MediaProfesi.id
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Sabtu, 18 April 2026
No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Sabtu, 18 April 2026
No Result
View All Result
MediaProfesi.id
No Result
View All Result
Home Gaya Hidup

PIALA EROPA 2024, Tak ada Lagi Nama ‘Jurgen’

Syamhudi by Syamhudi
Sabtu, 15 Juni 2024
in Gaya Hidup
PIALA EROPA 2024, Tak ada Lagi Nama ‘Jurgen’
65
VIEWS

Penulis : Sabpri Piliang – Wartawan Denior

Jakarta, Media-profesi.com – Setiap perhelatan akbar sepak bola Eropa, atau Piala Dunia. Tahukah, apa yang paling saya sukai? Melihat khas nama-nama pemain Timnas Jerman.

Jerman, baik itu Jerman Barat atau Jerman Timur (sebelum Unifikasi) di awal 1990-an, punya nama depan “endemik” (asli), yang tidak dimiliki oleh negara-negara lain di berbagai kawasan. Sebutlah: Wolfgang, Juergen, Oliver, Karl, Jupp, serta nama belakang Muller.

Ketika Helmut Schoen, pelatih bertangan dingin memilih skuad Timnas Jerman Barat (1974), tak terbayang olehnya. Bahwa pemain yang diadopsi dari sejumlah Klub liga Jerman dan Eropa ini, akan menjadi bintang.

Kita kembali ke nama “endemik” khas Jerman tadi. Jurgen Grabowski, Jurgen Croy, Jurgen Pommerenke, Jurgen Kreische, inilah bintang-bintang yang dibawa oleh Helmut Schoen kala itu. Lalu ada Wolfgang Overath, Wolfgang Kleff.

Sementara “endemik” lain, dengan nama belakang Muller. Diawali oleh ‘bomber’ dan ‘striker’ Jerman Barat yang bisa disebut mahabintang kala itu, Gerd Muller. Siapa yang tak mendengar gaungnya? Dalam tujuh pertandingan di Piala Dunia 1974, sang ‘Der bomber’ ini berhasil menciptakan empat buah gol. Suatu produktivitas yang ‘mumpuni’. Bila dihitung secara statistik, Gerd Muller yang pernah mendapat “Ballon d’Or” serta “Sepatu Emas Eropa”, membuat ‘setengah gol’ di setiap pertandingan.

Pemain terbaik Piala Eropa (Eropa) 1970 ini, bahkan  menciptakan 10 gol dalam Piala Dunia 1970 di (Meksiko). Ini peristiwa langka dalam dunia sepakbola. Meskipun Jerman Barat, lewat “Kaki emas” Gerd Muller menjadi ‘top scorer, Jerman Barat hanya memperoleh juara ke-3. Brasil berada di peringkat pertama, diikuti Italia, Jerman, dan Uruguay di posisi ke-4.

Setelah era Gerd Muller berakhir, pada Piala Dunia 1978-1982, maupun ajang Piala Eropa, nama Muller muncul lagi. Tak berkait dengan “Der Bomber” ‘Muller’, lewat Hansi Muller dan Dieter Muller kembali mengingatkan memori “penggila” bola dunia pada Gerd Muller. Kini Timnas Jerman di Piala Eropa 2024 (Jerman) masih punya ‘suksesor’, satu Muller lagi, yaitu Thomas Muller.

Jerman yang kini tengah mengikuti ajang Piala Eropa (2024) selaku tuan rumah, pernah mencapai “peak performance”nya, dengan mengantongi empat kali juara dunia (1954, 1974, 1990, dan 2014), serta tiga kali juara Eropa (UEFA) tahun: 1972, 1980, 1996. Dan, tiga kali ‘runner-up’ (Finalis).

Tak kalah terkenal, seperti “Der Bomber” Gerd Muller, satu lagi nama ‘Jurgen’ yang sempat membawa Timnas Jerman juara adalah, Jurgen Klinsman. Klinsman merupakan generasi “line up” Jerman 90-an, ikut serta ‘berpesta’ kemenangan, saat Jerman menjadi juara dunia 1990, bersama Lothar Mattheus, dan Andreas Brehme. Mengalahkan dan ‘revanche’ atas Argentina, Jurgen Klinsman juga ikut membawa Jerman juara UEFA (Eropa) 1996.

Dianggap sebagai ‘striker’ utama Timnas Jerman kurun 1990. Klinsman mencetak gol di seluruh enam turnamen Internasional  besar, yang diikuti Jerman. Mulai dari Piala Eropa (Euro) 1988, hingga “World Cup” 1998 di Perancis.

Satu Penghargaan Jurgen Klinsman yang juga hebat, berada di posisi ke-3 penghargaan pemain terbaik FIFA (1995). Tahun 2004, FIFA merilis daftar “FIFA 100”, dari 125 Pesepakbola terhebat yang masih hidup.

Pagi tadi, dini hari, Timnas Jerman “menggulung” Skotlandia dengan skor 5-1, dalam ajang pembuka EURO 2024. Piala Eropa yang kali ini berlangsung di Jerman, tentu sangat menarik untuk kita tonton. Namun Sayang, tak ada lagi nama-nama “endemik”, seperti: Jurgen, Wolfgang, Karl, Jupp, dari “line up” yang di bawa oleh Pelatih Julian Nagelsman. * (foto: istimewa)

Post Views65 Views
Tags: JermanPiala DuniaPiala EropaSepak Bola

Related Posts

ID. BUZZ World Tour Tiba di Surabaya, Menyusuri Semangat dan Cerita dari Jakarta hingga Bali
Gaya Hidup

ID. BUZZ World Tour Tiba di Surabaya, Menyusuri Semangat dan Cerita dari Jakarta hingga Bali

by Syamhudi
Selasa, 4 November 2025
10
INDONESIA VS LEBANON: Zijlstra-Jonathans dan ‘Futebol Arte’
Gaya Hidup

INDONESIA VS LEBANON: Zijlstra-Jonathans dan ‘Futebol Arte’

by Pratama
Senin, 8 September 2025
31

RECOMMENDED

Hyundai Gowa Sediakan Servis Hari Minggu dan Tips Hemat BBM

Hyundai Gowa Sediakan Servis Hari Minggu dan Tips Hemat BBM

18 April 2026
5
Indonesia Women Fest 2026: Wadah Inspirasi Menyatukan Perempuan dari Berbagai Latar Belakang

Indonesia Women Fest 2026: Wadah Inspirasi Menyatukan Perempuan dari Berbagai Latar Belakang

18 April 2026
6

MOST VIEWED

  • Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    569 shares
    Share 228 Tweet 142
  • Dokter Phedy Memiliki Keahlian Menangani Berbagai Masalah Tulang Belakang

    366 shares
    Share 146 Tweet 92
  • Mengawali Tahun 2023, Sharp Luncurkan LED TV Aquos IIOTO Series Terbaru

    359 shares
    Share 144 Tweet 90
  • Dable Terbitkan ‘Digital Media Landscape 2021’, Termasuk TOP 30 Media di Indonesia

    325 shares
    Share 130 Tweet 81
  • Kementerian Agama Buka Seleksi Petugas Haji 2023, Syarat Utama Wajib Penguasaan IT

    324 shares
    Share 130 Tweet 81
MediaProfesi.id

MediaProfesi menyediakan berita aktual

CATEGORY

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Profil
  • Sosialita
  • Teknologi

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM

No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Sosialita

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM