MediaProfesi.id
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Selasa, 28 Juli 2026
No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Selasa, 28 Juli 2026
No Result
View All Result
MediaProfesi.id
No Result
View All Result
Home Nasional

Polusi Udara Jakarta Sangat Memprihatinkan, Kini Tren Anak Kena ISPA Meningkat hingga 90 Persen

Syamhudi by Syamhudi
Minggu, 24 September 2023
in Nasional
Polusi Udara Jakarta Sangat Memprihatinkan, Kini Tren Anak Kena ISPA Meningkat hingga 90 Persen
75
VIEWS

Jakarta, Media-profesi.com – Seperti diketahui, polusi udara DKI Jakarta sempat menempati posisi teratas sebagai wilayah urban paling berpolusi di dunia dengan indeks kualitas udara menembus angka 172.

Akibatnya, tak bisa dihindari kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) trennya semakin meningkat akibat polusi udara di Jabodetabek, terutama di wilayah DKI Jakarta. Dan tentunya banyak terjadi pada kelompok anak-anak.
Dokter spesialis anak RSIA Family dan RSIA Grand Family dr. Handoko Lowis, SpA, menyebut bahwa jumlah pasien anak yang mengidap Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) akibat polusi di DKI Jakarta meningkat hampir 100 persen sejak Juni 2023 lalu.

“Sedangkan jumlah pasien anak yang mengeluhkan gejala ISPA di RSIA Family dan RSIA Grand Family Jakarta meningkat hingga 90 persen sejak tiga bulan lalu,” ujar dr. Handoko.
Menurut dr. Handoko, sebagian besar pasien anak yang diperiksa RSIA Family dan RSIA Grand Family Jakarta mengeluhkan gejala batuk, pilek, dan sesak napas. Bahkan, beberapa di antaranya terpaksa harus dirawat inap karena mengalami gejala serius.

“Jumlah pasien yang datang dengan ISPA atau batuk, pilek, sesak, dan bahkan harus dirawat itu meningkat sekitar 90 persen. Di polisakit, 90 persen (pasien anak mengalami) batuk, pilek, demam, bahkan ada yang sampai dirawat karena anak lemas akibat sesak napas,” ungkap dr. Handoko pada acara Media Gathering Kamis (21/9/2023) di Jakarta.

Dikatakannya, sejumlah kasus sesak napas pada anak cukup parah sehingga rumah sakit harus memberikan bantuan oksigen. Kasus ISPA ini salah satunya meningkat akibat kualitas udara di Jakarta yang semakin memburuk.

Dia juga menjelaskan, polutan yang tidak baik itu akan mengganggu saluran napas sampai paru-paru [dan] jaringan paru-paru. Akibatnya, pertahanan tubuh juga terganggu oleh proses inflamasi yang terjadi di dalam (tubuh).

“Penelitian menunjukkan bahwa apabila kita selama tiga hari berturut-turut terpapar polusi dalam kadar yang tinggi, itu akan meningkatkan risiko pneumonia atau infeksi di jaringan paru,” imbuhnya.

Berkaitan dengan hal tersebut, dr. Handoko mengimbau para orang tua untuk kembali menerapkan protokol kesehatan (prokes) dan disiplin melakukan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) terhadap anak, terutama di rumah.

“Jangan lupa melakukan protokol kesehatan yang selama ini dijalani selama pandemi, itu baiknya dilakukan termasuk perilaku hidup bersih dan sehat,” imbau dr. Handoko.

“Pakai masker, rajin cuci tangan, bahkan menghindari kerumunan. Itu (menghindari kerumunan) tetap harus dilakukan supaya bisa terhindar dari kemungkinan terjadinya pajanan yang berlebihan,” imbuhnya.

Selain itu, dr. Handoko juga mengimbau orang tua untuk rutin memeriksa nilai kualitas udara di lingkungan sekitar melalui aplikasi sebelum melakukan aktivitas sehari-hari, termasuk membuka jendela dan mengajak anak bermain di luar ruangan.

dr Handoko menjelaskan bahwa ISPA bukan kepanjangan dari Infeksi Saluran Pernapasan Atas karena bisa terjadi di saluran pernapasan atas maupun bawah.

“Disebut akut karena infeksi berlangsung hingga 14 hari, meskipun untuk beberapa penyakit yang termasuk ISPA, proses ini berlangsung lebih dari 14 hari.”

Kapan Harus ke Dokter ?

Biasanya batuk, pilek, atau sakit tenggorokan dapat sembuh dengan sendirinya dalam jangka waktu satu hingga tiga minggu tanpa harus melakukan pengobatan atau cukup dengan minum obat dari rumah.

“Namun, jika gejala yang dirasakan tak kunjung hilang atau bahkan mulai mengganggu ritme napas dan menyebabkan sesak napas, segera temui dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut.”

Dokter dapat mendiagnosis ISPA hanya melalui pemeriksaan fisik dengan menanyakan gejala, serta melihat langsung kondisi fisik dari pasien. Ini bisa meliputi pemeriksaan kondisi hidung, telinga, hingga tenggorokan untuk melihat adanya tanda-tanda infeksi.

Pertolongan pertama pada ISPA biasanya tidak membutuhkan tindakan apabila gejala tidak menunjukan suatu kondisi yang serius seperti pneumonia.

Dokter biasanya akan meresepkan obat pereda demam dan nyeri, obat batuk dan pilek, serta obat peradangan saluran pernapasan untuk membantu meredakan sesak napas yang dirasakan. * (Syam)

Post Views98 Views
Tags: British School JakartaEka HospitalISPAPenderita ISPAPolusi UdaraSpesialis Anak

Related Posts

Gatam Institute Eka Hospital Catatkan 100 Operasi Pergantian Lutut dengan Teknologi Robot Advance Total Knee Replacement
Gaya Hidup

Gatam Institute Eka Hospital Catatkan 100 Operasi Pergantian Lutut dengan Teknologi Robot Advance Total Knee Replacement

by Wahyu
Jumat, 19 Desember 2025
20
Beginilah Abikbatnya Merokok dalam Ruangan Tingkatkan PM2.5 secara Signifikan
Gaya Hidup

Beginilah Abikbatnya Merokok dalam Ruangan Tingkatkan PM2.5 secara Signifikan

by Pratama
Rabu, 1 Oktober 2025
51

RECOMMENDED

Geely Coolray Unjuk Gigi di Sirkuit Mandalika, Harga Resmi Siap Diumumkan di GIIAS 2026

Geely Coolray Unjuk Gigi di Sirkuit Mandalika, Harga Resmi Siap Diumumkan di GIIAS 2026

28 Juli 2026
8
Siluet Misterius Chery Muncul Jelang GIIAS 2026, J6 Series Punya Saudara Baru?

Siluet Misterius Chery Muncul Jelang GIIAS 2026, J6 Series Punya Saudara Baru?

28 Juli 2026
9

MOST VIEWED

  • Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    583 shares
    Share 233 Tweet 146
  • Dokter Phedy Memiliki Keahlian Menangani Berbagai Masalah Tulang Belakang

    384 shares
    Share 154 Tweet 96
  • Mengawali Tahun 2023, Sharp Luncurkan LED TV Aquos IIOTO Series Terbaru

    376 shares
    Share 150 Tweet 94
  • Dable Terbitkan ‘Digital Media Landscape 2021’, Termasuk TOP 30 Media di Indonesia

    345 shares
    Share 138 Tweet 86
  • Kementerian Agama Buka Seleksi Petugas Haji 2023, Syarat Utama Wajib Penguasaan IT

    344 shares
    Share 138 Tweet 86
MediaProfesi.id

MediaProfesi menyediakan berita aktual

CATEGORY

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Profil
  • Sosialita
  • Teknologi
  • Contact
  • Media Partner

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM

No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Sosialita

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM