MediaProfesi.id
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Senin, 15 Juni 2026
No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Senin, 15 Juni 2026
No Result
View All Result
MediaProfesi.id
No Result
View All Result
Home Teknologi

Kini Cloudera Satu-satunya Provider yang Menawarkan Open Data Lakehouse dengan Apache Iceberg untuk Private Cloud

Syamhudi by Syamhudi
Minggu, 10 Maret 2024
in Teknologi
Kini Cloudera Satu-satunya Provider yang Menawarkan Open Data Lakehouse dengan Apache Iceberg untuk Private Cloud
68
VIEWS

Jakarta, Media-profesi.com – Cloudera, perusahaan data untuk enterprise AI tepercaya, hari ini mengumumkan fase selanjutnya dari open data lakehouse di private cloud yang merevolusi pengalaman data di on-premise untuk melakukan analisa tepercaya dan AI pada skala besar. Dengan iterasi terbaru dari peningkatan tersebut, Cloudera telah menjadi satu-satunya provider yang menawarkan open data lakehouse dengan Apache Iceberg bagi private cloud, membantu pelanggan membuka potensi enterprise AI pada semua data mereka.

Riset dari Cloudera memperkirakan 53% perusahaan di Amerika Serikat saat ini menggunakan teknologi Generative AI dan lebih dari satu per tiga (36%) berada pada tahap awal eksplorasi AI dan berpotensi menerapkannya pada 2024. Di Indonesia, survei PwC terbaru[1] terhadap para CEO di Indonesia, menemukan bahwa walaupun lebih dari separuh responden yang disurvei belum mengadopsi GenAI, mereka sudah menyadari manfaat potensialnya.

Sebanyak 57% meyakini bahwa GenAI akan meningkatkan efisiensi dan 47% meyakini bahwa GenAI akan membantu meningkatkan revenue dan profitability. Namun implementasinya masih terhambat karena banyak enterprise berjuang untuk mengakses atau mendapatkan nilai bisnis dari data mereka dengan AI. Tantangan-tantangannya antara lain infrastruktur data terdistribusi, risiko tata kelola, atau masalah keamanan.

Dengan menyediakan Apache Iceberg untuk private cloud, Cloudera memberdayakan setiap perusahaan untuk mengatasi masalah tersebut, dan dengan cepat mengembangkan penerapan AI untuk menghasilkan nilai yang lebih besar. Apache Iceberg adalah format open source berperforma tinggi untuk tabel analitik besar.

Saat diaplikasikan ke private cloud, solusi tersebut memungkinkan perusahaan untuk mengaplikasikan AI ke sejumlah besar data penting yang berada baik di cloud, maupun di on-premise, yang pada akhirnya memungkinkan mereka untuk implementasi solusi baru.

Kini, Cloudera juga merupakan satu-satunya perusahaan yang menyediakan kemampuan untuk menjalankan penerapan large language model (LLM) yang sepenuhnya terpisah (completely air-gapped), sehingga memberikan pelanggan keamanan dan privasi data yang lebih besar, performa yang lebih baik dan biaya operasional yang lebih rendah.

Cloudera juga merilis rangkaian pembaruan tambahan ke platformnya yang akan menyediakan nilai bisnis yang belum pernah ada sebelumnya bagi pelanggannya, di antaranya:

  • Zero downtime upgrades (ZDU) dan peningkatan keamanan seperti Transport Layer Security (TLS) 1.2 untuk meningkatkan keberlanjutan bisnis dan meminimalkan gangguan.
  • Kemampuan-kemampuan baru Apache Ozone, seperti quotas, snapshots dan peningkatan dalam pemulihan dari bencana yang mendorong skalabilitas yang jauh lebih besar dengan biaya yang lebih rendah, untuk melayani kebutuhan konsumsi data sangat besar dari beban kerja modern.
  • Dukungan integrasi yang diperluas termasuk Python 3.10, RHEL 9.1, RHEL 8.8 FIPS, SLES 15 SP4, Oracle 8.8, dan JDK 17 untuk mencapai integrasi dan fleksibilitas yang semakin besar.

“Misi Cloudera adalah memberdayakan pelanggan untuk mentransformasi data kompleks di mana pun menjadi informasi yang bisa ditindaklanjuti dengan lebih cepat dan lebih mudah dibandingkan sebelumnya,” kata Dipto Chakravarty, Chief Product Officer, Cloudera.

“Dengan memberikan mereka fondasi data tepercaya untuk analitik dan AI, fase selanjutnya dari solusi cloud-native ini membuka peluang tanpa akhir untuk mentransformasi data penting dan mengembangkan aplikasi AI yang inovatif.”

“Di era serba AI saat ini, kita akan terus melihat kemunculan aplikasi AI yang tangguh yang meningkatkan nilai bisnis dari enterprise data secara signifikan,” kata Sanjeev Mohan, Principal, SanjMo. “Bagi perusahaan yang akan mengkapitalisasi ‘gold rush’ teknologi ini, data tidak bisa dikunci di dalam pusat data perusahaan. Perusahaan enterprise membutuhkan strategi manajemen data yang mengizinkan mereka untuk mentransformasi data kompleks di mana saja menjadi informasi yang bisa ditindaklanjuti melalui platform komprehensif, terbuka dan hybrid.”

“Dalam perjalanan kami mewujudkan visi untuk mengoperasionalkan AI di skala global, solusi Cloudera AI sudah menjadi faktor yang sangat penting bagi kemampuan level enterprise kami,” kata Dr. David Hardoon, Group Chief Data & AI Officer, Union Bank of the Philippines. “Memanfaatkan platform seperti Cloudera telah memungkinkan kami untuk mengakselerasi kemampuan mengembangkan model yang insightful, yang pada akhirnya memberikan nilai lebih bagi pelanggan kami. Upaya kami dalam mengejar AI yang inovatif dan teknologi data science akan terus membantu mengembangkan proyek-proyek yang lebih memberikan dampak dalam waktu dekat.” * (Syam)

Post Views88 Views
Tags: Apache OzoneclouderaCloudera Data Flow (CDF)Cloudera Data PlatformOpen Data Lakehouse

Related Posts

Jaringan Telekomunikasi Kian Cerdas, Tapi Makin Rentan? Ini Tantangan Besar Operator di Era AI
Teknologi

Jaringan Telekomunikasi Kian Cerdas, Tapi Makin Rentan? Ini Tantangan Besar Operator di Era AI

by Syamhudi
Selasa, 19 Mei 2026
25
Cloudera Meluncurkan Workflow Data Fabric Zero Copy Connector for ServiceNow
Teknologi

Cloudera Meluncurkan Workflow Data Fabric Zero Copy Connector for ServiceNow

by Pratama
Jumat, 8 Mei 2026
12

RECOMMENDED

Disebut Hidden Gem Bursa, Metrodata Bagi Dividen Rp27 per Saham dan Siapkan Strategi Baru

Disebut Hidden Gem Bursa, Metrodata Bagi Dividen Rp27 per Saham dan Siapkan Strategi Baru

15 Juni 2026
10
KB Bank Gelontorkan Rp720 Miliar, Siapa Sosok di Balik Ekspansi Raksasa Logistik Rantai Dingin Ini?

KB Bank Gelontorkan Rp720 Miliar, Siapa Sosok di Balik Ekspansi Raksasa Logistik Rantai Dingin Ini?

15 Juni 2026
18

MOST VIEWED

  • Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    575 shares
    Share 230 Tweet 144
  • Dokter Phedy Memiliki Keahlian Menangani Berbagai Masalah Tulang Belakang

    371 shares
    Share 148 Tweet 93
  • Mengawali Tahun 2023, Sharp Luncurkan LED TV Aquos IIOTO Series Terbaru

    366 shares
    Share 146 Tweet 92
  • Dable Terbitkan ‘Digital Media Landscape 2021’, Termasuk TOP 30 Media di Indonesia

    333 shares
    Share 133 Tweet 83
  • Kementerian Agama Buka Seleksi Petugas Haji 2023, Syarat Utama Wajib Penguasaan IT

    331 shares
    Share 132 Tweet 83
MediaProfesi.id

MediaProfesi menyediakan berita aktual

CATEGORY

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Profil
  • Sosialita
  • Teknologi

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM

No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Sosialita

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM