MediaProfesi.id
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Sabtu, 2 Mei 2026
No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Sabtu, 2 Mei 2026
No Result
View All Result
MediaProfesi.id
No Result
View All Result
Home Nasional

Perpaduan Endoskopi dan Ultrasonografi Guna Permudah Diagnosis Penyakit Dalam

Syamhudi by Syamhudi
Jumat, 18 November 2022
in Nasional
Perpaduan Endoskopi dan Ultrasonografi Guna Permudah Diagnosis Penyakit Dalam
19
VIEWS

Jakarta, Media-profesi.com – Endoscopic ultrasound (EUS) merupakan prosedur tindakan diagnostik yang aman dan minimal invasif yang digunakan untuk menggambarkan lebih detail lapisan dan dinding saluran sistem pencernaan.

Tindakan ini sangat membantu meningkatkan keakuratan dalam melakukan evaluasi dan diagnostik terkait masalah di sistem pencernaan.

Hasil visualisasi organ yang lebih terperinci, serta mengatasi masalah teknis dan psikis seperti kesulitan menahan nafas terutama pada pasien lanjut usia serta tidak adanya risiko paparan radiasi merupakan beberapa unggulan saat melakukan tindakan EUS, maka dari itu Eka Hospital Group melalui DIVINE, Pusat Kesehatan Saluran Pencernaan Eka Hospital yang dipimpin oleh Prof. DR. dr. H. Murdani Abdullah, FACG, Sp.PD, KGEH menggunakan prosedur EUS guna mempermudah mendiagnosis pasien bahkan berguna dalam terapi, misalnya drainase bilier dan drainase kista pankreas.

Dalam kasus drainase bilier, metode yang dilakukan adalah operasi bypass, dimana pemasangan cincin/ stent bertujuan untuk menjaga aliran empedu dan mengembalikan penyaluran cairan empedu dengan melebarkan saluran empedu yang menyempit akibat kanker.

Selain itu pada kasus drainase kista pankreas, EUS digunakan untuk menyedot cairan di dalam benjolan (kista) pada pankreas. Keuntungannya pasien tidak perlu melakukan proses pembedahan besar untuk mengeluarkan cairan tersebut pada pankreas, sehingga penggunaan EUS menjadi minimal invasive, lebih cepat serta aman bagi pasien juga dokter.

Selain untuk memvisualisasikan sistem pencernaan, dengan gelombang suara frekuensi tinggi prosedur EUS akan menghasilkan gambar rinci dari saluran pencernaan dan organ dan jaringan di sekitarnya seperti paru-paru, kelenjar getah bening di tengah dada, hati, kantong empedu, saluran empedu, dan pankreas.

Prof DR. dr. H. Murdani Abdullah, FACG, Sp.PD, KGEH mengatakan dalam prosedur tindakan EUS membutuhkan tingkat keterampilan dan keahlian yang tinggi. Dokter yang dapat melakukan prosedur ini biasanya sangat berpengalaman bahkan hanya sedikit dokter spesialis yang terlatih dalam teknik canggih ini.

“Prosedur EUS membutuhkan pelatihan sub-spesialisasi dalam teknik endoskopi lanjut dan peralatan endoskopi canggih. Hanya spesialis yang telah menjalani pelatihan dalam EUS yang dapat menafsirkan gambar USG”, ujar dokter yang berpraktik di Eka Hospital BSD ini.

Dalam menjalani prosedur EUS pasien harus menjalani beberapa persiapan, untuk EUS saluran cerna atas (mulut) pasien diwajibkan mengikuti anjuran dokter, biasanya sekitar 6 jam sebelum tes. Nah, untuk saluran cerna bawah (anus) pasien akan meminum cairan laksatif atau pembersih usus besar, menjalani diet khusus, atau mengonsumsi obat pencahar sebelum prosedur.

Proses tindakan EUS sendiri dengan menggunakan sebuah tabung endoskopi yang memiliki jarum kecil guna mengambil sampel cairan atau jaringan (biopsi) untuk pemeriksaan di laboratorium. Prosedur ini disebut EUS-guided fine-needle aspiration atau EUS-guided fine-needle biopsy, selain itu dapat digunakan untuk mengalirkan cairan dari lesi atau menyuntikkan obat di tempat tertentu.

Bila Anda juga keluarga membutuhkan tindakan EUS silahkan hubungi Dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Gastroenterologi dan Hepatologi untuk mendapatkan pemeriksaan lanjutan. * (Syam)

Post Views64 Views
Tags: Eka HospitalEndoscopic ultrasound

Related Posts

Gatam Institute Eka Hospital Catatkan 100 Operasi Pergantian Lutut dengan Teknologi Robot Advance Total Knee Replacement
Gaya Hidup

Gatam Institute Eka Hospital Catatkan 100 Operasi Pergantian Lutut dengan Teknologi Robot Advance Total Knee Replacement

by Wahyu
Jumat, 19 Desember 2025
20
Hari Jantung Sedunia: Waspada Aritmia dan Gejala yang Sering Diabaikan
Nasional

Hari Jantung Sedunia: Waspada Aritmia dan Gejala yang Sering Diabaikan

by Syamhudi
Senin, 29 September 2025
51

RECOMMENDED

FIFGROUP Raih Digital Channel Customer Experience Award 2026

FIFGROUP Raih Digital Channel Customer Experience Award 2026

1 Mei 2026
8
Jangan Panik Tatkala Mobil Listrik Mogok di Perlintasan Rel Kereta, Hyundai Gowa Berikan Tips Evakuasi Darurat

Jangan Panik Tatkala Mobil Listrik Mogok di Perlintasan Rel Kereta, Hyundai Gowa Berikan Tips Evakuasi Darurat

1 Mei 2026
56

MOST VIEWED

  • Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    569 shares
    Share 228 Tweet 142
  • Dokter Phedy Memiliki Keahlian Menangani Berbagai Masalah Tulang Belakang

    366 shares
    Share 146 Tweet 92
  • Mengawali Tahun 2023, Sharp Luncurkan LED TV Aquos IIOTO Series Terbaru

    359 shares
    Share 144 Tweet 90
  • Dable Terbitkan ‘Digital Media Landscape 2021’, Termasuk TOP 30 Media di Indonesia

    325 shares
    Share 130 Tweet 81
  • Kementerian Agama Buka Seleksi Petugas Haji 2023, Syarat Utama Wajib Penguasaan IT

    324 shares
    Share 130 Tweet 81
MediaProfesi.id

MediaProfesi menyediakan berita aktual

CATEGORY

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Profil
  • Sosialita
  • Teknologi

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM

No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Sosialita

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM