MediaProfesi.id
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Rabu, 16 September 2026
No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Rabu, 16 September 2026
No Result
View All Result
MediaProfesi.id
No Result
View All Result
Home Nasional

IEE Series 2025 Pekan Kedua: Era Baru Elektrifikasi dan Teknologi AI di Industri Pertambangan

Wahyu by Wahyu
Kamis, 18 September 2025
in Nasional
IEE Series 2025 Pekan Kedua: Era Baru Elektrifikasi dan Teknologi AI di Industri Pertambangan
250
VIEWS

Jakarta, Mediaprofesi.id – Memasuki pekan kedua, ajang Indonesia Energy & Engineering (IEE) 2025 semakin berfokus pada inovasi teknologi ramah lingkungan, khususnya di sektor pertambangan.

Diadakan di lahan seluas 143,000 meter persegi JIExpo Kemayoran pada 17-20 September 2025, pameran ini menampilkan beragam alat berat ramah lingkungan. Berbagai brand global membawa inovasinya, dari electric wheel loader, electric excavator, electric lift hingga truk listrik (EV), dan juga Hybrid EV excavator yang dirancang untuk mendukung transisi industri hijau, hilirisasi, dan penguatan rantai pasok nasional yang ramah lingkungan.

Kolaborasi antara brand global dan pelaku industri nasional di pameran ini ditargetkan bisa menjadi katalis dari transformasi industri nasional yang keberlanjutan, sesuai tema “Sustainability for Industrial Transformation.”

Pada salah satu sesi workshop, perwakilan Kedutaan Besar Swedia juga turut mendukung kolaborasi tersebut, dengan membahas kerjasama Sweden-Indonesia Sustainability Partnership (SISP).

Eric Odar, Trade Commissioner of Sweden to Indonesia dan orgasinasi Business Sweden di bawah Kedutaan Besar Swedia, menyatakan bahwa, kolaborasi dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dalam pembentukan SISP ini, didasari oleh kesamaan visi kedua negara untuk mencapai target keberlanjutan. Pada tahun 2025 ini, fokus kemitraan diarahkan pada sektor pertambangan, yang merupakan salah satu pilar ekonomi utama Indonesia.

Odar menyoroti bahwa industri pertambangan berperan sebagai enabler utama bagi pembangunan berkelanjutan di seluruh dunia, terutama dalam penyediaan bahan baku untuk baterai dan kendaraan listrik. Tentu saja ini juga penting untuk mengakselerasi pencapaian target Net Zero Emission (NZE) Global tahun 2050, dan Indonesia di tahun 2060.

“Elektrifikasi pada industri pertambangan dapat membawa berbagai manfaat, seperti menurunkan biaya bahan bakar, mengurangi kebutuhan perawatan, meningkatkan keselamatan pekerja, dan memperbaiki kinerja ESG. Ini adalah salah satu area yang paling potensial dan selaras juga dengan peta jalan EV yang telah ditetapkan oleh pemerintah Indonesia,” tambahnya.

Di pekan Energy & Engineering Week, Shandong Heavy Industry (SDHI) yang hadir untuk pameran Mining Indonesia juga meluncurkan berbagai unit alat berat yang bisa mendukung elektrifikasi industri tambang berkelanjutan.

Di boothnya, SDHI mengenalkan inovasi teknologi Artificial Intelegence (AI) untuk berbagai alat berat brand Shantui. Setelah tahun ini mengubah logo brand-nya untuk menegaskan fungsi AI di pengoperasian alat, di pameran Mining Indonesia 2025 ini mereka menegaskan pentingnya elektrifikasi untuk mendukung pengoperasian alat berat, seperti memberikan notifikasi kondisi alat dan bahan bakar sehingga bisa mengurangi interval perawatan, berkomunikasi dengan operator untuk menjawab berbagai kebutuhan, bersinergi dengan operator lain yang sedang mengendalikan alat lain, meningkatkan keselamatan kerja, dan juga memperbaiki kinerja ESG di area proyek. Hadirnya kecanggihan AI di dalam alat berat seperti ini dapat menjadi solusi bagi tantangan konsumsi bahan bakar diesel dan emisi, dimana bisa membantu mengurangi penggunaan bahan bakar fosil, menekan emisi, dan juga mengurangi kebisingan operasional.

Selain elektrifikasi di dalam alat berat, beberapa brand global juga membawa inovasi alat berat elektrik untuk mendukung industri tambang berkelanjutan. Zoomlion sejak pekan pertamanya telah menghadirkan wide dump truck EV berkapasitas 120 ton, dimana tonase sebesar ini pun masing jarang terlihat di area proyek tambang. Di minggu kedua ini, menambah jajaran truk EV, GM Tractors melalui XCMG juga menghadirkan wide dump truck EV dengan tonase 120 ton. Kehadiran alat berat GM Tractors ini juga diikuti dengan masuknya excavator Hybrid EV (HEV) demi semakin menegaskan konsistensi mereka dalam mewujudkan industri tambang yang lebih hijau. Pihak GM Tractors menyatakan bahwa kedepannya mereka akan terus mendukung niatan para pelaku industri untuk melengkapi jajaran alat berat mereka dengan alat berat EV.

“beberapa klien kami sudah menunjukkan niat mereka untuk perlahan-lahan mengganti semua alat berat di proyek mereka dengan alat berat elektrik. Memang membutuhkan proses dan waktu, terutama terkait ekosistem yang perlu disiapkan. Namun kami juga meyakinkan mereka bahwa kami akan terus menghadirkan inovasi elektrik ke tengah mereka. Kami sudah memiliki truk EV yang mampu membawa baterai kapasitas besar, dan bisa berfungsi untuk melakukan pengisian daya alat berat elektrik, langsung di area terdalam proyek,” ucap Yulius Sikku, Sales & Marketing Director GM Tractors.

Untuk turut menyaksikan berbagai inovasi teknologi berbagai sektor, dan juga berbagai seminar atau workshop selama IEE Series 2025, peserta pameran dan pengunjung dapat hadir secara gratis selama tanggal 17-20 September 2025. Pengunjung juga bisa mengakses berbagai isi rangkaian pameran secara virtual darimanapun dan kapanpun melalui fitur IEE VExpo di laman https://vexpo.iee–series.com/ * (Syam/Wah)

Post Views255 Views
Tags: IEE Series 2025Indonesia Energy & Engineering (IEE) 2025JIEXpo Kemayorantruk listrik (EV)

Related Posts

IIMS 2027 Siapkan Kejutan Besar, Area Pameran Makin Luas hingga Hadir di Kota Baru
Ekonomi

IIMS 2027 Siapkan Kejutan Besar, Area Pameran Makin Luas hingga Hadir di Kota Baru

by Syamhudi
Sabtu, 27 Juni 2026
21
PEVS 2026 Bocorkan Tren Kendaraan Masa Depan, dari Mobil Terbang hingga Tenaga Hidrogen
Ekonomi

PEVS 2026 Bocorkan Tren Kendaraan Masa Depan, dari Mobil Terbang hingga Tenaga Hidrogen

by Wahyu
Jumat, 22 Mei 2026
14

RECOMMENDED

75 Ribu Pelaku Industri Berkumpul di IEE Series 2026, Bisnis Energi dan Engineering Makin Terkoneksi

75 Ribu Pelaku Industri Berkumpul di IEE Series 2026, Bisnis Energi dan Engineering Makin Terkoneksi

16 September 2026
16
Bukan Sekadar Event Kampus, Ini Sosok di Balik Sukses InTechSEA 2026 di Jakarta

Bukan Sekadar Event Kampus, Ini Sosok di Balik Sukses InTechSEA 2026 di Jakarta

16 September 2026
18

MOST VIEWED

  • Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    599 shares
    Share 240 Tweet 150
  • Dokter Phedy Memiliki Keahlian Menangani Berbagai Masalah Tulang Belakang

    400 shares
    Share 160 Tweet 100
  • Mengawali Tahun 2023, Sharp Luncurkan LED TV Aquos IIOTO Series Terbaru

    393 shares
    Share 157 Tweet 98
  • Dable Terbitkan ‘Digital Media Landscape 2021’, Termasuk TOP 30 Media di Indonesia

    362 shares
    Share 145 Tweet 91
  • Kementerian Agama Buka Seleksi Petugas Haji 2023, Syarat Utama Wajib Penguasaan IT

    360 shares
    Share 144 Tweet 90
MediaProfesi.id

MediaProfesi menyediakan berita aktual

CATEGORY

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Profil
  • Sosialita
  • Teknologi
  • Contact
  • Media Partner

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM

No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Sosialita

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM