Jakarta, Mediaprofesi.id – PT United Tractors Tbk (UT) menunjukkan komitmennya dalam mendukung edukasi kebencanaan melalui partisipasi aktif pada rangkaian Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) 2026 yang digelar di berbagai daerah di Indonesia.
Mengusung semangat kolaborasi dan kepedulian sosial, UT hadir untuk membantu meningkatkan kesadaran masyarakat agar lebih siap menghadapi potensi bencana.
Salah satu kegiatan utama berlangsung di kawasan Car Free Day (CFD) Bundaran HI, Jakarta Pusat, hasil kolaborasi bersama BPBD Provinsi DKI Jakarta dan Forum Pengurangan Risiko Bencana (PRB) DKI Jakarta. Suasana CFD pun terasa berbeda dengan hadirnya edukasi interaktif, pawai kebencanaan, hingga pameran dari berbagai instansi dan komunitas.

Tak hanya di Jakarta, UT juga terlibat dalam pelaksanaan HKB di sejumlah wilayah operasional seperti Lumajang, Banda Aceh, dan Palu. Berbagai program digelar mulai dari simulasi bencana, edukasi mitigasi, hingga penguatan kapasitas masyarakat tangguh bencana. Dalam kegiatan ini, UT turut menyediakan media edukasi seperti poster kebencanaan, buku tulis tangguh bencana, dan buku pendampingan kebencanaan.
HKB sendiri merupakan program nasional yang diinisiasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sejak 2016. Tahun ini, HKB mengangkat tema “Siap untuk Selamat” dengan subtema “Bersatu dalam Siaga, Tangguh Menghadapi Bencana”, yang menekankan pentingnya kerja sama lintas sektor dalam membangun budaya sadar bencana.
Sekretaris BPBD DKI Jakarta, Marulitua Sijabat, mengatakan bahwa HKB menjadi momentum penting untuk membangun budaya kesiapsiagaan di tengah masyarakat. Menurutnya, kesiapsiagaan bencana harus menjadi kebiasaan sehari-hari, bukan sekadar kegiatan seremonial.
Sementara itu, Head of Corporate Communications and Sustainability Division UT, Dianwahyu Sri Purnomo, menegaskan bahwa keterlibatan UT merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung masyarakat yang lebih tangguh menghadapi bencana.

Di Lumajang, UT berkolaborasi dengan BPBD Kabupaten Lumajang dan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) menggelar simulasi bencana di Desa Sumbermujur, kawasan rawan di lereng Gunung Semeru. Kegiatan ini melibatkan ratusan peserta dari komunitas desa tangguh dan pelajar untuk meningkatkan kemampuan menghadapi situasi darurat.
Sementara di Banda Aceh, UT melalui site Meulaboh ikut ambil bagian dalam aksi penanaman pohon, apel kesiapsiagaan, serta sosialisasi early warning system (EWS). Sedangkan di Palu, UT Cabang Palu turut berpartisipasi dalam edukasi kebencanaan dan apel siaga hingga menerima penghargaan dari Pemerintah Kota Palu atas kontribusinya dalam program mitigasi bencana.
Melalui partisipasi di HKB 2026, UT kembali menegaskan perannya tidak hanya sebagai perusahaan nasional, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam membangun budaya siaga, tangguh, dan siap menghadapi bencana. * (Syam/Pra)





