MediaProfesi.id
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Minggu, 19 April 2026
No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Minggu, 19 April 2026
No Result
View All Result
MediaProfesi.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

PERANG DAGANG: Intimidasi, dan “Retaknya” Barat

Wahyu by Wahyu
Selasa, 22 April 2025
in Ekonomi
PERANG DAGANG: Intimidasi, dan “Retaknya” Barat
49
VIEWS

Penulis: Sabpri Piliang – Wartawan Senior

Jakarta, Media-profesi.com – “DONALD TRUMP” adalah gejala “penyakit” global. Eropa menyadari. “Intimidasi Trump”, harus di akhiri!

Perang dagang Trump, bukan saja menjadi ancaman sekutu Eropanya (trans-atlantik). Lebih jauh, menjadi sandungan mitra dagang terbesarnya (China), bahkan seluruh kawasan.

China yang rilek, akan lebih banyak memperoleh ambivalens “revenue”. Perang dagang yang diawali Trump sejak 2 April itu, memberi “opportunity” dan hikmah pada Pemerintahan Xi Jinping dan PM Li Qiang.

Li Qiang, PM China ke-8 (sejak 2023). Merupakan pemimpin yang Pro-bisnis, dan mudah beradaptasi dengan Eropa yang kecewa terhadap perang dagang Trump.

Keuntungan dobel (revenue ambivalens) China di sini. Xi Jinping-Li Qiang dapat memperbaiki hubungannya dengan Eropa dari sisi perdagangan.

Pula keuntungan politik yang selama ini harus “pamit” dulu kepada AS. Sebelum melakukan kontak langsung dengan China. Akan menjadi lebih pragmatis. Kira-kira “fatsoen” atau tatakrama politiknya seperti itu.

Kunjungan Presiden China Xi Jinping ke kawasan Asia Tenggara pekan lalu. Adalah cara China untuk mengatakan, “perang dagang” ala Trump, membuat China mudah merengkuh Asia, Eropa, bahkan kawasan Amerika Utara lain.

Perang dagang yang dicetuskan Trump, telah memberi “roadmap” pada China. Untuk “menenun” perjanjian dan kemitraan alternatif bersama negara-negara yang kecewa.

Bagi negara-negara Eropa, juga Asia (kecuali China), “Perang Dagang” AS terhadap mereka. Adalah sebentuk perundungan (“pelecehan”) dari negara “superpower”. Kepada negara-negara kecil yang mengandalkan kemakmuran dari ekspor.

Banyak perusahaan yang sangat bergantung pada arus barang (hulu dan hilir) ke dan dari AS. Perang dagang, serta  tindakan balasan dari Tiongkok kepada AS. Telah mempersulit mereka. Secara signifikan dan jangka panjang.

Tarif yang tinggi, seperti AS terhadap China (245 persen). AS terhadap Indonesia (47 persen). Meskipun sah dilakukan timbal balik, tarif yang tinggi akan merugikan konsumen di seluruh dunia.

Perang Dagang (Perang Tarif) China dan AS sebagai dua “market” induk dunia. Akan membebani pertumbuhan ekonomi. Sekaligus melemahkan permintaan yang sudah lesu.

Perang dagang adalah satu “penyakit”. Penyakit itu telah menjalar ke mana-mana. LVMH, pemilik Louis Vitton dan Christian Dior, misalnya. Membukukan penurunan sebesar 3 persen di kuartal pertama, menjadi USD 23 milyar.

Perang dagang telah mengubah, dan akan mengubah geopolitik dunia. Meski tidak se-ekstrem yang kita duga. Setidaknya menciptakan “close friend” baru, atau pragmatisme terhadap “perkawanan”, atau “permusuhan”.

Presiden Uni Eropa, Ursula von der Leyen mengindikasikan itu. “Ide tradisional  tentang “Barat” (baca: AS dan Eropa) yang bersatu adalah “masa lalu”, katanya.

China, Eropa, dan Asia, akan bersatu untuk mulai meninggalkan AS. Sangat mungkin! * (Syam/Wah) – Foto: Istimewa

Post Views87 Views
Tags: Amerika SerikatChinaEkonomi GlobalPerang DagangPerang Tarif

Related Posts

Trump, Tarif 19 Persen, dan Puasa yang Menahan Amarah
Nasional

Trump, Tarif 19 Persen, dan Puasa yang Menahan Amarah

by Pratama
Minggu, 22 Februari 2026
48
Honda Civic Hybrid Raih Edmunds Top Rated Car Award 2026 di Amerika Serikat
Ekonomi

Honda Civic Hybrid Raih Edmunds Top Rated Car Award 2026 di Amerika Serikat

by Pratama
Jumat, 20 Februari 2026
11

RECOMMENDED

Daewoong Hadirkan Obat Inovatif P-CAB ‘Fexuprazan’, Resmi Dapat Persetujuan BPOM di Indonesia

Daewoong Hadirkan Obat Inovatif P-CAB ‘Fexuprazan’, Resmi Dapat Persetujuan BPOM di Indonesia

19 April 2026
6
Peningkatan Fitur Galaxy A57 5G dan Galaxy A37 5G untuk Menunjang Gaya Hidup Anak Muda Indonesia

Peningkatan Fitur Galaxy A57 5G dan Galaxy A37 5G untuk Menunjang Gaya Hidup Anak Muda Indonesia

19 April 2026
10

MOST VIEWED

  • Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    569 shares
    Share 228 Tweet 142
  • Dokter Phedy Memiliki Keahlian Menangani Berbagai Masalah Tulang Belakang

    366 shares
    Share 146 Tweet 92
  • Mengawali Tahun 2023, Sharp Luncurkan LED TV Aquos IIOTO Series Terbaru

    359 shares
    Share 144 Tweet 90
  • Dable Terbitkan ‘Digital Media Landscape 2021’, Termasuk TOP 30 Media di Indonesia

    325 shares
    Share 130 Tweet 81
  • Kementerian Agama Buka Seleksi Petugas Haji 2023, Syarat Utama Wajib Penguasaan IT

    324 shares
    Share 130 Tweet 81
MediaProfesi.id

MediaProfesi menyediakan berita aktual

CATEGORY

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Profil
  • Sosialita
  • Teknologi

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM

No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Sosialita

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM