MediaProfesi.id
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Minggu, 1 November 2026
No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Minggu, 1 November 2026
No Result
View All Result
MediaProfesi.id
No Result
View All Result
Home Teknologi

Cloudera Mengumumkan ‘Ekosistem Interoperabilitas’ dengan Para Pendiri AWS dan Snowflake

Pratama by Pratama
Jumat, 6 Desember 2024
in Teknologi
Cloudera Mengumumkan ‘Ekosistem Interoperabilitas’ dengan Para Pendiri AWS dan Snowflake
30
VIEWS

Jakarta, Media-profesi.com – Saat ini, enterprise bisa memanfaatkan perpaduan Cloudera dan Snowflake – dua tool terbaik di kelasnya untuk penyerapan (ingestion), pemrosesan dan konsumsi data – untuk single source of truth di seluruh data, analitik dan beban kerja AI.

Namun kini pelanggan AWS akan mendapatkan fleksibilitas, utilisasi data, dan kompleksitas yang lebih besar, yang mendukung arsitektur data modern. Semua itu terjadi melalui kemudahan yang akan dirasakan oleh pelanggan saat mereka menghubungkan beban kerja mereka dengan Snowflake, Cloudera, dan layanan-layanan AWS yang unik seperti Amazon Simple Storage Service (Amazon S3), Amazon Elastic Kubernetes Service (Amazon EKS), Amazon Relational Database Service (Amazon RDS), Amazon Elastic Compute Cloud (Amazon EC2), Amazon EMR, dan Amazon Athena.  

Pelanggan kami telah angkat bicara, mereka mencari hal-hal berikut ini:

  • Performa yang Bisa Ditingkatkan dan Hemat Biaya: Secara dinamis meningkatkan analitik dan beban kerja AI sekaligus mengoptimalkan biaya menggunakan mesin komputasi Snowflake dan lakehouse bertenaga Iceberg dari Cloudera.
  • Integrasi Ekosistem yang Lancar: Memungkinkan alur kerja terpadu di seluruh layanan AWS dan pengaturan hybrid/multi-cloud tanpa mengalami data silos.
  • Insight yang Aman dan Real Time: Menggabungkan tata kelola yang kuat dengan analitik real time untuk pengelolaan data yang efisien dan aman dan insight yang digerakkan oleh AI.

Kolaborasi bersama kami akan memungkinkan hal-hal berikut:

  • Berbagi Data dan Interoperabilitas yang Lancar: Integrasi ini memungkinkan pelanggan AWS memanfaatkan kemampuan lakehouse data dari Cloudera bersama dengan AI Data Cloud dari Snowflake, untuk memfasilitasi akses data terpadu dan berbagi di lintas platform.
  • Performa AI/ML yang Ditingkatkan: Kemitraan tersebut mengoptimalkan alur kerja data untuk aplikasi AI/ML dengan memungkinkan data set Cloudera yang ada di on-premise atau di hybrid menjalankan AWS lalu berintegrasi dengan kemampuan analitik Snowflake, sehingga mengurangi latensi dan meningkatkan insight.
  • Performa AI/ML yang Ditingkatkan: Pelanggan dapat memanfaatkan Snowflake untuk use case analitik yang spesifik sambil mengelola operasional data yang lebih besar dengan Cloudera, sehingga mereka dapat memaksimalkan investasi mereka di infrastruktur AWS dengan cara mengkombinasikan kekuatan dari kedua platform tersebut.
  • Mendukung Strategi Multi-Cloud: Kolaborasi ini menyederhanakan cara untuk bridging data yang disimpan di AWS dengan Snowflake, mendukung strategi multi-cloud dan meningkatkan mobilitas data di seluruh lingkungan tanpa menyebabkan terjadinya vendor lock-in.
  • Manajemen Data yang Bisa Ditingkatkan dan Aman: Keamanan kelas enterprise dan kemampuan tata kelola Cloudera kini dihadirkan pula pada data yang dibagikan dengan Snowflake, untuk memastikan kepatuhan pada regulasi dan skalabilitas bagi pelanggan yang menangani data sensitif.

Ada beberapa use case baru yang terungkap. Sebagai contoh: pelanggan AWS yang menggunakan Cloudera untuk menangani beban kerja hybrid kini bisa memperluas jangkauan alur kerja analitik itu ke Snowflake, sehingga mereka bisa mendapatkan insight yang lebih mendalam tanpa memindahkan data di seluruh infrastruktur. Atau sekarang pelanggan bisa mengkombinasikan pemrosesan data mentah Cloudera dan kemampuan analitis Snowflake untuk membangun pipeline AI/ML yang efisien. Use case-nya tidak terbatas dan bisa meluas bahkan melebihi bayangan perusahaan kami.

“Ini membantu mempercepat pemanfaatan lakehouse dan analitik di perusahaan, di manapun zona penerapan yang mereka pilih, apapun pilihan form factor-nya, serta apapun mesin komputasi yang mereka pilih, dengan TCO yang terbaik. Melalui kemitraan dengan AWS dan Snowflake, pelanggan sekarang bisa mengembangkan aplikasi enterprise yang sangat penting satu kali, dan menjalankannya di mana saja – di public cloud, di private cloud, di VPC mereka, dan berbagi aset data antara para praktisi dan tim data,” kata Abhas Ricky, Chief Strategy Officer Cloudera.

“Kami sangat antusias bekerja bersama AWS dan Snowflake untuk menghadirkan penyelarasan yang unik di antara tiga perusahaan yang kuat. Masukan positif dari pelanggan kami menegaskan bahwa kami telah memberikan dampak yang berarti,” kata Michelle Hoover, SVP Global Alliances & Channels Cloudera.

Awal tahun ini Cloudera mengumumkan ekspansi ekosistem Enterprise AI-nya, dengan para mitra Pinecone, Anthropic, Google, Amazon, dan Snowflake. Inisiatif ini menyatukan para penyedia AI terkemuka di industri untuk memberikan solusi AI yang komprehensif dan end-to-end bagi pelanggan yang akan membantu memaksimalkan value AI.

Dengan memperluas akses ekosistem REST Catalog ke data di banyak vendor, sekarang pelanggan tidak harus memilih dan memilah vendor, namun bisa mendapatkan yang terbaik dari masing-masing vendor melalui satu titik akses saja. * (Syam/Pra)

Post Views181 Views
Tags: clouderaCloudera dan SnowflakeEnterprise AI

Related Posts

Cloudera dan NVIDIA Gaspol Kuasai Pasar AI, Solusi Baru Diburu untuk Pangkas Jarak dari Uji Coba ke Produksi
Teknologi

Cloudera dan NVIDIA Gaspol Kuasai Pasar AI, Solusi Baru Diburu untuk Pangkas Jarak dari Uji Coba ke Produksi

by Pratama
Rabu, 28 Oktober 2026
8
Agen AI Bisa Menembus Batas Keamanan, Perusahaan Diminta Hitung Ulang “Radius Ledakan”
Teknologi

Agen AI Bisa Menembus Batas Keamanan, Perusahaan Diminta Hitung Ulang “Radius Ledakan”

by Pratama
Jumat, 2 Oktober 2026
24

RECOMMENDED

DFSK E5 Plus Tantang Dominasi SUV Premium: Teknologi PHEV Tempuh 1.400 Km, Dibekali 18 Fitur ADAS

DFSK E5 Plus Tantang Dominasi SUV Premium: Teknologi PHEV Tempuh 1.400 Km, Dibekali 18 Fitur ADAS

31 Oktober 2026
7
Chery Gempur Pasar SUV Keluarga: TIGGO X7 Sanggup Terjang Genangan 700 mm, TIGGO 7 Andalkan 20+ Fitur Keselamatan

Chery Gempur Pasar SUV Keluarga: TIGGO X7 Sanggup Terjang Genangan 700 mm, TIGGO 7 Andalkan 20+ Fitur Keselamatan

30 Oktober 2026
3

MOST VIEWED

  • Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    609 shares
    Share 244 Tweet 152
  • Dokter Phedy Memiliki Keahlian Menangani Berbagai Masalah Tulang Belakang

    411 shares
    Share 164 Tweet 103
  • Mengawali Tahun 2023, Sharp Luncurkan LED TV Aquos IIOTO Series Terbaru

    404 shares
    Share 162 Tweet 101
  • Dable Terbitkan ‘Digital Media Landscape 2021’, Termasuk TOP 30 Media di Indonesia

    374 shares
    Share 150 Tweet 94
  • Kementerian Agama Buka Seleksi Petugas Haji 2023, Syarat Utama Wajib Penguasaan IT

    371 shares
    Share 148 Tweet 93
MediaProfesi.id

MediaProfesi menyediakan berita aktual

CATEGORY

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Profil
  • Sosialita
  • Teknologi
  • Contact
  • Media Partner

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM

No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Sosialita

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM