MediaProfesi.id
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Rabu, 29 Juli 2026
No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Rabu, 29 Juli 2026
No Result
View All Result
MediaProfesi.id
No Result
View All Result
Home Gaya Hidup

TIMNAS INDONESIA-ARAB SAUDI: Belajarlah ke Sekolah ‘Elang’

Wahyu by Wahyu
Selasa, 19 November 2024
in Gaya Hidup
TIMNAS INDONESIA-ARAB SAUDI: Belajarlah ke Sekolah ‘Elang’
51
VIEWS

Penulis: Sabpri Piliang – Wartawan Senior

Jakarta, Media-profesi.com – “Bangkit, dan seolah tidak terjadi apa-apa”. Siapa yang mengetahui, apa yang akan terjadi malam nanti? Tanyakan kepada yang telah melewati jalan itu.

“Pergilah ke sekolah Elang, untuk belajar menyerang (berburu). Jangan ke sekolah Angsa”. Karena Angsa bukanlah penyerang, dan tak memiliki naluri berburu. Menukiklah dari atas. “Take it for Indonesia”.

Timnas Indonesia harus menjadi Elang, untuk mendapatkan “makanan”. Timnas Indonesia harus “berburu” untuk bertahan “hidup”. Bertahan menjaga ‘asa’ (harapan), memperpanjang nafas lolos ke Piala Dunia 2026 (AS, Meksiko, Kanada), yang sangat diimpikan.

Jepang telah melewati jalan yang akan dilalui Timnas Indonesia, malam nanti. Jepang menjungkalkan Arab Saudi 2-0, di ‘matchday’ pertamanya. Jalan itu, harus persis dilalui Indonesia malam nanti. Jangan melewati jalan lain, karena akan “tersasar”.

Jepang adalah “Sekolah Elang” untuk Jay Idzes dan kawan-kawan. Untuk belajar “berburu”, mendapatkan “makanan” (angka) yang sangat vital. Memperpanjang “hidup” (peluang).

Tak ada pilihan, Indonesia harus menang, berapa pun gol yang tercipta. Dengan kemenangan, rakyat Indonesia akan kembali bersemangat. Punya harapan, me-‘recovery’ mimpi yang terlanjur membuncah.

Jangan merasa, tanpa Mees Hilgers yang cedera. Atau tiada Kevin Diks juga cedera, Timnas Indonesia bakal melemah. Posisi Hilgers dan Diks, mudah tergantikan oleh Idzes, Walsh, dan Ridho. Perbaiki “finishing touch”, buat gol cepat, minimaliskan salah umpan.

Kembalinya pemain gelandang (tengah) Ivar Jenner, terasa melegakan. Janner memiliki umpan jarak jauh dengan akurasi bagus. Salah satu yang terbaik, ketika Piala Asia U-23 (Qatar) yang berbuah gol oleh Raffael Struick.

“Chemistry” Janner dan penyerang Raffael Struick, membuat Indonesia mengalahkan Korea Selatan 11-10 (adu penalti), setelah imbang 2-2 (waktu normal). Saat melawan Arab Saudi di “matchday” pertama, pun Janner berkontribusi baik.

Arab Saudi tidak sehebat Jepang. Terlihat saat ‘matchday’ pertama (tandang), tokh Indonesia berhasil menahan sang “Green Falcons”, dengan 1-1. Bahkan satu tendangan penalti, bintang Salem Al Dawsary digagalkan penjaga gawang Timnas Indonesia Maartin Paes.

Sabpri Piliang – Wartawan Senior

Belajar dari cara berburu “Elang” (baca:Jepang), walau sesungguhnya Timnas Indonesia telah lama menjadi “Elang”. Julukan Elang identik dengan Garuda. Para ahli sejarah (histori) sepakat bahwa burung Garuda terinspirasi dari fisik Elang Jawa (Nisaetus Bartelsi).

Hingga “matchday” ke-10 tahun depan, Timnas Indonesia masih memiliki lima pertandingan lagi. Meski saat ini, berada di dasar klasemen. Harapan untuk (setidaknya) berada di rangking 4, tetap terbuka lebar. Tentunya, untuk syarat maju ke putaran ke-4.

Memiliki poin 3 ( tiga draw, dan 2 kalah), kemenangan melawan Arab Saudi bersama atmoshfer GBK, membuka harapan naik ke posisi 4 klasemen. Pertandingan malam ini yang berbarengan dengan: Bahrain vs Australia, dan Jepang vs China, membuka peluang itu.

Seandainya menang lawan Arab Saudi. Lalu Bahrain kalah lawan Australia, dan China kalah lawan Jepang, maka Indonesia akan naik ke posisi 4. Sebab sekalipun kalah 0-4 dari Jepang, selisih gol Indonesia masih lebih baik dari China dan Bahrain.

Seperti diketahui, pada “matchday” terdahulu. China kalah dari Jepang 0-7, dan Bahrain dilumat Tim Samurai Biru dengan skor 0-5. Hitung-hitungannya, bila malam ini, Indonesia menang. Poin kita akan sama dengan Arab Saudi dan China, yaitu 6. Sementara, bila Bahrain kalah melawan Aussie (Australia), poinnya tetap 5.

Malam ini, tak boleh menjadi “Black Tuesday”, tak boleh menjadi “Selasa Hitam” untuk meng-analogikan kekalahan sebagai hal yang buruk. Kekalahan yang menjadikan penonton GBK menjadi “patah hati”.

Suatu gambar, ulat tak memberi tahu kapan menjadi kupu kupu. Sebuah metafora yang mengajarkan, perubahan adalah bagian dari kehidupan.

Karena itu, kemenangan melawan Arab Saudi di “matchday” ke-6 ini, sebagai “harga mati”. Merubah diri, dari kekalahan demi kekalahan. Menjadi kemenangan demi kemenangan.

Kita bukan lagi ulat. Tapi telah berubah menjadi kupu kupu yang indah. Seindah kemenangan malam nanti. Semoga ya. * (Syam/Wah)

Post Views126 Views
Tags: AFC ChampionshipFIFAPiala DuniaPSSISepakbolaShin Tae Yong (STY)Timnas Arab SaudiTimnas Indonesia

Related Posts

Valvoline Jadi Pendukung Resmi Piala Dunia 2026, Soroti Peran Penting Mekanik di Balik Setiap Perjalanan
Gaya Hidup

Valvoline Jadi Pendukung Resmi Piala Dunia 2026, Soroti Peran Penting Mekanik di Balik Setiap Perjalanan

by Wahyu
Jumat, 17 Juli 2026
13
Manfaatkan Demam Sepak Bola, Chery Sulap Diler Jadi Tempat Nobar dan Kumpul Keluarga
Gaya Hidup

Manfaatkan Demam Sepak Bola, Chery Sulap Diler Jadi Tempat Nobar dan Kumpul Keluarga

by Pratama
Senin, 6 Juli 2026
23

RECOMMENDED

Chery J6T CSH Meluncur di GIIAS 2026, SUV Listrik Hybrid Ini Tawarkan Sensasi EV dengan Jangkauan Super Jauh

Chery J6T CSH Meluncur di GIIAS 2026, SUV Listrik Hybrid Ini Tawarkan Sensasi EV dengan Jangkauan Super Jauh

29 Juli 2026
5
Geely Coolray Unjuk Gigi di Sirkuit Mandalika, Harga Resmi Siap Diumumkan di GIIAS 2026

Geely Coolray Unjuk Gigi di Sirkuit Mandalika, Harga Resmi Siap Diumumkan di GIIAS 2026

28 Juli 2026
23

MOST VIEWED

  • Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    584 shares
    Share 234 Tweet 146
  • Dokter Phedy Memiliki Keahlian Menangani Berbagai Masalah Tulang Belakang

    385 shares
    Share 154 Tweet 96
  • Mengawali Tahun 2023, Sharp Luncurkan LED TV Aquos IIOTO Series Terbaru

    377 shares
    Share 151 Tweet 94
  • Dable Terbitkan ‘Digital Media Landscape 2021’, Termasuk TOP 30 Media di Indonesia

    346 shares
    Share 138 Tweet 87
  • Kementerian Agama Buka Seleksi Petugas Haji 2023, Syarat Utama Wajib Penguasaan IT

    344 shares
    Share 138 Tweet 86
MediaProfesi.id

MediaProfesi menyediakan berita aktual

CATEGORY

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Profil
  • Sosialita
  • Teknologi
  • Contact
  • Media Partner

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM

No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Sosialita

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM