MediaProfesi.id
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Sabtu, 25 April 2026
No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Sabtu, 25 April 2026
No Result
View All Result
MediaProfesi.id
No Result
View All Result
Home Teknologi

Samsung Tekankan Pentingnya Ekosistem Terbuka untuk Menghadirkan Home AI yang Lebih Optimal di CES 2026

Pratama by Pratama
Selasa, 6 Januari 2026
in Teknologi
Samsung Tekankan Pentingnya Ekosistem Terbuka untuk Menghadirkan Home AI yang Lebih Optimal di CES 2026
14
VIEWS

Jakarta, Mediaprofesi.id – Samsung Electronics Co., Ltd. hari ini (6/1/2026) mempertemukan para pemimpin lintas industri untuk membahas pentingnya smart home interoperability dalam diskusi panel Tech Forum pertamanya di CES 2026 yang digelar di The Wynn, Las Vegas, Nevada.

Dalam sesi bertajuk “When Everything Clicks: How Open Ecosystems Deliver Impactful AI”, para pakar mendiskusikan bagaimana kemitraan lintas industri mentransformasi connected home menjadi lingkungan cerdas yang seamless, aman, dan benar-benar mendukung kehidupan manusia.

Keterbukaan sebagai Fondasi Home AI

Para panelis sepakat bahwa era berikutnya dari home intelligence harus dibangun di atas kolaborasi terbuka, bukan ekosistem tertutup. Ketika rumah semakin mengandalkan perangkat dan layanan dari brand serta industri yang berbeda-beda, keterbukaan memungkinkan sistem AI bekerja bersama untuk menciptakan dampak yang nyata.

Samsung meyakini bahwa konektivitas terbuka memungkinkan perangkat rumah tangga, sistem energi, layanan keamanan, dan mitra lintas industri menghadirkan pengalaman yang tidak mungkin tercapai dalam lingkungan yang terkotak-kotak.

“Rumah adalah tempat paling personal dalam hidup kita, sehingga Home AI harus dipercayai, secara senyap, penuh hormat, dan dengan nilai yang benar-benar bisa dirasakan pengguna,” ujar Yoonho Choi, President & Chair of the Board Home Connectivity Alliance sekaligus Head of Strategic Alliances di Samsung Electronics.

“Hal ini membutuhkan interoperabilitas lintas brand, agar rumah dapat bekerja sebagai satu sistem, bukan sekadar kumpulan fitur yang terpisah. Melalui kerja sama dengan HCA dan berbagai industri, kami mengubah keterbukaan menjadi hasil nyata: rumah yang lebih aman, rutinitas yang lebih sederhana, serta penghematan yang terukur, dibangun atas dasar persetujuan dan transparansi,” tambah Yoonho Choi.

Menggerakkan Ekosistem Connected Home Terbesar di Dunia

Samsung menyoroti luasnya dan dalamnya ekosistem terkoneksinya, dengan mencatat bahwa lebih dari 500 juta pengguna telah menjadi bagian dari komunitas SmartThings. Dengan kepemimpinan lebih dari satu dekade dalam connected living, Samsung memiliki insight mendalam tentang bagaimana AI companion di rumah terus berevolusi, dari perangkat pintar saat ini menuju kecerdasan sistem menyeluruh di masa depan.

Fondasi ini memungkinkan Samsung merancang pengalaman AI yang terkoordinasi lintas perangkat dan layanan, sehingga value yang dihadirkan akan terasa alami, bukan sekadar pengalaman teknis.

“Sangat penting untuk menghadirkan manfaat nyata yang benar-benar membuat hidup orang-orang menjadi lebih baik,” ujar Michael Wolf, pendiri sekaligus editor-in-chief The Spoon.

Dikatakan Michael Wolf, dalam konteks ini, tidak ada area yang memberikan manfaat lebih besar dibandingkan dapur yang terhubung secara menyeluruh, yang memungkinkan pengguna memahami isi kulkas mereka sekaligus terhubung dengan jaringan air dan pemanas, sehingga tercipta pemahaman yang lebih holistik dan memungkinkan tindakan pencegahan.

Mengubah Kolaborasi Menjadi Manfaat Nyata bagi Konsumen

Panel ini juga membahas bagaimana ekosistem terbuka memungkinkan terciptanya manfaat yang terukur bagi konsumen melalui kemitraan lintas industri. Samsung menyoroti kolaborasinya dengan Hartford Steam Boiler (HSB) sebagai contoh pertama di industri tentang bagaimana data smart home, yang digunakan secara bertanggung jawab dan transparan, dapat menghasilkan dampak yang bermakna.

“Kita berada pada titik di mana connected home dapat terintegrasi secara seamless ke dalam gaya hidup pengguna, yang kemudian membangun kepercayaan terhadap perangkat smart home dan menghadirkan manfaat langsung bagi konsumen,” ujar Jed Usich, Senior Vice President of Strategic Growth Solutions di HSB.

“Melalui kemitraan dengan Samsung, kami membangun jembatan ke industri asuransi yang mengubah datapoint sederhana menjadi penghematan nyata bagi konsumen,” ujar Jed Usich.

Merancang AI yang Terasa Manusiawi, Tidak Intrusif

Sepanjang diskusi, para panelis menekankan bahwa Home AI akan berhasil bila kecerdasannya terasa emosional dan menyatu secara alami ke dalam rutinitas sehari-hari, mulai dari memasak, bersantai, menikmati hiburan, hingga merawat keluarga. Desain, storytelling, dan pemahaman perilaku memiliki peran penting dalam menjadikan perangkat yang terhubung sebagai pendamping yang menenangkan dan dapat diandalkan.

Para panelis sepakat bahwa masa depan Home AI bergantung pada interoperabilitas, penggunaan data yang bertanggung jawab, serta kolaborasi lintas industri, guna memastikan intelligent home dapat menghadirkan value nyata tanpa mengorbankan kepercayaan pengguna.

Seiring AI yang semakin menyeluruh dan terintegrasi di seluruh sistem, Samsung tetap berfokus membangun ekosistem terbuka yang menjadikan connected living menjadi lebih sederhana, lebih aman, dan lebih bermakna, membuktikan bahwa ketika semuanya terhubung dengan selaras, Home AI benar-benar dapat meningkatkan kualitas hidup sehari-hari. * (Syam/Pra)

Post Views134 Views
Tags: CES 2026Home AISamsung Electronicssmart home interoperability

Related Posts

AI Samsung: Membentuk Gaya Hidup Baru Generasi Muda Lewat Awesome Intelligence
Teknologi

AI Samsung: Membentuk Gaya Hidup Baru Generasi Muda Lewat Awesome Intelligence

by Pratama
Senin, 20 April 2026
11
Peningkatan Fitur Galaxy A57 5G dan Galaxy A37 5G untuk Menunjang Gaya Hidup Anak Muda Indonesia
Teknologi

Peningkatan Fitur Galaxy A57 5G dan Galaxy A37 5G untuk Menunjang Gaya Hidup Anak Muda Indonesia

by Pratama
Minggu, 19 April 2026
16

RECOMMENDED

Mesin Cuci AI Samsung Tawarkan Solusi Cerdas untuk Mendukung Hidup Lebih Efisien

Mesin Cuci AI Samsung Tawarkan Solusi Cerdas untuk Mendukung Hidup Lebih Efisien

25 April 2026
9
Mirae Asset: MSCI Bekukan Rebalancing Indeks Saham Indonesia Untuk Periode Mei 2026

Mirae Asset: MSCI Bekukan Rebalancing Indeks Saham Indonesia Untuk Periode Mei 2026

25 April 2026
6

MOST VIEWED

  • Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    569 shares
    Share 228 Tweet 142
  • Dokter Phedy Memiliki Keahlian Menangani Berbagai Masalah Tulang Belakang

    366 shares
    Share 146 Tweet 92
  • Mengawali Tahun 2023, Sharp Luncurkan LED TV Aquos IIOTO Series Terbaru

    359 shares
    Share 144 Tweet 90
  • Dable Terbitkan ‘Digital Media Landscape 2021’, Termasuk TOP 30 Media di Indonesia

    325 shares
    Share 130 Tweet 81
  • Kementerian Agama Buka Seleksi Petugas Haji 2023, Syarat Utama Wajib Penguasaan IT

    324 shares
    Share 130 Tweet 81
MediaProfesi.id

MediaProfesi menyediakan berita aktual

CATEGORY

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Profil
  • Sosialita
  • Teknologi

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM

No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Sosialita

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM