagal bayar dari Voyager Digital, di mana 3AC tercatat memiliki hutang sebesar US$ 670 juta yang tidak dibayar tepat waktu.

“Isu finansial yang melanda 3AC semakin terbuktikan dengan adanya putusan dari penegak hukum di British Virgin Islands untuk melikuidasi 3AC pada 27 Juni lalu,” jelas Fahmi lebih lanjut.

Terlepas dari kondisi pasar saat ini, Fahmi mengatakan bahwa saat ini merupakan momen langka yang dapat dimanfaatkan investor untuk meninjau aset-aset kripto apa saja yang memiliki potensi pertumbuhan terbesar, mengingat ekosistem blockchain masih berada pada fase pertumbuhan.

“Kita bisa melihat seberapa besar potensi tumbuh aset-aset kripto ini berdasarkan seberapa tinggi level adopsinya di pasar. Saat ini juga terdapat projek-projek blockchain inovatif yang telah menyelesaikan pembangunan infrastruktur dasarnya dan sudah terbukti memiliki product market fit serta siap melakukan pengembangan pasar lebih besar lagi. Beberapa di antaranya bahkan ada yang menjadi first mover pada sektor yang cukup niche. Aset-aset potensial tersebut memiliki komunitas yang aktif dan suportif serta tetap melanjutkan proses riset dan pengembangan terlepas dari kondisi pasar yang sedang tertekan,” tutup Fahmi.

Zipmex Live adalah sesi edukasi rutin yang diadakan oleh Zipmex Indonesia. Acara mingguan yang disiarkan langsung secara daring ini bertujuan untuk memberikan informasi terkini mengenai sentimen pasar aset kripto sekaligus menjadi sarana berdiskusi antara crypto enthusiast. Zipmex Live dapat diakses melalui akun Instagram dan kanal YouTube Zipmex Indonesia setiap hari Senin pukul 19.30 WIB. * (Syam/Wah)

Post Views111 Views
Tags: Aset KriptoSurveiZipnex

Related Posts

Bitcoin Turun Tajam, Samuel Kripto Prediksi Titik Terendah Bisa Terjadi September–November 2026
Ekonomi

Bitcoin Turun Tajam, Samuel Kripto Prediksi Titik Terendah Bisa Terjadi September–November 2026

by Syamhudi
Sabtu, 6 Juni 2026
26
Temuan Terbaru Cloudera, Sekitar 80% Perusahaan Menyatakan AI Masih Terhambat oleh Tantangan Akses Data
Teknologi

Temuan Terbaru Cloudera, Sekitar 80% Perusahaan Menyatakan AI Masih Terhambat oleh Tantangan Akses Data

by Syamhudi
Rabu, 22 April 2026
14

RECOMMENDED

BYD dan DENZA Gaspol Ekspansi! 20 Diler Baru Dibuka Serentak, PIK 2 Pamer FLASH Charging 1.500 kW

BYD dan DENZA Gaspol Ekspansi! 20 Diler Baru Dibuka Serentak, PIK 2 Pamer FLASH Charging 1.500 kW

17 Oktober 2026
7
Daihatsu Gaspol Rebut Pasar Otomotif, Gran Max Jadi Mobil Terlaris, Penjualan Tumbuh 9%

Daihatsu Gaspol Rebut Pasar Otomotif, Gran Max Jadi Mobil Terlaris, Penjualan Tumbuh 9%

17 Oktober 2026
8

MOST VIEWED

  • Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    608 shares
    Share 243 Tweet 152
  • Dokter Phedy Memiliki Keahlian Menangani Berbagai Masalah Tulang Belakang

    410 shares
    Share 164 Tweet 103
  • Mengawali Tahun 2023, Sharp Luncurkan LED TV Aquos IIOTO Series Terbaru

    402 shares
    Share 161 Tweet 101
  • Dable Terbitkan ‘Digital Media Landscape 2021’, Termasuk TOP 30 Media di Indonesia

    372 shares
    Share 149 Tweet 93
  • Kementerian Agama Buka Seleksi Petugas Haji 2023, Syarat Utama Wajib Penguasaan IT

    369 shares
    Share 148 Tweet 92
MediaProfesi.id

MediaProfesi menyediakan berita aktual

CATEGORY

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Profil
  • Sosialita
  • Teknologi
  • Contact
  • Media Partner

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM

No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Sosialita

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM