MediaProfesi.id
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Jumat, 12 Juni 2026
No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Jumat, 12 Juni 2026
No Result
View All Result
MediaProfesi.id
No Result
View All Result
Home Nasional

Kolaborasi Lintas Lembaga Kesehatan Indonesia Audiensi dengan Menteri Kesehatan Swedia Bahas Penguatan Sistem Kesehatan Nasional

Syamhudi by Syamhudi
Senin, 2 Juni 2025
in Nasional
Kolaborasi Lintas Lembaga Kesehatan Indonesia Audiensi dengan Menteri Kesehatan Swedia Bahas Penguatan Sistem Kesehatan Nasional
6
VIEWS

Jakarta, Mediaprofesi.id – Dalam upaya memperkuat sistem kesehatan nasional, Yayasan Jantung Indonesia (YJI) bersama Yayasan Kanker Indonesia (YKI), Indonesia’s Strategic Development Initiatives (CISDI), dan Indonesia Health Development Center (IHDC) menggelar audiensi strategis dengan Menteri Kesehatan Swedia H.E. Acko Ankarberg Johansson dan Duta Besar Swedia untuk Indonesia H.E. Daniel Blockert.

Pertemuan yang berlangsung di Business Sweden Indonesia ini membahas tantangan sistem kesehatan Indonesia dalam menangani penyakit tidak menular (PTM), termasuk penyakit jantung dan kanker yang menjadi penyebab kematian tertinggi di Indonesia.

YJI: 43 Tahun Berkomitmen untuk Kesehatan Jantung Bangsa

Ketua Umum Yayasan Jantung Indonesia, Annisa Pohan Yudhoyono, dalam audiensi itu menyatakan bahwa “Sebagai organisasi yang telah 43 tahun berkecimpung dalam pencegahan penyakit kardiovaskular, YJI melalui 155 cabang di seluruh Indonesia per Mei 2025 telah membantu 2.412 pasien dengan Penyakit Jantung Bawaan (PJB) dari keluarga pra-sejahtera. Kami percaya kolaborasi lintas sektor dan negara seperti ini akan mempercepat tercapainya target kesehatan nasional.”

Tantangan dan Inisiatif Kolaboratif

Dalam audiensi lintas lembaga kesehatan tersebut, Yayasan Jantung Indonesia menekankan tiga tantangan utama yaitu:

  • Beban ekonomi tinggi akibat penyakit kardiovaskular yang menjadi penyebab kematian tertinggi di Indonesia.
  • Kesenjangan akses layanan kesehatan, terutama untuk deteksi dini PJB dan penyakit jantung rematik (RHD) di daerah terpencil.
  • Minimnya kesadaran masyarakat tentang pencegahan, termasuk mitos bahwa PJB hanya terjadi pada anak-anak.

Peluang Kolaborasi Indonesia-Swedia

YJI mengidentifikasi potensi sinergi kedepannya dalam:

  • Pembangunan kapasitas tenaga medis melalui pelatihan dan pertukaran pengetahuan.
  • Inovasi teknologi kesehatan, seperti e-health dan alat diagnostik terjangkau.
  • Penguatan pusat data nasional untuk penyakit kardiovaskular.

“Kami berharap melalui kemitraan dengan Swedia, yang memiliki sistem kesehatan preventif dan teknologi digital maju, memungkinkan dapat membantu mempercepat pencapaian target kesehatan Indonesia,” tambah Annisa.

Ajakan untuk Aksi Bersama

YJI mengajak semua pemangku kepentingan, termasuk pemerintah Swedia, untuk bersama-sama:

  • Meningkatkan akses layanan kesehatan jantung di daerah tertinggal.
  • Memperkuat edukasi pencegahan melalui pendekatan komunitas.
  • Mendukung penelitian dan inovasi berbasis data. * (Syam)
Post Views223 Views
Tags: Penyakit JantungPenyakit KankerYayasan Jantung IndonesiaYayasan Kanker Indonesia

Related Posts

Hari Jantung Sedunia: Waspada Aritmia dan Gejala yang Sering Diabaikan
Nasional

Hari Jantung Sedunia: Waspada Aritmia dan Gejala yang Sering Diabaikan

by Syamhudi
Senin, 29 September 2025
51

RECOMMENDED

Bisnis Laundry Makin Menjanjikan, Ini Rahasia Agar Cepat Untung dan Mudah Berkembang

Bisnis Laundry Makin Menjanjikan, Ini Rahasia Agar Cepat Untung dan Mudah Berkembang

12 Juni 2026
6
Acer Bikin Geger Computex 2026, Laptop Gaming AI dan Handheld Unik Ini Jadi Sorotan

Acer Bikin Geger Computex 2026, Laptop Gaming AI dan Handheld Unik Ini Jadi Sorotan

12 Juni 2026
13

MOST VIEWED

  • Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    574 shares
    Share 230 Tweet 144
  • Dokter Phedy Memiliki Keahlian Menangani Berbagai Masalah Tulang Belakang

    370 shares
    Share 148 Tweet 93
  • Mengawali Tahun 2023, Sharp Luncurkan LED TV Aquos IIOTO Series Terbaru

    365 shares
    Share 146 Tweet 91
  • Dable Terbitkan ‘Digital Media Landscape 2021’, Termasuk TOP 30 Media di Indonesia

    332 shares
    Share 133 Tweet 83
  • Kementerian Agama Buka Seleksi Petugas Haji 2023, Syarat Utama Wajib Penguasaan IT

    330 shares
    Share 132 Tweet 83
MediaProfesi.id

MediaProfesi menyediakan berita aktual

CATEGORY

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Profil
  • Sosialita
  • Teknologi

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM

No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Sosialita

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM