Penulis: Martha Margaretha – Analis Market
Jakarta, Mediaprofesi.id – Berita tentang penurunan harga tembaga dari level tertinggi dalam 16 bulan dan kaitannya dengan ketegangan perdagangan antara AS dan Cina menunjukkan adanya ketidakpastian di pasar komoditas.
Ketegangan dagang biasanya menimbulkan kekhawatiran tentang pertumbuhan ekonomi global, yang kemudian berdampak negatif terhadap permintaan terhadap bahan mentah seperti tembaga.
Hal ini menyebabkan harga tembaga mengalami koreksi setelah mencapai puncaknya, mencerminkan kekhawatiran investor akan potensi perlambatan ekonomi dan gangguan pasokan.
Berikut gambaran chart harga tembaga yang menunjukkan penurunan dari puncaknya:
- Harga Tertinggi dalam 16 Bulan: Menunjukkan momentum bullish yang kuat dan optimisme pasar terhadap permintaan tembaga.
- Penurunan Harga: Setelah munculnya ketegangan perdagangan, harga mulai menurun, menandai reaksi pasar terhadap risiko geopolitik.
- Volume Perdagangan: Biasanya akan meningkat saat terjadi fluktuasi besar, menandakan ketidakpastian dan reaksi pasar yang aktif.
(Syam/Wah)





