MediaProfesi.id
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Selasa, 28 Juli 2026
No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Selasa, 28 Juli 2026
No Result
View All Result
MediaProfesi.id
No Result
View All Result
Home Nasional

ARSITEKTUR BARAT: AS Terjepit Realitas Gaza

Wahyu by Wahyu
Kamis, 4 September 2025
in Nasional
ARSITEKTUR BARAT: AS Terjepit Realitas Gaza
43
VIEWS

Penulis: Sabpri Piliang – Pengamat Timur Tengah

Jakarta, Mediaprofesi.id – REALITAS! Acuh! Tersirat jadi “player” di Gaza. Membuat celah! AS bukan lagi menjadi “arsitek” tatanan internasional.

Era Presiden Donald Trump, makin mempertegas itu! AS kini, tidak “dihormati” sebagai “kunci” dalam menyelesaikan setiap masalah dunia. Yang pernah diperankannya.

Gaza, mengeliminasi AS dari panggung “leader”, ke panggung “berwarna” yang sangat “tebal”, dan kentara. Israel, membuat AS bersikap “standard ganda”.

Ada kekhawatiran negara sekutu AS! Seperti Inggris, Perancis, dan Spanyol, “kekosongan” arsitek “leader”! Akan berpindah, dari “teman” ke “musuh”.

Penengah terhormat yang dimiliki AS dulu, bisa jadi bakal diisi oleh negara Asia Timur. Seperti China. Dalam politik, selalu bakal muncul “wasit” yang adil.

Terlepas dari kekerasan Hamas (peristiwa 7 Oktober 2023) pada rakyat Israel. Sepatutnya tidak “melebihi batas”! Hukum kolektif, telah membelalakkan dunia. AS tidak serius mencegah Israel!

AS yang merupakan arsitek terdepan pasca-PD II. Yang menjadi tatanan (hukum internasional kini). Justru telah melemahkan tatanan internasional dan “aturan main”!

Menolak visa Presiden Palestina Mahmoud Abbas! Menghadiri sidang “General Assembly” PBB (September), di New York. Makin menyelaraskan, Pemerintahan Trump, dengan pemerintah “Sayap Kanan” Israel.

Menabrak aspek tatanan internasional, begitu mencolok. Berdasarkan perjanjian sebagai “tuan rumah” PBB di New York. AS tidak patut menolak visa anggota/pengamat yang ingin menghadiri SU PBB 9-23 September.

PM Spanyol, Fedro Sanchez, seperti dikutip “The Guardian” (3 September 2025) mengingatkan! Meninggalkan tatanan konvensional (kesepakatan), tidak berdampak positif bagi AS, Uni Eropa, dan Barat.

Apa yang terjadi di Gaza saat ini. Merupakan salah satu episode “tergelap” dalam hubungan internasional di abad ke-21. “Sejauh ini, Uni Eropa telah menangguhkan kemitraan strategis Uni Eropa-Israel,”kata Sanchez!

Sesungguhnya, Uni Eropa sangat berharap AS (di bawah Trump). Lebih bersikap pragmatis dalam menyelesaikan konflik Gaza yang sangat kasat mata, “Genosida”!

Visi kemanusiaan dan moral. Seharusnya bisa mengubah “pertemanan” AS-Israel sedikit ter-“deviasi”. Setelah melihat korbannya mayoritas anak-wanita.

“Menonton” Gaza, negara-negara “kuat” yang “berseberangan” dengan “Trans-Atlantik” (Barat/NATO), seperti China, Rusia, Korea Utara. Tidak ingin lagi berbicara “kemanusiaan” palsu dengan AS.

“Ambivalens” AS terhadap Gaza, menyangkut HAM, atau ‘humanitarian’.  Ditertawai Rusia, juga Korea Utara (kirim pasukan bantu Rusia) versus Ukraina. AS membiarkan hukuman kolektif Israel di Gaza.

INGGRIS AMBIL ALIH

Sikap Inggris yang mengakui Palestina, minggu depan (SU PBB). Bisa jadi akan terwujud. Begitu juga Perancis, Australia, dan Kanada.

Kekhawatiran ada negara Asia Timur (mungkin China) yang akan berperan sebagai wasit “adil” di masa depan. Menjadikan Inggris dan Perancis, “bergegas” ingin mengisi kekosongan AS.

Sidang Umum PBB yang dimulai 9 September di New York, menjadi taruhan bagi Inggris. Pun, Perancis!

“Bertanggung  jawab” atas lahirnya Israel, lewat Deklarasi Balfour (1917). Inggris juga “bertanggung jawab” untuk mengakhiri pembantaian warga sipil Gaza, dengan “imbalan” politis!

Sebenarnya Inggris masih memberi kesempatan kepada Israel, untuk “membatalkan” pengakuannya. Asal, Israel mau melakukan gencatan senjata, dan tidak meng-aneksasi West Bank.

PM Inggris Keir Starmer (Agustus lalu) serius mengatakan! Inggris akan mengakui Palestina sebelum berlangsungnya SU PBB, yang dimulai 9 September (The Guardian).

Melihat persiapan Israel saat ini. Sebanyak 60.000 pasukan cadangan, dengan biaya 7,4 milyar dolar AS (The Times Of Israel, 3 September 2025). Israel sepertinya akan “menabrak” ancaman Inggris.

“Mimpi buruk” bagi Israel! Sekalipun pengakuan Inggris tinggal terhitung (maksimal) lima hari lagi (sebelum 9 September)! Tidak akan otomatis memerdekakan Palestina.

Sebagai sekutu! Pendukung Israel (Inggris), sejak kemerdekaannya 1948! Pemilik hak veto di “Security Council” PBB. Secara psikologis akan memukul Israel, “menyudutkan AS.

Membaca pikiran “tangan kanan” PM Netanyahu, Ron Dermer (Times Of Israel, 3 September 2025). Ada kemungkinan di detik akhir, Israel akan setuju gencatan senjata 60 hari dengan Hamas.

“Jangan terlalu memberi bobot pada penolakan. Israel belum mengesampingkan kesepakatan pembebasan sebagian dengan Hamas,” kata Dermer.

Satu perspektif! Israel juga sangat waswas, kalau-kalau Inggris “nekad” mengakui negara Palestina. Bimbang! ‘Paranoia’, kejadian 7 Oktober akan terulang lagi. Netanyahu di persimpangan jalan.

Kita lihat! Setidaknya hingga 8 September, sehari sebelum pembukaan SU PBB. Apakah Israel akan menerima proposal: AS, Qatar, Mesir? Atau malah menabraknya?

PEMBANTAIAN SEMPURNA

Israel tengah bersiap! Serangan darat, laut dan udara. Akan menjadikan Gaza sebagai “killing field” ‘ala’ Khmer Merah (1978), dengan pelakunya Israel!

Enggannya warga Gaza menjauhi zona pertempuran. Baru sekitar 10.000 orang yang pergi. Merupakan cara, mencegah Israel mengulangi peristiwa “nakhba” tujuh dasawarsa lalu. Palestina paham.

“Deadlock”-nya upaya menghindari “bencana” mematikan Gaza. Karena Israel memberi pilihan “stagnasi”! Lucuti senjata Hamas, sebagai “harga” temporer, bukan harga kemerdekaan!

Bagi Hamas, ini mengerikan. Demiliterisasi, tanpa gencatan senjata permanen. Sama saja “membunuh” rakyat Palestina, di saat sudah terbunuh.

Israel kini, merasa unggul dengan momentum militeristik. Sementara Hamas (baca: rakyat Palestina), unggul dengan momentum politis.

Pengakuan di mana-mana! Telah memperkuat spirit Hamas untuk “wait & see”, meski terdesak!

Sidang Umum PBB, akan mengubah “wajah catur” Palestina! Mengubah “wajah” Israel, yang “kesepian” dan hanya menyisakan AS sendirian sebagai ‘patron’ “godfather’.

Konsep ‘diferensial-integral’ ‘trans-atlantic’, suka atau tidak, telah menjadi “puzzle” terhadap Israel. Perubahan, dan akumulasi kebijakan politik Inggris-Perancis! Itulah diferensialnya.

Pengakuan Inggris dan Perancis (pada Palestina), punya dimensi luas. Dalam “melindungi” wibawa Barat (trans-atlantic/NATO).

Sekaligus, mencegah China men- “take over”, peran AS yang “terkoyak” oleh peristiwa Gaza.

Distorsi Gaza, telah mengubah wajah AS. Dari “polisi”, menjadi “pemain”. Atau, dari “regulator” ke “player”. Menang pun, Israel terjepit! * (Syam/Wah)  –  Foto: Istimewa

Post Views300 Views
Tags: Amerika SerikatGazaInggrisIsrael-HamasPerancisUni Eropa

Related Posts

Eropa Dilanda Gelombang Panas 40°C, Ini Dampaknya ke Harga Minyak, Emas, dan Pasar Saham
Ekonomi

Eropa Dilanda Gelombang Panas 40°C, Ini Dampaknya ke Harga Minyak, Emas, dan Pasar Saham

by admin
Sabtu, 4 Juli 2026
22
Trump, Tarif 19 Persen, dan Puasa yang Menahan Amarah
Nasional

Trump, Tarif 19 Persen, dan Puasa yang Menahan Amarah

by Pratama
Minggu, 22 Februari 2026
51

RECOMMENDED

Geely Coolray Unjuk Gigi di Sirkuit Mandalika, Harga Resmi Siap Diumumkan di GIIAS 2026

Geely Coolray Unjuk Gigi di Sirkuit Mandalika, Harga Resmi Siap Diumumkan di GIIAS 2026

28 Juli 2026
14
Siluet Misterius Chery Muncul Jelang GIIAS 2026, J6 Series Punya Saudara Baru?

Siluet Misterius Chery Muncul Jelang GIIAS 2026, J6 Series Punya Saudara Baru?

28 Juli 2026
16

MOST VIEWED

  • Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    583 shares
    Share 233 Tweet 146
  • Dokter Phedy Memiliki Keahlian Menangani Berbagai Masalah Tulang Belakang

    384 shares
    Share 154 Tweet 96
  • Mengawali Tahun 2023, Sharp Luncurkan LED TV Aquos IIOTO Series Terbaru

    377 shares
    Share 151 Tweet 94
  • Dable Terbitkan ‘Digital Media Landscape 2021’, Termasuk TOP 30 Media di Indonesia

    345 shares
    Share 138 Tweet 86
  • Kementerian Agama Buka Seleksi Petugas Haji 2023, Syarat Utama Wajib Penguasaan IT

    344 shares
    Share 138 Tweet 86
MediaProfesi.id

MediaProfesi menyediakan berita aktual

CATEGORY

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Profil
  • Sosialita
  • Teknologi
  • Contact
  • Media Partner

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM

No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Sosialita

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM