MediaProfesi.id
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Sabtu, 18 April 2026
No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Sabtu, 18 April 2026
No Result
View All Result
MediaProfesi.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Tahun 2026, Pemerintah Tugaskan BULOG Tingkatkan Target Penyerapan Komoditas Pangan Strategis

Lili Supaeli by Lili Supaeli
Jumat, 23 Januari 2026
in Ekonomi
Tahun 2026, Pemerintah Tugaskan BULOG Tingkatkan Target Penyerapan Komoditas Pangan Strategis
13
VIEWS

Jakarta, Mediaprofesi.id – Pada tahun 2026 Pemerintah menugaskan Perum BULOG untuk meningkatkan target penyerapan komoditas pangan strategis.

‎Maksudnya BUMN bidang pangan tersebut diminta untuk meningkatkan penyerapan komoditas pangan dari yang selama ini sudah dilakukan. ‎

‎”Pemerintah meminta BULOG untuk meningkatkan target penyerapan komoditas pangan strategis. Misalnya beras, pemerintah minta BULOG menaikan target penyerapan beras dari 3 juta ton pada 2025 menjadi 4 juta ton pada 2026,” ujar Direktur Utama Perum BULOG Ahmad Rizal Ramdhani saat diskusi dengan anggota Forwabul (Forum Wartawan BULOG) usai olahraga bersama Direksi BULOG dengan wartawan, di Jakarta, Jumat (23/1/2026). ‎

‎Lanjut Rizal, Pemerintah tidak memberikan mandat  kepada BULOG untuk. melakukan penyerapan beras saja, melainkan juga komoditi lain, yaitu jagung sebanyak 1 juta ton dan kedelai 70 ribu ton.

‎‎”Adanya tugas dari pemerintah ini kami berharap dapat dilaksanakan dengan baik. Karena itu untuk mengoptimalkan dalam melaksanakan mandat yang diberikan pemerintah ini, tentunya kami perlu menyiapkan langkah strategis dengan memperkuat infrastruktur logistik nasional,” kata Rizal.

‎‎Menurut Rizal lebih lanjut, untuk memperkuat infrastruktur logistik nasional, yaitu pihak manajemen BULOG merencanakan membangun 100 gudang baru. Selain itu, Bulog juga menyiapkan gudang filial serta menyewa fasilitas tambahan guna menampung target penyerapan 4 juta ton beras.

‎‎”Gudang baru yang akan dibangun itu kami fokuskan di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T),” tutur Rizal.

‎‎Rizal menambahkan untuk merealisasikan semua itu tentunya perlu di dukung ketersediaan dana. Terkait persoalan dana ini, BULOG memperoleh dukungan tambahan dana Obligasi Pemerintah (OIP) sebesar Rp39,1 triliun untuk membiayai penyerapan beras 4 juta ton.‎

‎”Untuk skema pendanaan ini alhamdulillah suku bunganya pun relatif rendah, yaitu sekitar 2 persen,” ucap Rizal.

‎‎Pada kesempatan itu Dirut BULOG menyampaikan, pihaknya selain fokus pada pengadaan stok, juga  akan memperkuat kesiapan logistik untuk menghadapi momen musiman seperti tradisi meugang di Aceh, perayaan Imlek, serta bulan Ramadan dan Idul Fitri. ‎

‎Terkait dengan itu, BULOG perlu memastikan ketersediaan pasokan beras, minyak goreng, dan gula  secara memadai di berbagai daerah.

‎‎Penugasan Distribusi Minyakita‎

‎Rizal mengemukakan BULOG tidak hanya mendapatkan tugas penyerapan beras, jagung dan kedelai saja, tetapi mendapat mandat dalam pendistribusian Mimyakita.  Penugasan distribusi Minyakita yang dilakukan BULOG, yaitu melalui skema kewajiban pasar dalam negeri (domestic market obligation/ DMO).

‎Ia mengatakan porsi DMO yang ditetapkan pemerintah sebesar 35 persen dari total alokasi. Dengan adanya Bulog dipercaya mengelola 70 persen dari porsi tersebut, sesuai arahan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman.‎

‎“Minyak goreng memang kita diberikan DMO dari pemerintah sebesar 35 persen dari total alokasi. Untuk pembagiannya, sesuai arahan Pak Menteri Pertanian, Bulog dipercayakan mengelola 70 persen dari porsi tersebut,” kata Rizal.

‎‎Direktur Pemasaran Perum Bulog Febby Novita menambahkan dari alokasi DMO tersebut, Bulog hingga saat ini baru memperoleh alokasi sekitar 36 ribu ton, sementara estimasi total DMO berkisar 60 ribu ton per bulan atau sekitar 700 ribu ton per tahun.

‎‎“Bulog sendiri sampai hari ini baru mendapatkan alokasi 36 ribu ton, sementara estimasi total DMO sekitar 60 ribu ton per bulan atau kurang lebih 700 ribu ton per tahun,” ujar Febby.

‎‎Ia menambahkan, distribusi Minyakita dilakukan langsung ke pengecer sesuai ketentuan Kementerian Perdagangan, sehingga Bulog tidak lagi menyalurkan ke distributor tingkat dua (D2).

‎‎Dalam skema tersebut, Bulog membeli Minyakita dari produsen seharga Rp13.500 per liter dan menjual ke pengecer Rp14.500 per liter. Sedangkan untuk menutup biaya distribusi dan logistik, dengan harga konsumen akhir mengacu pada harga eceran tertinggi (HET) sebesar Rp15.700 per liter.

‎‎Adapun terkait pengawasan distribusi, tambah Febby, BULOG akan melakukan pengawasan bersama Satgas Pangan. Alasannya agar harga penjualan Minyakita ke konsumen tidak melampaui HET. * (Syam/Lisas)

Post Views110 Views
Tags: BerasBulogdomestic market obligation/ DMOgulaMenteri PerdaganganMenteri PertanianMinyak GorengMinyakita

Related Posts

BULOG Tegaskan Margin 7% Bukan Keuntungan, Melainkan Kompensasi Tugas Negara
Ekonomi

BULOG Tegaskan Margin 7% Bukan Keuntungan, Melainkan Kompensasi Tugas Negara

by Syamhudi
Minggu, 25 Januari 2026
13
Melalui Kegiatan Fun Sport & Networking Session, BULOG ingin Semakin Dekat Insan Media
Gaya Hidup

Melalui Kegiatan Fun Sport & Networking Session, BULOG ingin Semakin Dekat Insan Media

by Lili Supaeli
Jumat, 23 Januari 2026
16

RECOMMENDED

Hyundai Gowa Sediakan Servis Hari Minggu dan Tips Hemat BBM

Hyundai Gowa Sediakan Servis Hari Minggu dan Tips Hemat BBM

18 April 2026
5
Indonesia Women Fest 2026: Wadah Inspirasi Menyatukan Perempuan dari Berbagai Latar Belakang

Indonesia Women Fest 2026: Wadah Inspirasi Menyatukan Perempuan dari Berbagai Latar Belakang

18 April 2026
6

MOST VIEWED

  • Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    569 shares
    Share 228 Tweet 142
  • Dokter Phedy Memiliki Keahlian Menangani Berbagai Masalah Tulang Belakang

    366 shares
    Share 146 Tweet 92
  • Mengawali Tahun 2023, Sharp Luncurkan LED TV Aquos IIOTO Series Terbaru

    359 shares
    Share 144 Tweet 90
  • Dable Terbitkan ‘Digital Media Landscape 2021’, Termasuk TOP 30 Media di Indonesia

    325 shares
    Share 130 Tweet 81
  • Kementerian Agama Buka Seleksi Petugas Haji 2023, Syarat Utama Wajib Penguasaan IT

    324 shares
    Share 130 Tweet 81
MediaProfesi.id

MediaProfesi menyediakan berita aktual

CATEGORY

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Profil
  • Sosialita
  • Teknologi

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM

No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Sosialita

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM