MediaProfesi.id
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Kamis, 25 Juni 2026
No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Kamis, 25 Juni 2026
No Result
View All Result
MediaProfesi.id
No Result
View All Result
Home Nasional

KONFLIK GLOBAL: “Post-fact”! AS Bersiap Masuk Iran!

Pratama by Pratama
Minggu, 22 Juni 2025
in Nasional
KONFLIK GLOBAL: “Post-fact”! AS Bersiap Masuk Iran!
36
VIEWS

Penulis: Sabpri Piliang – Wartawan Senior

Jakarta, Mediaprofesi.id – “POST-FACT”, atau “Post-truth”. Dunia kini berada di pintu gerbang, yang sangat berbahaya! Berbahaya!

“Leadership” telah mati! Tak ada lagi dunia yang mampu berpaham “isolasionis”. Tidak ikut campur mengurusi, urusan negara lain.

Hari-hari ini, hari-hari jelang dua minggu ke depan. Sangat berbahaya! Frasa Presiden AS Donald Trump, seperti “mengingatkan” Iran! “Mau takluk atau tidak”!

Intelejen Israel sejauh ini mampu meyakinkan Donald Trump. Iran sedikit lagi punya senjata nuklir! Dan, membahayakan “sang sekutu”!

Israel tengah menggiring AS untuk masuk ke kancah perang besar yang tidak perlu. Perang yang tidak akan pernah “dimenangkan”! Karena melawan “harga diri” sebuah bangsa.

Harga diri sebuah bangsa, akan memicu adrenalin. Hancur infrastruktur (kota), dan hancur suprastruktur (terbunuhnya pemimpin-pemimpin Iran), sangat mungkin! Dan sudah beberapa terjadi.

Namun, itu tidak akan membuat Iran kehabisan ‘suksesor’. Dengan kontur geologis alam mirip-mirip Afghanistan. Iran yang memiliki luas 1,6 juta kilometer akan mempersulit AS, terlebih bila perang infanteri terjadi.

Geologis Iran yang berupa dataran tinggi, dan cekungan dalam, serta goa-goa. Akan memberi pelajaran “similar” kepada AS seperti Afghanistan, kalau sampai AS berkonflik langsung dengan Iran.

Sejauh ini, keunggulan Israel, dan semisal AS (dalam dua minggu) ke depan. Baru sebatas “perang langit”, menggunakan arsenal pesawat tempur canggih.

Israel yang terus-menerus membangun “dictum” (diktum) pengayaan nuklir Iran. Telah mempengaruhi Presiden AS Donald Trump. Faham ‘isolasionis’ menyebut, itu tak penting bagi AS! Membahayakan kepentingan AS.

Berbahaya! Karena, serangan AS (bila terjadi), akan menjerumuskan negeri adidaya ini masuk ke ‘medan’ ala: Vietnam dan Afghanistan.

“Lingkar dalam” Trump, banyak yang sudah mengingatkan bahaya ini! Namun, salah satu direktur intelejen Trump, Tulsi Gabbard, juga penasehat kepercayaannya (Steve Bannon) akhirnya takluk.

Mereka yang tadinya meyakinkan Donald Trump, bahwa Iran tidak sejauh yang dituding Israel tentang kepemilikan nuklir. Menyerah, dan mengoreksi ucapannya, sebagai “kekeliruan”.

“Post-fact”, nampaknya akan membawa AS pada kancah perang terbesar ke-3nya, setelah Vietnam dan Afghanistan. Pra-kondisi, sepertinya sudah dilakukan.

AS telah memindahkan pesawat pengebom B-2 miliknya, ke Guam (Kepulauan Pasifik). Pesawat canggih ini, dilengkapi untuk membawa GBU-57 massive Odnance Penetrator seberat 30.000 pon.

Penetrator ini (The Guardian, 21/6) menyebut,  mampu menghancurkan target di bawah tanah. Sasarannya, tentu untuk menyerang program nuklir Iran, termasuk Fordow (instalasi nuklir 100 meter di bawah tanah, di Kota Qom).

“Post-truth”, kini tengah “booming”. Pesawat B-2 yang tinggal 3.000 mil (4.800-km) lagi, akan segera menuju Pangkalan AL bersama: AS-Inggris di Samudra Hindia. Perang besar akan terjadi!

Selanjutnya (pasca-dua minggu). Bila jadi mengikuti keinginan Israel, AS akan langsung menjatuhkan bola-bola api dahsyatnya ke bumi Iran, lewat pesawat B-2.

Terlebih jarak Diego Garcia-Teheran, hanya 6.200 km (3.800 mil). Untuk ukuran pesawat modern B-2, itu sangat dekat.

Kebenaran, kini makin ter-“alienasi”! Kebenaran, makin terasing! Frasa-frasa kesombongan dan ambiguitas, terus merebak. “Post-fact”, sekaligus “post-truth”!

Saya, 80 persen yakin! AS akan menyerang Iran. Variabel-variabel di atas, memperkuat keyakinan itu! AS mungkin bakal tercebur dalam, seperti di Vietnam dan Afghanistan.

Perang Dunia III? Atau ala Vietnam War? Mungkin model Afghanistan? Mengerikan! * (Syam/Pra) Foto: Istimewa

Post Views96 Views
Tags: Amerika SerikatPerang Iran-Israel

Related Posts

Trump, Tarif 19 Persen, dan Puasa yang Menahan Amarah
Nasional

Trump, Tarif 19 Persen, dan Puasa yang Menahan Amarah

by Pratama
Minggu, 22 Februari 2026
51
Honda Civic Hybrid Raih Edmunds Top Rated Car Award 2026 di Amerika Serikat
Ekonomi

Honda Civic Hybrid Raih Edmunds Top Rated Car Award 2026 di Amerika Serikat

by Pratama
Jumat, 20 Februari 2026
14

RECOMMENDED

Baru Sebulan Dibuka, Chery Q Sudah Kantongi Lebih dari 3.000 Pesanan, Apa Rahasianya?

Baru Sebulan Dibuka, Chery Q Sudah Kantongi Lebih dari 3.000 Pesanan, Apa Rahasianya?

24 Juni 2026
13
Tak Perlu Terbang ke Amsterdam, Ribuan Karya Seni Dunia Kini Hadir di Samsung TV

Tak Perlu Terbang ke Amsterdam, Ribuan Karya Seni Dunia Kini Hadir di Samsung TV

24 Juni 2026
15

MOST VIEWED

  • Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    576 shares
    Share 230 Tweet 144
  • Dokter Phedy Memiliki Keahlian Menangani Berbagai Masalah Tulang Belakang

    373 shares
    Share 149 Tweet 93
  • Mengawali Tahun 2023, Sharp Luncurkan LED TV Aquos IIOTO Series Terbaru

    368 shares
    Share 147 Tweet 92
  • Dable Terbitkan ‘Digital Media Landscape 2021’, Termasuk TOP 30 Media di Indonesia

    335 shares
    Share 134 Tweet 84
  • Kementerian Agama Buka Seleksi Petugas Haji 2023, Syarat Utama Wajib Penguasaan IT

    334 shares
    Share 134 Tweet 84
MediaProfesi.id

MediaProfesi menyediakan berita aktual

CATEGORY

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Profil
  • Sosialita
  • Teknologi

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM

No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Sosialita

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM