MediaProfesi.id
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Sabtu, 18 April 2026
No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Sabtu, 18 April 2026
No Result
View All Result
MediaProfesi.id
No Result
View All Result
Home Gaya Hidup

PIALA EROPA: Kejutan Berikut “Si Rubah Putih”

Pratama by Pratama
Jumat, 28 Juni 2024
in Gaya Hidup
PIALA EROPA: Kejutan Berikut “Si Rubah Putih”
54
VIEWS

Penulis : Sabpri Piliang – Wartawan Senior

Jakarta, Media-profesi.com – Ada yang tahu Georgia itu di mana? Kemarin saya ditelepon oleh seorang mahasiswa. Dia pernah mengikuti kelas, saat saya mengajar mata kuliah “investigative reporting” dan “manajemen issue”, pada sebuah Universitas swasta di Jakarta.

“Pak, Georgia itu salah satu dari 52 negara bagian di Amerika Serikat (AS), ya? Dengan kota terbesarnya Atlanta, kok bisa ikut Kompetisi Sepak bola UEFA (Euro 2024). Georgia ‘kan letaknya bukan di Eropa,” demikian kata sang mahasiswa.

Georgia, bisa jadi tak masuk dalam negara “seniman” bola oleh pembaca di kawasan Asia, yang ‘penggila” sepakbola. Apalagi Euro 2024 yang berlangsung di Jerman, bertaburan para bintang: Kylian Mbappe (Perancis), Cristiano Ronaldo (Portugal), Robert Lewandowski (Polandia), Xherden Shaqiri (Swiss), Harry Kane (Inggris), Toni Kroos dan Thomas Muller (Jerman), Kenan Yildiz (Turki), Gianluigi Donnarumma (Italia), Memphis Depay (Belanda). Semua pernah mendengar nama-nama itu.

Ketika, Khvicha Kvaratskhelia, menjebol gawang Portugal di detik ke-94, yang merupakan gol tercepat kelima dalam sejarah Euro. Semua tersentak. Lebih tersentak lagi, saat Georges Mikautadze menjebol gawang Diogo Costa (Portugal) lewat penalti di menit ke-57. Skor 2-0 untuk Georgia, tak berubah hingga akhir pertandingan. Georgia itu di mana sich?

Lumrah bila “sang Mahasiswa” tempat saya menjadi Dosen hingga lima tahun itu, bertanya-tanya. Georgia negara apa, dan masuk Eropa apa? Georgia sendiri tampil dan lolos menjadi salah satu dari tim “debutan”. Kepesertaannya pun di Euro 2024 tidaklah secara langsung. Namun, memperebutkan tiket terakhir lewat babak “play off” melawan Yunani.

Yunani, bukanlah lawan sembarangan. Juara Euro (UEFA) 2004 ini, juga pernah mengalahkan tuan rumah Portugal di final (2004), dengan skor 2-1. Sangat linear, mengalahkan Yunani di “kursi sisa” (play off), kemudian mengalahkan Portugal di pertandingan terakhir fase Group F.  Menjadikan Georgia tercatat sebagai penakluk juara Euro (UEFA) 2004, sekaligus finalisnya (Portugal).

Meskipun kalah, Portugal bersama dengan Turki (runner-up), dan Georgia (salah satu dari empat peringkat tiga terbaik), ketiganya masuk ke babak 16 besar, atau fase gugur. Sementara, delapan tim lain tersisih.

Georgia adalah fenomenal. Georgia, merupakan salah satu dari 15 pecahan Uni Soviet, yang merdeka setelah “Cold War” (Perang Dingin) usai tahun 1991. Negara rumpun Kaukasus ini, bersama dengan Armenia, dan Azerbaijan lepas dari pengaruh Uni Soviet (1991), yang di-aneksasi (diambil oleh Uni Soviet), sejak Revolusi Bolshevik tahun 1917.

Di samping ketiga negara merdeka pecahan Uni Soviet ini, ada sejumlah negara yang tidak merdeka (masuk dalam Federasi Rusia), juga termasuk dalam negara Pegunungan Kaukasus: Dagestan, Chechnya, Ingushetia, dan Ossetia.

Georgia yang  ikut menyaksikan sejarah keruntuhan Uni Soviet, sempat menyumbangkan putra terbaiknya dalam Pemerintahan di Kremlin. Saat Presiden Uni Soviet di tangan Mikhail Gorbachev.  Pembaruan Uni Soviet dilakukan dengan program: ‘Glastnost’, ‘Perestroika’, dan ‘Democrazia’.

Menteri Luar Negeri Uni Soviet kala itu (yang terakhir), adalah “putra terbaik” Georgia: Eduard Shevarnadze. Uni Soviet sendiri runtuh saat Duet Mikhail Gorbachev-Eduard Shevarnadze berada di karier puncak.  Shevarnadze yang gesit berpolitik dan dijuluki “Tetri Melia” (Rubah Putih), kemudian menjadi Presiden pertama Georgia, dengan Ibukotanya Tbilisi.

Setelah mengukir “tinta emas” melaju ke-16 besar Euro (UEFA), Georgia akan berhadapan dengan Spanyol di babak gugur, Senin (pukul 02.00). Sementara Portugal versus salah satu negara pecahan Yugoslavia, Slovenia, sehari kemudian.

Langkah negara yang mengenalkan, dan terkenal lewat “Sastra dan Puisi” pertama di dunia ( sejak abad ke-4 Masehi) ini, memang tidak main-main dalam mempersiapkan tim sepakbolanya. Pelatih asal Perancis Willy Sagnol didatangkan, sejak 2021.

“Satu-satunya yang akan kami lakukan, bagaimana membuat Bangsa Georgia bangga,” kata Sagnol, 47 tahun, yang juga mantan pemain Bayern Munchen di kompetisi Bundeslige (Jerman), dan AS Monaco ini.

Mampukah Georgia berbicara lebih jauh di kompetisi UEFA, yang pertama kali dimulai tahun 1960 ini? “Bola itu Bundar”. Bila bercermin pada ‘mitologi’ Yunani, “negara rumpun Kaukasus atau Kaukasos (baca: Georgia), adalah salah satu pilar pendukung  Dunia”. Georgia akan mengejar ‘mithos’ itu, untuk bisa membuat kejutan lagi.. * (Sabpri Piliang: Terakreditasi di Dewan Pers, No. 1143/2011) – Foto: Istimewa

Post Views92 Views
Tags: JermanPenonton BolaPiala DuniaPiala EropaSepak BolaUEFA EURO 2024Wasit

Related Posts

ID. BUZZ World Tour Tiba di Surabaya, Menyusuri Semangat dan Cerita dari Jakarta hingga Bali
Gaya Hidup

ID. BUZZ World Tour Tiba di Surabaya, Menyusuri Semangat dan Cerita dari Jakarta hingga Bali

by Syamhudi
Selasa, 4 November 2025
10
INDONESIA VS LEBANON: Zijlstra-Jonathans dan ‘Futebol Arte’
Gaya Hidup

INDONESIA VS LEBANON: Zijlstra-Jonathans dan ‘Futebol Arte’

by Pratama
Senin, 8 September 2025
31

RECOMMENDED

Hyundai Perkenalkan Premium Courtesy Car Program Sebagai Layanan Mobil Pengganti

Hyundai Perkenalkan Premium Courtesy Car Program Sebagai Layanan Mobil Pengganti

17 April 2026
10
iCAR V23 Gabungkan Intelligent Driving System Melalui Dukungan Qualcomm Snapdragon

iCAR V23 Gabungkan Intelligent Driving System Melalui Dukungan Qualcomm Snapdragon

17 April 2026
10

MOST VIEWED

  • Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    569 shares
    Share 228 Tweet 142
  • Dokter Phedy Memiliki Keahlian Menangani Berbagai Masalah Tulang Belakang

    366 shares
    Share 146 Tweet 92
  • Mengawali Tahun 2023, Sharp Luncurkan LED TV Aquos IIOTO Series Terbaru

    359 shares
    Share 144 Tweet 90
  • Dable Terbitkan ‘Digital Media Landscape 2021’, Termasuk TOP 30 Media di Indonesia

    325 shares
    Share 130 Tweet 81
  • Kementerian Agama Buka Seleksi Petugas Haji 2023, Syarat Utama Wajib Penguasaan IT

    324 shares
    Share 130 Tweet 81
MediaProfesi.id

MediaProfesi menyediakan berita aktual

CATEGORY

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Profil
  • Sosialita
  • Teknologi

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM

No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Sosialita

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM