MediaProfesi.id
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Sabtu, 18 April 2026
No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Sabtu, 18 April 2026
No Result
View All Result
MediaProfesi.id
No Result
View All Result
Home Gaya Hidup

Saraf Kejepit, 80% Bisa Diobati Tanpa Operasi. Perhatikan Gejalanya!

Syamhudi by Syamhudi
Rabu, 15 Maret 2023
in Gaya Hidup
Saraf Kejepit, 80% Bisa Diobati Tanpa Operasi. Perhatikan Gejalanya!
462
VIEWS

Jakarta, Media-profesi.com – Saraf kejepit atau tertempel terjadi ketika saraf terjepit atau tertekan oleh jaringan di sekitarnya, seperti otot atau tulang.

Dr dr. Setyo Widi Nugroho, Sp.BS (K), Dokter Spesialis Bedah Saraf Eka Hospital BSD & juga menjabat sebagai Kepala Departemen Bedah Saraf RSCM menjelaskan, saraf kejepit pada umumnya didapatkan pada saraf tulang belakang mulai dari leher, dada sampai perut atau bagian pinggang. Dan dipinggang itu ada saraf yang keluar dari lubang saraf pada tulang belakang, di mana kalau bantalan diantara tulang mengalami kerusakan dan tidak mampu menjaga keseimbangan kekuatan antara berat badan dan bantalan, maka rusak sehingga keluar.

“Kita juga semua akan mengalami kerusakan, pada usia 70 tahun yakni rusak alamiah, dimana dia akan mengecil. Tapi kalau rusak akibat tidak mampu menjaga beban tadi, maka dia keluar dari rongganya melalui saraf, maka dia menjepit saraf, dan ini istilahnya degenerative, kalau lobang keluar dari hernia, itu yang menyebabkan saraf di tulang belakang kejepit,” papar Dr. dr. Setyo pada acara “Ngobrol Sehat Bersama Media”, hari Senin (13/3/2022) di Jakarta.

Ditambahkannya bahwa yang lain sebenarnya bukan kejepit tapi saraf tertempel, jadi saraf di otak kita bisa juga tertempel oleh pembuluh darah, seperti kejepit tapi tertempel dipojokannya, itulah yang menyebabkan nyeri yang sangat hebat pada wajah kalau saraf nomor lima yang sakit, dan kalau yang tertempel saraf nomor tujuh, dimana wajah kita biasanya berkedut-kedut antara mulut ke bagian kelopak mata, itu sebenarnya penyakit saraf.

“Penyakit ini bisa di obati. Dari kasus yang datang pada penyakit saraf ini, 80% bisa diobati dengan terapis fisik yang baik, dan sisanya yang 20% setelah tidak bisa diatasi dengan rehabilitasi fisik, maka akan dilakukan dengan tindakan operasi,” tambahnya.

Bahkan sambungnya, pada umumnya pasien bisa sembuh normal dengan baik dan hanya sebagian kecil saja yang tidak sembuh dengan baik.

Penyebabnya karena antara bantalan dua tulang tidak mampu menjaga kekuatan atau beban yang dibebankan pada bantalan tadi, misalnya kita tidak biasa mengangkat berat, tiba-tiba diminta olahraga untuk mengangkat beban yang berat sekali, maka dia akan mengalami kerusakan karena bebannya tidak kuat.

Contoh lain, kita bukan olahragawan padahal sudah degenerative dan lompat-lompat yang kuat pada suatu saat bisa kalah dengan beban yang berat, dimana tidak mampu menyandang beban yang berat, dan penyakit ini yang paling banyak dipinggang karena manusia sebagian memang hidupnya pada bagian pinggang, sementara pada leher biasanya karena pergerakan yang salah.

Walau demikian penyebab saraf kejepit dapat bervariasi, termasuk cedera fisik, peradangan, tumor, osteoarthritis, atau masalah postur tubuh yang buruk.

Gejala saraf kejepit dapat mencakup rasa sakit, mati rasa, kesemutan, atau kelemahan pada area yang dipengaruhi oleh saraf yang tertekan. Gejala ini dapat mempengaruhi berbagai bagian tubuh, seperti leher, bahu, punggung, pinggul, lutut, dan kaki.

Pengobatan saraf kejepit tergantung pada penyebabnya. Beberapa tindakan yang dapat membantu mengurangi gejala saraf kejepit antara lain :

  • Istirahat dan penghindaran aktivitas yang memperparah gejala.
  • Tetapi fisik untuk membantu mengurangi tekanan pada saraf.
  • Obat Pereda nyeri atau obat anti-inflamasi non- steroid (NSAID) untuk mengurang rasa sakit dan peradangan.
  • Terapi pijat untuk membantu mengurangi ketegangan otot dan meningkatkan sirkulasi darah.
  • Penggunaan brace atau alat bantu lainnya untuk membantu mengurangi tekanan pada area yang terkena.

Jika gejala saraf kejepit berat dan tidak merespon terhadap perawatan non-bedah, maka operasi mungkin diperlukan untuk membebaskan tekanan pada saraf yang terjepit. Namun, ini tergantung pada kondisi individu dan harus berkonsultasi dengan dokter. * (Syam)

Post Views80 Views
Tags: Dokter SpesialisEka HospitalSaraf KejepitSaraf Tertempel

Related Posts

Gatam Institute Eka Hospital Catatkan 100 Operasi Pergantian Lutut dengan Teknologi Robot Advance Total Knee Replacement
Gaya Hidup

Gatam Institute Eka Hospital Catatkan 100 Operasi Pergantian Lutut dengan Teknologi Robot Advance Total Knee Replacement

by Wahyu
Jumat, 19 Desember 2025
20
Hari Jantung Sedunia: Waspada Aritmia dan Gejala yang Sering Diabaikan
Nasional

Hari Jantung Sedunia: Waspada Aritmia dan Gejala yang Sering Diabaikan

by Syamhudi
Senin, 29 September 2025
51

RECOMMENDED

Hyundai Gowa Sediakan Servis Hari Minggu dan Tips Hemat BBM

Hyundai Gowa Sediakan Servis Hari Minggu dan Tips Hemat BBM

18 April 2026
5
Indonesia Women Fest 2026: Wadah Inspirasi Menyatukan Perempuan dari Berbagai Latar Belakang

Indonesia Women Fest 2026: Wadah Inspirasi Menyatukan Perempuan dari Berbagai Latar Belakang

18 April 2026
6

MOST VIEWED

  • Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    569 shares
    Share 228 Tweet 142
  • Dokter Phedy Memiliki Keahlian Menangani Berbagai Masalah Tulang Belakang

    366 shares
    Share 146 Tweet 92
  • Mengawali Tahun 2023, Sharp Luncurkan LED TV Aquos IIOTO Series Terbaru

    359 shares
    Share 144 Tweet 90
  • Dable Terbitkan ‘Digital Media Landscape 2021’, Termasuk TOP 30 Media di Indonesia

    325 shares
    Share 130 Tweet 81
  • Kementerian Agama Buka Seleksi Petugas Haji 2023, Syarat Utama Wajib Penguasaan IT

    324 shares
    Share 130 Tweet 81
MediaProfesi.id

MediaProfesi menyediakan berita aktual

CATEGORY

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Profil
  • Sosialita
  • Teknologi

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM

No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Sosialita

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM