MediaProfesi.id
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Jumat, 30 Oktober 2026
No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Jumat, 30 Oktober 2026
No Result
View All Result
MediaProfesi.id
No Result
View All Result
Home Teknologi

Bukan Sekadar Cloud, Kolaborasi Red Hat-Google Ini Jawab Tantangan Kedaulatan Digital Era AI

Syamhudi by Syamhudi
Kamis, 11 Juni 2026
in Teknologi
Bukan Sekadar Cloud, Kolaborasi Red Hat-Google Ini Jawab Tantangan Kedaulatan Digital Era AI
18
VIEWS

Jakarta, Mediaprofesi.id – Di tengah semakin ketatnya aturan terkait pengelolaan data dan berkembang pesatnya pemanfaatan kecerdasan buatan (AI), organisasi kini menghadapi tantangan baru: bagaimana tetap berinovasi tanpa kehilangan kendali atas data dan teknologi yang mereka gunakan.

Menjawab kebutuhan tersebut, Red Hat mengumumkan dukungan mendatang untuk Red Hat OpenShift on Google Cloud Dedicated. Kolaborasi terbaru dengan Google ini dirancang untuk menghadirkan infrastruktur cloud yang terisolasi dan lebih terkendali, khususnya bagi organisasi yang beroperasi di sektor dengan regulasi ketat seperti jasa keuangan, kesehatan, dan sektor publik.

Kehadiran solusi ini menjadi langkah penting di tengah meningkatnya perhatian terhadap kedaulatan digital. Kini, banyak organisasi tidak hanya mempertimbangkan performa teknologi, tetapi juga ingin memastikan data, aplikasi, dan operasional mereka tetap berada dalam kendali sendiri serta sesuai dengan regulasi nasional maupun regional.

Menurut laporan IDC Market Perspective, hampir sembilan dari sepuluh organisasi di dunia menginginkan lebih banyak pilihan dan kontrol saat mengimplementasikan AI dalam skala besar. Bahkan, lebih dari separuh responden memilih model terbuka (open model) dibandingkan model tertutup dan proprietary.

Melalui Red Hat OpenShift yang didukung Red Hat Enterprise Linux dan berjalan di Google Cloud Dedicated, pelanggan mendapatkan fleksibilitas untuk mengelola seluruh tumpukan teknologi mereka tanpa mengorbankan keamanan maupun ketahanan operasional.

Didesain untuk Era AI dan Kedaulatan Digital

Red Hat OpenShift on Google Cloud Dedicated dibangun untuk mendukung sejumlah aspek penting dalam strategi kedaulatan digital, mulai dari residensi data, otonomi teknologi, hingga ketahanan rantai pasok.

Beberapa kemampuan utama yang ditawarkan antara lain:

  • Kontrol infrastruktur yang lebih kuat. Infrastruktur dedicated dan terisolasi membantu organisasi memenuhi berbagai persyaratan regulasi, termasuk GDPR dan aturan kedaulatan data di berbagai wilayah.
  • Percepatan adopsi AI. Dukungan GPU yang terintegrasi memungkinkan organisasi mengembangkan dan menjalankan aplikasi AI tingkat lanjut sambil tetap mematuhi kebijakan keamanan dan regulasi lokal.
  • Dukungan keahlian regional. Kolaborasi dengan penyedia cloud dan mitra layanan di berbagai wilayah membantu pelanggan menghadapi tantangan keamanan dan kepatuhan yang semakin kompleks.
  • Konsistensi hybrid cloud. Organisasi dapat memodernisasi aplikasi yang sudah ada tanpa kehilangan konsistensi operasional, baik di lingkungan on-premise maupun cloud terkelola.

Mike Barrett, Vice President dan General Manager Hybrid Cloud Platforms Red Hat, mengatakan bahwa kedaulatan digital saat ini tidak hanya berbicara soal lokasi penyimpanan data.

“Kedaulatan digital bukan hanya tentang di mana data disimpan, tetapi juga bagaimana organisasi mempertahankan kontrol operasional, fleksibilitas strategis, dan kepercayaan terhadap teknologi yang digunakan. Bersama Google, kami menghadirkan fondasi yang mampu mendukung kebutuhan kedaulatan digital pelanggan di era AI,” ujarnya.

Senada dengan itu, Jai Haridas, Vice President dan General Manager Regulated and Sovereign Cloud Google Cloud, menegaskan bahwa pelanggan membutuhkan pilihan dan kontrol yang lebih besar untuk berinovasi secara bertanggung jawab.

Menurutnya, kehadiran Red Hat OpenShift di Google Cloud Dedicated akan membantu organisasi yang berada di industri dengan regulasi ketat mempercepat transformasi hybrid cloud dan inisiatif AI mereka dengan fondasi yang aman, dedicated, dan sesuai kebutuhan kedaulatan digital.

Red Hat menyebutkan dukungan OpenShift untuk Google Cloud Dedicated dijadwalkan tersedia secara umum pada semester kedua 2026. * (Syam)

Post Views225 Views
Tags: era AIGDPRGoogle CloudGPURed HatRed Hat OpenShift on Google Cloud Dedicated

Related Posts

Red Hat Gaspol Kuasai Arena AI Asia Pasifik, Bangun Pusat Keunggulan di Singapura, Gandeng DSTA Garap Teknologi Pertahanan
Teknologi

Red Hat Gaspol Kuasai Arena AI Asia Pasifik, Bangun Pusat Keunggulan di Singapura, Gandeng DSTA Garap Teknologi Pertahanan

by Wahyu
Senin, 26 Oktober 2026
8
Gawat! IBM dan Red Hat Bongkar 400 Celah Keamanan Tersembunyi, AI Agent Bisa Bikin Serangan Makin Brutal!
Teknologi

Gawat! IBM dan Red Hat Bongkar 400 Celah Keamanan Tersembunyi, AI Agent Bisa Bikin Serangan Makin Brutal!

by Syamhudi
Sabtu, 10 Oktober 2026
37

RECOMMENDED

nubia dan SMARTFREN Gaspol Gempur Pasar 5G, Smartphone A77 5G Dibundel Internet Unlimited

nubia dan SMARTFREN Gaspol Gempur Pasar 5G, Smartphone A77 5G Dibundel Internet Unlimited

30 Oktober 2026
2
Hytera Kawal 37.000 Pelari Jakarta Running Festival, Teknologi Radio Jadi Senjata Jaga Koordinasi dan Keselamatan

Hytera Kawal 37.000 Pelari Jakarta Running Festival, Teknologi Radio Jadi Senjata Jaga Koordinasi dan Keselamatan

30 Oktober 2026
5

MOST VIEWED

  • Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    609 shares
    Share 244 Tweet 152
  • Dokter Phedy Memiliki Keahlian Menangani Berbagai Masalah Tulang Belakang

    411 shares
    Share 164 Tweet 103
  • Mengawali Tahun 2023, Sharp Luncurkan LED TV Aquos IIOTO Series Terbaru

    404 shares
    Share 162 Tweet 101
  • Dable Terbitkan ‘Digital Media Landscape 2021’, Termasuk TOP 30 Media di Indonesia

    374 shares
    Share 150 Tweet 94
  • Kementerian Agama Buka Seleksi Petugas Haji 2023, Syarat Utama Wajib Penguasaan IT

    371 shares
    Share 148 Tweet 93
MediaProfesi.id

MediaProfesi menyediakan berita aktual

CATEGORY

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Profil
  • Sosialita
  • Teknologi
  • Contact
  • Media Partner

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM

No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Sosialita

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM