MediaProfesi.id
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Sabtu, 25 April 2026
No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Sabtu, 25 April 2026
No Result
View All Result
MediaProfesi.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Harga Emas dan Prospek Pertemuan Trump – Xi Jin Ping Terhadap Perang Dagang

Wahyu by Wahyu
Rabu, 15 Oktober 2025
in Ekonomi
Harga Emas dan Prospek Pertemuan Trump – Xi Jin Ping Terhadap Perang Dagang
33
VIEWS

Penulis: Martha Margaretha – Analis Market

Jakarta, Mediaprofesi.id – Harga emas telah mencatatkan rekor tertinggi baru-baru ini, dipicu oleh ekspektasi pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve AS (The Fed) dan meningkatnya ketegangan perdagangan antara AS dan Tiongkok.

Pada 14 Oktober 2025, harga emas spot mencapai $4.179,48 per ounce, sementara kontrak berjangka AS untuk Desember diperdagangkan di sekitar $4.187,50. Lonjakan ini sebagian besar didorong oleh permintaan aset safe-haven di tengah ketidakpastian politik dan ekonomi, termasuk penutupan pemerintah AS dan pernyataan dovish dari Ketua Federal Reserve Jerome Powell.

Dengan pasar tenaga kerja yang masih lesu dan inflasi di atas target, investor memperkirakan dua pemangkasan suku bunga sebesar 25 basis poin sebelum akhir tahun.

Selain itu, harga perak juga mencatatkan rekor tertinggi, mencapai $53,60 per ounce pada 14 Oktober 2025, sebelum sedikit turun. Kenaikan ini dipicu oleh kombinasi ketegangan geopolitik, kekurangan pasokan, dan meningkatnya permintaan sebagai aset safe-haven.

Analis dari Bank of America dan Société Générale memproyeksikan harga emas dapat mencapai $5.000 per ounce pada tahun 2026, didorong oleh faktor-faktor seperti pembelian bank sentral, ketegangan geopolitik, de-dolarisasi, dan aliran dana ke ETF emas.

Prospek Pertemuan Trump dan Xi Jinping

Presiden AS Donald Trump tetap berencana untuk bertemu dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping di Korea Selatan pada akhir Oktober 2025. Meskipun ketegangan perdagangan meningkat, termasuk ancaman tarif 100% dari AS dan pembatasan ekspor mineral langka oleh Tiongkok, kedua negara telah melakukan pembicaraan tingkat kerja dan menunjukkan kesediaan untuk meredakan ketegangan.

Namun, Tiongkok menanggapi keras tuduhan AS bahwa mereka sengaja merugikan ekonomi global, dengan bersumpah untuk “berjuang sampai akhir” dalam negosiasi perdagangan yang sedang berlangsung.

  • Arah Emas dan Dampaknya
  • Dampak pada Pasar Emas

Ketidakpastian yang ditimbulkan oleh ketegangan perdagangan ini telah mendorong investor untuk beralih ke aset yang dianggap lebih aman, seperti emas. Harga emas mencapai rekor tertinggi baru-baru ini, dengan harga spot mencapai $4.186,68 per ounce pada 15 Oktober 2025, dan kontrak berjangka AS untuk Desember diperdagangkan di sekitar $4.192,90.

Lonjakan ini sebagian besar didorong oleh ekspektasi pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve AS dan ketegangan perdagangan AS-Tiongkok yang meningkat.

Selain itu, perak juga mencatatkan rekor tertinggi baru, mencapai $53,55 per ounce pada 14 Oktober 2025, sebelum sedikit turun. Kenaikan ini dipicu oleh kombinasi ketegangan geopolitik, kekurangan pasokan, dan meningkatnya permintaan sebagai aset safe-haven.

Jika pertemuan Trump-Xi menghasilkan kesepakatan atau setidaknya meredakan ketegangan, harga emas mungkin mengalami koreksi. Namun, jika negosiasi gagal dan tarif baru diberlakukan, harga emas dapat terus meningkat seiring dengan meningkatnya permintaan akan aset safe-haven.

Analis dari Bank of America dan Société Générale memproyeksikan harga emas dapat mencapai $5.000 per ounce pada tahun 2026, didorong oleh faktor-faktor seperti pembelian bank sentral, ketegangan geopolitik, de-dolarisasi, dan aliran dana ke ETF emas.

Secara keseluruhan, meskipun ada harapan untuk de-eskalasi melalui pertemuan yang akan datang, ketidakpastian yang terus berlanjut kemungkinan akan terus mendukung harga emas dalam waktu dekat.

#Disclaimer On

(Syam/Wah) – Foto:  Istimewa

Post Views264 Views
Tags: Donald TrumpEmasGoldThe FedXAU/USDXi Jin Ping

Related Posts

Memanasnya Geopolitik, JFX Dorong Transparansi dan Penguatan Ekosistem Perdagangan Berjangka di Indonesia
Ekonomi

Memanasnya Geopolitik, JFX Dorong Transparansi dan Penguatan Ekosistem Perdagangan Berjangka di Indonesia

by Wahyu
Jumat, 17 April 2026
11
Trump, Tarif, dan Gelombang Baru di Market Global
Ekonomi

Trump, Tarif, dan Gelombang Baru di Market Global

by Pratama
Senin, 23 Februari 2026
13

RECOMMENDED

Mesin Cuci AI Samsung Tawarkan Solusi Cerdas untuk Mendukung Hidup Lebih Efisien

Mesin Cuci AI Samsung Tawarkan Solusi Cerdas untuk Mendukung Hidup Lebih Efisien

25 April 2026
9
Mirae Asset: MSCI Bekukan Rebalancing Indeks Saham Indonesia Untuk Periode Mei 2026

Mirae Asset: MSCI Bekukan Rebalancing Indeks Saham Indonesia Untuk Periode Mei 2026

25 April 2026
6

MOST VIEWED

  • Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    569 shares
    Share 228 Tweet 142
  • Dokter Phedy Memiliki Keahlian Menangani Berbagai Masalah Tulang Belakang

    366 shares
    Share 146 Tweet 92
  • Mengawali Tahun 2023, Sharp Luncurkan LED TV Aquos IIOTO Series Terbaru

    359 shares
    Share 144 Tweet 90
  • Dable Terbitkan ‘Digital Media Landscape 2021’, Termasuk TOP 30 Media di Indonesia

    325 shares
    Share 130 Tweet 81
  • Kementerian Agama Buka Seleksi Petugas Haji 2023, Syarat Utama Wajib Penguasaan IT

    324 shares
    Share 130 Tweet 81
MediaProfesi.id

MediaProfesi menyediakan berita aktual

CATEGORY

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Profil
  • Sosialita
  • Teknologi

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM

No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Sosialita

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM